Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tebing Ambrol Timpa Rumah Warga Ponorogo

by : On Januari 13, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ponorogo, Pewarta – Tebing setinggi 10 meter ambrol dan menimpa tembok rumah milik Sutrisno, warga Dusun Krajan Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo jebol karena longsor, Minggu (13/1/2019). Akibatnya, bagian belakang rumah porak poranda diterjang material longsoran.

Kepala Desa Banaran, Sarnu saat dikonformasi pada Minggu malam membenarkan kejadian tersebut.

"Iya barusan ada longsor. Satu rumah terkena longsor," kata Sarnu.

Ia mengatakan, longsor disebabkan hujan yang turun sejak siang sekitar pukul 12.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Diduga, karena tanah yang berada ditebing gembur sehingga menyebabkan longsor.

Dinding rumah yang berada di samping tebing pun jebol. Karena tebingnya ambrol. Dinding yang jebol ukuran 3x2,5 meter.

"Istri dan anaknya mengungsi. Takut kalau terjadi longsor susulan," urainya.

Sementara, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, mengaku sudah mendapatkan laporan tersebut. Saat ini masih dilakukan assessment.

"Masih kami total kerugiannya. Lalu kebutuhannya apa saja," kata Budi–sapaan akrabnya.

Menurutnya, untuk lokasi longsor kali ini berbeda dengan setahun lalu. Namun ia berharap warga Desa Banaran tetap waspada.

"Longsor kali ini beda titiknya. Jika memang hujan deras, segera mengungsi saja," imbau Budi. (mia/ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »