Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Pring Sedapur, Batik Unggulan Kabupaten Magetan

by : On April 13, 2019


Magetan, Pewarta - Batik adalah warisan budaya agung yang dimiliki Indonesia. Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO telah mengukuhkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada tanggal 2 Oktober 2009.

Ragam motif batik yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam, setiap daerah memiliki ciri khas motif batiknya masing-masing. Setiap goresan motif merupakan sebuah simbol yang mengandung suatu pesan yang ingin disampaikan.

Magetan merupakan salah satu tempat yang paling terkenal dengan pusat kerajinan batik tulis yang tidak kalah menariknya dengan wilayah lainnya. Potensi batik tulis menjadi ciri khas Kabupaten Magetan yang dikerjakan oleh masyarakat Desa Sidomukti.

Batik tulis yang merupakan karya yang diberi julukan Batik Pring Sedapur. Karena memang motif batik Magetan yang satu ini menggunakan motif bambu yang biasa dalam bahasa Jawa diistilahkan dengan sebutan pring.

Kepala desa Sidokmukti, Supeno menjelaskan dari sejarah mulai tahun 1970-an sejarah batik Sidomukti dimulai, batik tulis ini mulai menjadi ciri khas Kabupaten Magetan. Pembuatan batik tulis ini dikerjakan di Dusun Papringan, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Magetan."papar Supeno


Sesungguhnya para pengrajin batik tulis di desa tersebut tidak hanya membuat motif batik jenis Pring Sedapur saja. Namun, masih banyak motif batik tulis lainnya yang mereka kerjakan, seperti motif batik Cucak Rowo, motif batik Pring Temu Rose, motif batik Parang Rusak, dan sebagainya. Namun yang paling menonjol diantaranya yaitu motif batik “Pring Sedapur”. Motif batik pring sedapur dijadikan ciri khas karena faktor banyaknya tumbuhan bambu yang mengelilingi daerah Papringan, Desa Sidomukti."ungkapnya

Disampaikan juga bahwa Ciri khas dari motif batik Pring adalah gambar rumpun bambu tegak yang di bagian atasnya terdapat gambar bulan. Akan tetapi ada juga yang motif batiknya tanpa ada gambar bulan pada bagian atas gambar rumpun bambu tersebut. Motif Batik Magetan memiliki suatu karakter yang cukup kuat, yang dicirikan dengan bebas, dengan kombinasi warna yang relatif berani (merah, hijau muda, dan kuning)."imbuhnya

Untuk membuat batik tulis ini, membutuhkan waktu pengerjaan antara 3 sampai dengan 7 hari untuk menyelesaikan sebuah motif batik saja. Para pengrajin batik tulis banyak melakukan modifikasi terhadap motif batik Pring Sedapur dengan mengkombinasi motif batik lain yang sedang tren dipasaran."pangkas Kades Sidomukti.(mar)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »