Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tiga Ribu Santriwati Gontor Putri Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya

by : On April 08, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ngawi, Pewarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum bisa memastikan nasib ribuan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Gontor Putri di Ngawi, Jawa Timur untuk bisa memilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.
Para santriwati maupun ustadzah tersebut rata-rata terkendala masalah ijin pindah memilih mengingat mereka mayoritas berasal dari luar provinsi. Apalagi, pemungutan suara hampir bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN).
KH. Fairuz Subakir Ahmad Pengasuh Ponpes Modern Gontor Putri mengatakan, terpaksa pihaknya tidak memberikan rekomendasi pulang kampung jika tidak diberikan ijin untuk memilih di TPS setempat atau sekitar ponpes.
“Sekarang ini ada tiga ribu yang punya hak pilih. Dan diantaranya masih belum jelas boleh tidaknya mencoblos di sini,” terang KH. Fairuz Subakir Ahmad, Senin (8/4/2019).
Dia menjelaskan, ribuan santriwati tersebut berada di Gontor Putri 1, 2 dan 3. Pihaknya pun hanya mengijinkan pulang sehari bagi santriwati yang berdomisili sekitar Ngawi.
Sedangkan di luar Ngawi dipertahankan untuk tetap di ponpes menyusul sehari pelaksanaan pemungutan suara atau 18 April 2019 bakal dilaksanakan UN.
Terpisah, Samsul Wathoni Ketua KPU Ngawi dengan gamblang membeberkan, secara data faktual sudah mengantongi jumlah pemilih di Ponpes Modern Gontor Putri.
Pihaknya pun bakal memberikan pelayanan/fasilitas terhadap para santriwati demikian juga ustadzah agar bisa memilih.
“Kita sudah memiliki data di Gontor. Tentu akan dilayani agar bisa memilih namun yang belum terdaftar maaf tidak bisa. Dan diharap memilih di daerah asalnya,” pungkas Ketua KPU Ngawi. (eni/ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »