Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Melawan Polisi, Empat Pelaku Curanmor Ditembak

by : On Februari 07, 2019

Ponorogo , Pewarta - Acungan dua jempol patut diberikan kepada tim Resmob Polres Ponorogo. Setelah kemarin berhasil membekuk dua pelaku spesialis maling pick up, kali ini polisi kembali berhasil melumpuhkan empat tersangka curanmor yang selama ini beroperasi di kawasan Ponorogo.

Komplotan asal Lumajang tersebut berhasil ditangkap petugas saat berada di rumah kontrakan di wilayah Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (7/2).

Keempat tersangka yang ditangkap yakni Kusma (32), asal Desa Tanjung, Kecamatan Guci Alit, Lumajang, yang merupakan otak pelaku curanmor. Kemudian Didik (19), berasal dari desa yang sama dengan Kusma, serta Juli (27), asal Desa Jeruk Asem, Kecamatan Guci Alit, dan Sultan (24), dari Desa Bence, Kecamatan Kedung Jajang, Lumajang.

Menurut Kanit Resmob Polres Ponorogo, Ipda Tidar Laksono menjelaskan bahwa komplotan Lumajang ini menjalankan aksinya di sejumlah tempat di Ponorogo. Mulai dari Mlarak, Pulung, Babadan, dan Sampung.

"Komplotan Kusma ini kami tangkap di daerah Bendungan Trenggalek. Dari pengakuan tersangka, mereka telah melakukan aksinya di tujuh TKP di wilayah hukum Ponorogo", jelas Tidar.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan komplotan pelaku curanmor tersebut. Hingga akhirnya petugas berhasil melumpuhkannya, dan keempatnya dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas dengan senjata tajam jenis badik.

" Terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas karena mereka berusaha melawan anggota kami dengan senjata tajam jenis badik", imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka, motor hasil curiannya dilarikan ke Lumajang. Namun sebagian masih berada di kontrakan dan belum sempat dijual.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, 1 unit sepeda motor N Max, 2 unit sepeda motor jenis Honda Supra 125, kemudian 1 unit Yamaha Vega, serta 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat keluaran terbaru.

"Selain 5 unit sepeda motor, kami juga mengamankan barang bukti dari para pelaku curanmor berupa seperangkat kunci T dan sejumlah jimat kekebalan tubuh", pungkasnya.

Selanjutnya keempat pelaku curanmor tersebut dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Ponorogo guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ns)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »