Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Terkait 21 Ijazah Yang Dikembalikan Ke Dikpora, Ini Tanggapan Bupati Magetan !!!

by : On Maret 13, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Magetan, Pewarta - Terkait kabar dikembalikanya 21 ijasah siswa lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Unggulan tahun 2018 ke Dinas Pendidikan , Pemuda Dan Olahraga (DIKPORA) Kabupaten Magetan.Ini tanggapan dari Bupati Magetan Suprawoto.

Bupati mengatakan yakin tidak ada, Praduga tak bersalah saja.Mungkin karena ketidaksengajaan, atau kurangnya pemahaman dalam menginput data itu.

Bupati juga menjelaskan bahwa sebuah kesalahan itu manusiawi, selama itu tidak sengaja.Akan tetapi kalau disengaja ya harus diberikan sanksi. "Jelasnya, Rabu (13/03) saat ditemui di GOR Ki Mageti.

Bupati sangat mendukung penuh upaya investigasi yang dilakukan DIKPORA untuk mengusut kasus tersebut sampai tuntas.

Masalah lazim tak lazim soal ijasah tersebut.Tanggapan Bupati yang namanya salah itu ya tidak lazim tapi kalau masalah nilainya bisa saja tidak ada kepahaman.Tidak paham cara penginputanya, rumusnya atau semacamnya. "Tuturnya

Bupati menegaskan, akan terus mengawal kasus tersebut hingga selesai. Dan bilamana ada unsur kesengajaan akan diberikan sanksi berdasarkan ketentuanya.

“Ada sanksi ringan sedang dan berat.Tergantung faktor yang meringankan dan memberatkan. "Imbuhnya (nda)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »