Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Lama Mangkrak, Pelabuhan Gelon Pacitan Bakal Dimulai

by : On Maret 02, 2019

Joni Maryono assisten dua bidang perekomian dan pembangunan kab. Pacitan
Pacitan, Pewarta - Bakal Pelabuhan Niaga yang terletak di Pantai Gelon, Desa Kembang, Pacitan telah lama mengalami mati suri selama bertahun-tahun. Proyek pelabuhan bersekala Nasional yang dirilis sejak tahun 2011 silam kini akan bernafas lega, pasalnya akan ada kucuran dana 10 milyard rupiah dari Kementerian Perhubungan.

Seperti yang dikatakan oleh Wasi Prayitno Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan, bahwa saat ini Pemerintah pusat mengucurkan dana besar untuk melanjutkan proses pelabuhan niaga tersebut.

"Untuk gelon saat ini mendapatkan alokasi anggaran dari Kementrian Perhubungan sebesar 10 milyard rupiah melalui Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) brondong Lamongan."kata Wasi, Jum'at (1/3/2019)

Tapi sayang sampai saat ini anggaran tersebut masih belum bisa dicairkan pasalnya masih menunggu berita acara serah terima lahan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan kepada Kementrian Perhubungan.

"La tahapan dari berita acara itu saat ini baru di proses berita acara penyerahan dari Kementrian Transmigrasi dan Desa Tertinggal kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan karena lokasi pelabuhan tersebut ternyata milik Kementrian Transmigrasi dan Desa Tertinggal yang saat itu di bebaskan."terangnya

Kemudian  Pemerintah Kabupaten sendiri harus melakukan tukar guling dengan Kementerian Transmigrasi dan Desa Tertinggal untuk di serahkan ke Kementerian Perhubungan Laut.

Di sisi lain Joni Maryono Asisten dua bidang perekonomian dan pembangunan juga memberikan sekilas penjelasan perihal pelabuhan gelon tersebut, Joni mengatakan "Sarat kita membangun pelabuhan yaitu Kementerian Perhubungan harus menyerahkan tanah Pemerintah Daerah yang luasnya 1,3 hektar. la ternyata luas tanah 1,3 hektar tersebut masih status  punya Kementerian Transmigrasi dan Desa Tertinggal."jelasnya


Sementara Bupati Pacitan Indartato saat di temui awak media juga mengatakan harapanya supaya pembangunan Pelabuhan niaga ini bisa berlanjut.

"Kita sudah usul kepada DPR RI yang sudah datang ke lokasi supaya pembangunan ini bisa berlanjut, karena Pemerintah Kabupaten bila sudah selesai prosesnya akan menyerahkan ke Pemerintah pusat dan supaya pembangunanya bisa berlanjut."harapnya.(rjh)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »