Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Salah Paham, TK Harapan Surabaya Bersiteru

by : On Maret 26, 2019


Surabaya, Pewarta – Mis Komunikasi bisa terjadi kapan saja, dimana dan hal apa saja! seperti yang terjadi di TK ( Taman Kanak kanak ) Harapan di jl. Tenggumung Baru Selatan gang Dongki. Senin (25/03/2019)/

Informasi yang dihimpun, awalnya perseteruan yang terjadi antara ketua RW lewat pengurus yayasan dengan kepala sekolah serta guru pengajarnya dilakukan tertutup namun menjadi konflik terbuka lantaran wali murid TK Harapan Ikut melakukan Demo didepan sekolah , karena Khawatir dengan perkembangan proses belajar putra putrinya dengan adanya kebijakan bahwa guru lama akan diganti.

Ketua RW 10 Tamadji (70) Th melalui ketua yayasan TK Harapan Suroso yang ditunjuk menjabat per 15 maret 2019 menilai bahwa di TK Harapan terdapat dua jabatan kepala sekolah, antara kepala sekolah baru lisa dan Sarwendah sebagai kepala sekolah lama juga tentang kebijakan Tour anak didik

Setelah hal tersebut dikonfirmasi pada yang bersangkutan, Lisa maupun Sarwendah mengatakan, bahwa yang benar kepala sekolahnya tetap dijabat satu orang , yaitu Lisa sedangkan Sarwendah sudah mengundurkan diri (kepala sekolah lama) pindah tugas dan dia hanya sebagai kordinator untuk masa transisi saja dan untuk Tour tidak dipaksa mau ikut atau tidaknya.

” kami didunia pendidikan sudah lama bekerja dengan hati karena yang kami hadapi anak anak, jangan perlakukan kami seperti pembantu dengan adanya tekanan tekanan.”ujarnya

Hadir dalam rapat dibalai RW X Bhabinkamtimas Polsek Pegirian, babinsa pegirian, Lurah Pegirian, ketua yayasan TK Harapan Suroso, kepala sekolah Lisa beserta guru TK harapan dan perwakilan wali murid.

Segala bukti dan argumentasi yang bermunculan saat rapat semakin menggambarkan adanya masalah yang terjadi tidak bisa dianggap ringan, sempat memanas saat rapat, namun demi kebaikan anak anak didik di TK harapan semua pihak setuju untuk meredam emosi.

Akhirnya rapat berhasil diputuskan bahwa kebijakan penggantian guru tidak dilaksanakan namun lebih fokus pada upaya perbaikan kinerja guru.
Kepala yayasan TK Harapan Suroso menambahkan akan ada evaluasi program tentang anak didik yang baru yaitu berupa penurunan biaya uang pangkal sekolah menjadi dua juta yang awalnya tiga ratus ribu rupiah.

” kalau masih dirasa ada yang tidak mampu karena miskin ya otomatis kami bebaskan dari biaya tersebut.” tambahnya

Rapatpun berakhir dengan kondusif disaksikan oleh semua yang berkepentingan hingga pukul 12.00 Wib. (eks)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »