Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Dandim 0801 Pacitan : Apapun Alasannya, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban

by : On Mei 21, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pacitan, Pewarta – Guna menyiapkan wilayah pemerintahan dan kekuatan agar tercapainya tugas pokok TNI – AD, Komando Distrik Militer (Kodim) 0801 Pacitan melakukan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah triwulan II tahun 2019, yang bertempat di Aula Makodim, Senin (20/05/2019).

Dalam paparannya, Komandan Kodim (Dandim) 0801 Pacitan, Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang S.I.P menyampaikan tentang sejarah periode sebelum 1908. Mulai rakyat terligimitasi ke China dan bergeser ke Batavia baru, kemudian saat terjadi perang Jawa pertama Kerajaan Kartasura dan berlanjut perang kerajaan-kerajaan hingga perang Diponegoro yang kemudian bergeser ke perang Aceh selama sekitar 40 tahun. Setelah itu, Jepang masuk ke Indonesia dan barulah terlahir politik.

“Akibat perang yang berkepanjangan akhirnya timbul perampasan rempah-rempah. Di tahun 1945 – 1949 banyak tragedi perang terhadap masyarakat kita, banyak pro dan kontra tentang kemerdekaan, di situ banyak politik yang berkepentingan masuk dan mempengaruhi masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, sejak tahun 1945 hingga sekarang banyak peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia, salah satunya G30/SPKI. Dari banyak sejarah di atas, tentunya banyak politik sekarang yang mengatasnamakan kesejahteraan yang terus-menerus dan berkembang melalui perkembangan dunia digital saat ini.

“Kita harus jeli memahaminya dan jangan mudah terpancing dengan ajakan yang mengarah ke anarkis. Kita sebagai aparat pemerintah harus menyayangi masyarakat. Apapun alasannya, rakyat jangan sampai jadi korban itu baru namanya pimpinan, urusan politik biarlah orang-orang politik yang menyelesaikannya, rakyat jangan di bawa. Semboyan kita sebagai aparat pemerintah sayangi rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Sugandi S.I.K Hum., yang hadir dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Dandim Pacitan terkait kegiatan tersebut.

“Adanya acara ini kita terlihat kompak. Apapun ceritanya tugas kita melayani masyarakat, bersama-sama menuju masyarakat Pacitan sejahtera,” ujarnya.

Sugandi mengatakan, di Bulan Oktober Pacitan akan punya hajat, yakni Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2019 mendatang. Untuk itu, pihaknya mengingatkan kepada para inkanben yang hendak maju kembali di mohon untuk mempersiapkan segala sesuatunya, terutama terkait administrasi.

“Program di tahun 2020 kita juga mempersiapkan Pilkada, demi kelancaran kita perlu komunikasi. Dan mari bersama-sama kita melaksanakan tugas masing-masing, untuk menciptakan pengawasan pembangunan masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 150 orang, yang terdiri dari seluruh Staf dan Danramil jajaran, Seluruh kepala desa dan camat se-Kabupaten Pacitan, perwakilan Kesbangpol dan 3 orang dari Pemkab Pacitan.(swrno/st/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »