Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Takut Ditilang, Seorang Pemuda di Ponorogo Nekat Tabrak Perwira Polisi

by : On Februari 26, 2019

Barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku saat berusaha melarikan diri setelah menabrak polisi saat razia
Ponorogo, Pewarta - Razia kendaraan bermotor yang digelar Satlantas Polres Ponorogo di Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di depan kantor samsat lama Ponorogo diwarnai insiden, Selasa (26/2).

Seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor kawasaki ninja nekat menabrak perwira polisi yang tidak lain adalah Iptu Agus Syaiful Bahri, Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Ponorogo.
Pengendara kawasaki ninja diamankan petugas usai menabrak Kanit Lantas Ponorogo saat razia

Berawal, saat Iptu Agus Syaiful berusaha menghentikan motor yang tidak ada plat nomornya. Pemuda yang sedang membonceng seorang perempuan serta balita tersebut sebenarnya sempat berhenti, ketika Iptu Syaiful hendak menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraannya, tiba-tiba pemuda tersebut langsung tancap gas sehingga mengakibatkan anggota Satlantas Polres Ponorogo tersebut terserempet dan jatuh. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Jalan Raya Siman - Jetis.

Mengetahui pengendara motor melarikan diri, dua anggota polisi lalu lintas berusaha mengejarnya. Alhasil, pengendara kawasaki ninja berhasil diamankan dan dimintai keterangan serta dicek kelengkapan kendaraannya.

Diketahui, pemuda dengan kedua kaki penuh tatto itu bernama Yuni Edi Friyanto (31), warga Dukuh Mantren, Desa Bajang, Kecamatan Balong, Ponorogo. Dirinya mengaku takut ditilang lantaran plat motornya tidak ada serta Surat Ijin Mengemudi (SIM) miliknya telah habis masa berlakunya.

"Saya menabrak polisi dan melarikan diri karena takut ditilang, plat nomor cuma saya tempeli stiker, serta SIM sudah mati masa berlakunya", ucap Yuni Edi.

Dirinya menyesal dan langsung meminta maaf dihadapan petugas. Ia pun rela jika kendaraannya disita lantaran tidak lengkap, baik surat-surat maupun kelengkapan sepeda motornya, termasuk plat nomor yang hanya menggunakan stiker.

"Sudah langsung minta maaf tadi, dan saya juga sudah ditilang sesuai pelanggaran yang saya lakukan, lain kali tidak akan mengulangi lagi", sesalnya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Agus Syaiful Bahri mengatakan, sebelumnya, pemuda ini berupaya kabur dari razia polisi di Jalan Ir. Juanda, Ponorogo dengan melaju kencang.

"Sempat jatuh dan terseret tadi, namun tidak mengalami luka serius. Untuk pelaku sudah diamankan anggota, serta dilakukan penindakan yakni tilang sesuai pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku", ujar Iptu Syaiful.

Pihaknya juga sudah memaafkan atas insiden yang terjadi, dikarenakan pihak pengendara motor sudah meminta maaf langsung di lokasi razia.

“Atas insiden yang dilakukan pemuda ini, saya berpesan agar pengendara motor tidak takut. Karena polisi hanya menilang pengendara motor yang tidak dilengkapi surat-suratnya, bagi yang kena tilang nantinya tinggal mengambil di kejaksaan sesuai tanggal jadwal sidang yang tertera pada surat tilang", tandasnya. (ns)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »