Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Gadaikan Motor Teman, Warga Madiun Diringkus Polisi

by : On Februari 21, 2019

Kanit IV Tipiter Polres Madiun Kota, Ipda Christian Tangketasik (baju putih) memberikan keterangan kepada awak media
Madiun, Pewarta – Ibarat peribahasa 'Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba'. Hanya karena ingin bersenang-senang dengan pacar, laki-laki berinisial AG (31) warga Kota Madiun nekat mengelabuhi temannya yang masih berstatus pelajar SMA berinisial VYM (19).
Kejadian ini berawal saat tersangka meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan dipakai untuk kencan dengan pacar. Namun, bukannya berterimakasih, AG justru menggadaikan sepeda motor Honda CRF 150 L Nopol AE 3682 CF milik korban.
Parahnya, uang hasil menggadaikan sepeda motor korban tersebut dihamburkan untuk hepi-hepi dengan pacarnya. 
 
"Uang hasil gadai sebesar Rp 7,5 juta digunakan dengan pacarnya untuk beli baju, dan senang-senang di cafe," kata Ipda Christian Tangketasik, Kanit IV Tipiter Polres Madiun Kota saat press release di Mapolres Madiun Kota, Kamis (21/02/2019).
Ipda Christian menerangkan, sebenarnya korban sempat menanyakan terkait keberadaan miliknya. Tetapi jawaban tersangka selalu berbelit-belit. Kesal, akhirnya AG dilaporkan ke Polres Madiun.
Menerima laporan korban, polisi langsung bergerak. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka AG di rumahnya pada Rabu (30/01/2019) lalu. Akibat ulahnya, korban menderita kerugian sebesar Rp 33 juta.

"Tersangka kami jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," terangnya. (ant/red)
 

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »