Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kejurnas Pencak Silat, SMAN 1Ngrambe Borong Medali

by : On Maret 19, 2019

Ngawi, Pewarta– Kejuaraan nasional pencak silat Yogyakarta Championship 5 tahun 2019 menjadi ajang unjuk gigi siswa-siswi SMA Negeri 1 Ngrambe yang tergabung dalam sasana Sangra Jaya.

Pada event nasional yang digelar 12-13 Maret 2019 di Yogyakarta tersebut, atlet-atlet bertalenta sekolah ini sukses memboyong 10 trofy juara. Seluruh medali diraih dari ketegori tanding putra dan putri.

Medali emas dipersembahkan oleh Andrian Ulum Bahroni. Sedangkan Rahmat Aji Tri Waskita, Jefri Nur Cahyono, Deva Maulana, dan Wahyu Ramadhani Tono menyabet medali perak.

Sementara, medali perunggu diraih oleh Hanif Nazmi, Cici Vadilla, dan Hanif Sabilla Rosad. Selain itu, Dwi Yuliono dan Khoirusholla Zamzami keluar sebagai juara harapan.

"Pesertanya dari seluruh Indonesia, jumlahnya ada 2600 atlet," kata Budi Setyanto, sang pelatih.

Budi menjelaskan, dalam menghadapi kejuaraan tersebut, memang dipersiapkan jauh-jauh hari. Mereka berlatih setiap hari Minggu mulai pagi sampai dzuhur. Lalu, menjelang pertandingan, porsi latihan ditambah selama seminggu penuh setiap hari di jam pelajaran untuk evaluasi.

"Sasana Sangra Jaya itu wadahnya kita jadikan satu ekskul pencak silat terdiri dari pembinaan atlet dan pelatihan reguler setiap Kamis sore dan Minggu pagi," ungkapnya.

Setelah ini, lanjut Budi, siswa-siswi berprestasi SMA Negeri 1 Ngrambe tersebut akan mengikuti kejuaraan tingkat nasional memperebutkan trofy Menpora dan MPR RI. Selain itu, kejuaraan tingkat Asia dan Asia-Eropa juga masuk menjadi agenda.

"Targetnya harus dapat emas, seperti tahun sebelumnya kita berhasil dapat dua emas di trofy Menpora dan MPR RI," ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Ngrambe, Tugiyo menambahkan, cabang olahraga (cabor) pencak silat memang menjadi ekstra kurikuler (ekskul) unggulan di sekolah yang ia pimpin. Pembinaan dilakukan intens dan berkelanjutan di sasana Sangra Jaya milik sekolah.

Hal itu, kata dia, demi mempersiapkan siswa-siswinya untuk meraih prestasi yang setinggi-tingginya. Baik di bidang akademik maupun non akademik. 

"Meskipun dijuluki sekolah 'Ndeso',tetapi anak-anak tak mau kalah dalam hal prestasi. Dan kami juga selalu mendukung, serta terus memotivasi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi lagi," ujarnya.

Prestasi di bidang akademik semakin melengkapi catatan emas sekolah ini. Dua siswanya yakni Andi Purnomo dan Fitri Wijayanti juga meraih juara di Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten Ngawi. Andi meraih juara 2 dalam mata pelajaran (mapel) Kimia. Sedangkan Fitri juara ketiga mapel Astronomi.

"Keduanya akan kita beri pembinaan sebagai persiapan menghadapi OSN tingkat provinsi," ungkapnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »