Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Terkait 21 Ijazah SDN Unggulan , Ini Kata Suratman

by : On Maret 14, 2019

Magetan, Pewarta - Terkait 21 Ijazah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Unggulan Kabupaten Magetan, serta dugaan adanya "UNSUR KESENGAJAAN, Suratman selaku Wakil Ketua DPRD Magetan angkat bicara


"Hal ini adalah sebuah kecerobohan yang menurutnya tidak boleh terjadi, bahkan terulang kembali. Mungkin memang bisa saja adanya kesalahan, entah itu karena salah tulis atau sebagainya."paparnya


Tapi bukan hanya sebuah kecerobohan melainkan kesengajaan Lanjud Suratman. Hal ini harus segera ditindak lanjuti sudah mendorong komisi yang terkait untuk memanggil Orgasisasi Pemerintah Daerah (OPD) agar segera diklarifikasi.  Yangdimulai dari akar permasalahanya sampai penuntasan. Bagaimana mengembalikan nilai yang sesuai dengan prestasi hasil belajar 21 siswa tersebut. "Jelasnya


Masih menurut Suratman, terkait dampak anak anak yang menjadi korban, entah itu mental, psikologi dan sebagainya karena menurutnya ini sangat fatal.

"Hal semacam ini mestinya tidak boleh terjadi, anak anak yang masih usia produktif masih harus di dorong , kita pupuk dan harus support , karena dengan adanya hal yang sangat mengejutkan ini,Anak - anak secara psikologi akan sangat terganggu. "Imbuhnya

Kita tunggu hasil dari Dinas Pendidikan Dan Olahraga (DIKPORA) yang menerjunkan team AD HOC, bila mana menemukan adanya unsur kesengajaan akan diberikan sanksi yang jelas.Sanksi tersebut semua sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No.53 tahun 2010 tentang disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).


"Kalau nanti hasil dari team dari DIKPORA kita terapkan sanksinya berdasarkan aturan yang ada. Bila pelanggaranya sudah menyangkut pidana. Namun biasanya sanksi yang diberikan belum tentu disepakati aparatur penegak hukum.Kalau sudah begitu tidak ada cara lagi menurut kami,  kalau terjadi pelanggaran kita lihat dulu pelanggaran seperti apa? Apakah mal administratif ataupun yang mengandung unsur pidana. Karena kalau mal administratif itu yang diterapkan sanksi administratif, dan kalau itu sudah pidana nanti hasil dari apa yang dilakukan oleh team AD HOCK akan diserahkan pada Aparatur Penegak Hukum.Serta sebagai keseriusan kami apabila perlu akan dibentuk Panitia Khusus (PANSUS)."Tutupnya(nda)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »