Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Sering Padam, PLN Ngawi Di Geruduk Ormas PNCBN

by : On Januari 23, 2019

Massa ormas PNCBN berunjuk rasa di depan kantor PLN Rayon Ngawi
Ngawi, Pewarta  – Puluhan massa yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) Prasasti Nusantara Cakra Bumi Ngawi (PNCBN) menggeruduk kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Ngawi yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 37 Ngawi, Rabu (23/1/2019) pagi.

Massa berorasi di depan kantor BUMN tersebut. Para pengunjuk rasa menyatakan sikap tentang beberapa hal terkait pelayanan PLN Rayon Ngawi yang dinilai sepihak. Salah satunya tentang pemadaman yang seringkali tanpa pemberitahuan kepada pelanggan terlebih dulu. Kondisi ini mengakibatkan banyak alat elektronik yang mengalami kerusakan.

“Ada hal-hal yang penting kami sampaikan kepada PLN Rayon Ngawi kali ini. Aksi yang kami lakukan ini bentuk ketidakpuasan terhadap pelayanan salah satu BUMN tersebut,” terang Miftakhul Huda Korlap PNCBN Ngawi.

Selain soal pemadaman listrik secara mendadak, massa juga menyoal Penerangan Jalan Umum (PJU) yang keberadaannya tidak disosialisasikan sendiri oleh selama setahun terakhir. Sebab, keberadaan PJU tidak dibiayai pemerintah daerah (Pemkab Ngawi) melainkan konsumen langsung terbukti dari speedometer.

“Lihat sendiri lampu PJU itu dihubungkan dengan speedometer konsumen bukan dikaitkan ke tiang langsung. Padahal dalam setiap pembayaran listrik kami dibebani PJU,” Huda menegaskan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan PJU tentu tidak lepas dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU). PPJU dikenakan pada setiap pelanggan PLN yang menikmati fasilitas PJU. Besarnya bervariasi tergantung pada Peraturan Daerah (Perda) setempat.

PPJU ini menjadi pungutan pajak yang dikenakan kepada pelanggan PLN sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli daerah (PAD). Sehingga PPJU dapat dikatakan sebagai salah satu sumber PAD bagi pemerintah daerah setempat, yang dapat digunakan untuk pembiayaan pengembangan dan pembangunan daerah. (ant/n.dian/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »