Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Mengenal Sutimin Al Timen

by : On Maret 16, 2019

Sutimen Al Timen (Mbah Timus)

Satu nama yang muncul pada perhelatan Pilihan Legislatif (Pileg)  Kabupaten Madiun 2019 adalah Sutimen Al Timen yang lebih akrab disapa mbah Timos yang macung sebagai calon Wakil  Rakyat Dapil lima (5) Jiwan, Sawahan, Madiun Namun, tentunya kita, khususnya masyarakat Kabupaten Madiun bertanya-tanya tentang siapa, latar belakangnya seperti apa, dan segudang pertanyaan lain seputar sosok yang akrab disapa mbah Timus ini

Mbah Timus lahir di Madiun, 10 Agustus 1969 tepatnya di Dusun Bajang, Desa Banjarsari rt 07 rw 02, Kecamatan/Kabupaten Madiun. Masa usia SD hingga SMA beliau dihabiskan  pendidikan di Madiun.

Mbah Timus adalah sosok luar biasa yang sangat layak untuk dijadikan inspirasi. Mengenal Mbah Timus melalui biografi dan profilnya akan memberi gambaran kepada anda mengenai sosok yang satu ini.

Saat ini, Mbah Timus dipercaya sebagai Plt. Moden, salah satu Desa di Kabupaten Madiun.
Sosok Tahir juga dikenal sebagai seorang dermawan yang tidak segan menyumbangkan sebagian rejeki yang ia dapatkan atas nama kemanusiaan dan dia juga seorang relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Madiun.

Mbah Timus memegang teguh prinsip hidupnya yang menyatakan bahwa kemanusiaan adalah sebuah sarana untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain..

Ia juga selalu dan selalu memompa semangat masyarakat Indonesia untuk peduli sesama dan tidak memangku tangan kepada orang lain namun berusaha untuk membantu orang lain dengan ikhlas.

Sosok ini menjadi layak untuk dijadikan sebuah contoh pribadi yang berbudi pekerti luhur karena kegigihannya dalam mewujudkan keinginannya.\

Salah satu keinginanya untuk membuat tempat ibadah (Mushola), walaupun hanya bermodalkan niat dan sedikit uang, namun dengan kegigihanya mampu mewujudkanya tempat ibadah yang diberi nama Langgar Merah Putih di Dusunya.

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »