Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Diduga Berprofesi Wartawan, Polres Tanjung Perak Ungkap Pembunuh Soeprayitno

by : On Mei 12, 2019


Surabaya http://www.pewartamadiun.net  - Sedikit demi sedikit sambungan kejadian siapa pelaku pembunuhan warga Sidotopo atas nama Soeprayitno (53) di rumah istri mudanya di Jalan Tanah Merah gang II, Kecamatan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, mulai terkuak.

Polisi sudah mengantongi gambaran kedua terduga pelaku pembunuhan, dalam konferensi pers yang digelar, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, Msimenyampaikan hasil temuan yang diperoleh Satreskrim. Minggu siang, (12/5/2019)

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, kami mendapatkan petunjuk penting. Yaitu profil kedua pelaku pembunuhan. Ini kami ambil dari rekaman CCTV di Rusun Tanah Merah. Jadi, kedua pelaku sempat terekam kamera CCTV saat mencari korban di rumah keluarganya di Rusun Tanah Merah itu. Namun saat itu korban tidak ada di rumah,” ujarnya.

Pembunuhan dilakukan pada hari Jumat (10 Mei 2019) Ketika itu Soeprayitno sedang tiduran di bale-bale depan rumah istri mudanya di Jalan Tanah Merak gang II, saat dua orang berboncengan motor mendatanginya.

Menurut saksi mata, Mereka sempat terlibat cek-cok sebentar, sebelum akhirnya Soeprayitno dihujani sabetan pisau berulangkali, hingga terkapar bersimbah darah.
Saat itu korban menderita luka sabetan senjata tajam di bagian lengan, kaki dan perut. Darah yang banyak keluar menjadi penyebab nyawanya melayang.

“Karena saat ini kami sudah mengantongi profil pelaku, maka kami sampaikan himbauan kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri. Karena dengan menyerahkan diri, akan ada pertimbangan dari hakim untuk menjatuhkan vonis lebih ringan,” ujarnya.

Kapolres memastikan, dalam waktu dekat dapat segera menangkap kedua pelaku yang saat ini masih terus dicari personil Satreskrim.

Sementara, untuk profil korban yang sempat disebut-sebut berprofesi sebagai wartawan, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Dimas Ferry yang ikut mendampingi Kapolres dalam kegiatan jumpa pers ini menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi ke media yang sempat disebut-sebut menjadi lembaga tempat kerja Soeprayitno.

“Dari konfirmasi yang kami lakukan, dinyatakan bahwa memang korban pernah bekerja di media tersebut sebagai wartawan. Tapi surat tugasnya berakhir Pebruari 2019. Artinya, korban bukan lagi wartawan,” ujarnya. (Eks / agus )

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »