Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Usung Tema " Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat Dan Bernilai" Polres Madiun Peringati HPSN

by : On Februari 21, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Polres Madiun bersama Bhayangkari, TNI, dan Dinas Lingkungan Hidup meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (21/02/2019).
Selain mengecek TPA seluas 5 hektar tersebut, juga digelar upacara dan dilakukan pemberian sejumlah bantuan kepada pemulung. 

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, sehari sebelumnya yakni pada Rabu (20/02/2019) juga telah dilaksanakan kerja bakti membersihkan area pasar di wilayah Kecamatan Mejayan dengan memungut sampah yang ditemukan.
Ruruh mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan Polri bersama masyarakat untuk memperingati HPSN yang jatuh pada 21 Pebruari. Tema yang diusung pada HPSN kali ini, Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat Dan Bernilai.

Perwira Polisi asal Ngawi ini menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Sehingga diharapkan tercipta kepedulian dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Minimal kita peduli terhadap pengelolaan sampah," imbuh Ruruh.
Selain itu, HPSN merupakan kegiatan Polri agar bisa dekat dengan masyarakat dan menjadikan Polri yang humanis dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Sehingga tidak ada jarak antara Polri dan masyarakat.

Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto yang juga hadir menambahkan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun dalam mengatasi permasalahan sampah.
Wabup yang akrab disap Mas Hari ini mengakui, wilayah Kabupaten Madiun luas, permasalahan sampah harus diatasi sejak dini. Karena akan akan lebih sulit pada saat sampah sudah bertambah banyak.
''Karena itu, kita (Pemkab Madiun) sudah sediakan TPA seluas 5 hektar ini, dengan kualitas standar internasional," ujar Mas Hari.
Disamping itu, Pemkab Madiun juga akan memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang cara mengelola sampah agar berdayaguna dan bisa dimanfaatkan. Salah satunya dengan membentuk bank sampah di desa-desa serta memberi edukasi supaya masyarakat benar-benar bisa mengelola sampah sebaik-baiknya.
"Harapannya, tingkat kesehatan masyarakat akan meningkat," ungkap Wabup. 
Sementara, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, Endang Setyowati mengungkapkan, TPA Kaliabu yang difungsikan untuk lima tahun ini mampu menampung 25 ton sampah setiap hari. Sampah-sampah organik, anorganik maupun sampah rumah tangga tersebut berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Madiun.
Mengingat besarnya sampah yang dihasilkan per harinya, Endang menghimbau kepada masyarakat supaya mengelola sampah dengan baik dan tidak dibuang sembarangan. Pun, pihaknya juga melakukan pembinaan dan pendampingan di desa-desa terkait pengelolaan sampah yang baik.

"Kita ini kan penghasil sampah, kalau dikelola dengan baik akan bisa dimanfaatkan. Seperti sampah rumah tangga, bisa menjadi pupuk dan bernilai jual," terang Endang. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »