Diberdayakan oleh Blogger.

$hide=mobile

close
close
Iklan Pemilu 2019 Jujur dan Adil Kebas Kecurangan

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Santri Ponpes Hudatul Muna Ponorogo Tenggelam Di Sungai

by : On Januari 14, 2019

Ponorogo, Pewarta  – Empat santri Pondok Hudatul Muna, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo tenggelam di sungai Tempuran, Ponorogo, Senin (14/1/2019) siang.

Informasi yang dihimpun pewarta dari homepage infomadiunraya.com, saat itu mereka nekat mandi di sungai, padahal tidak begitu pandai berenang.
“Saat istirahat, kami mencoba mandi di sungai dekat dengan pondok. Saya dan 4 teman saya yang tenggelam itu,” kata Muhtaroh Habib, salah seorang saksi mata sekaligus korban selamat.

Ia mengatakan keempat korban temannya bernama panggilan Huda kelas 2 Madrasah Tsanawiyah (MTs) asal Pacitan, Bambang kelas 1 MTs asal Pacitan, Huda kelas 1 MTs asal Slahung dan Anshori kelas 1 MTs yang saat ini belum diketahui asalnya.

Muhtaroh Habib menceritakan, saat di lokasi, dua temannya bernama Huda dan Bambang terjun duluan ke sungai. Setelah itu, sekitar 30 menit, keduanya sampai di tengah sungai dan berteriak minta tolong. Mendengar temannya meminta pertolongan, Huda dan Anshori berusaha ikut menolong. Tapi nahas, empat santri tersebut justru ikut tenggelam.
“Saya mau ikut menolong, tapi takut. Walapun bisa berenang,” beber santri asal Nabire, Papua ini.

Sementara, tim gabungan BPBD, TRC, Polres Ponorogo dan Kodim Ponorogo ikut terjun mencari korban. Bahkan tim gabungan menerjunkan perahu akret untuk melakukan pencarian.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan informasi awal dari masyarakat ada 5 santri bereang. Kemudian, 4 orang tenggelam dan satu selamat di Sungai Tempuran.
“Kami langsung turun ke lapangan, mengecek kebenaran. 4 memang tenggelam,” katanya.

Ia menyebutkan saat ini tim nya sudah terjun ke lapangan. Namun terkendala cuaca dan arus sungai.

“Kami terkendala cuaca, saat ini hujan. Arus sungainya juga cukup deras. Tapi tetap lanjutkan pencarian jika cuaca memungkinkan,” tambahnya. (mia/ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »