Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Polres Tanjung Perak Berhasil Amankan 53 Pengedar Narkoba

by : On Januari 24, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Surabaya http://www.pewartamadiun.net Hanya dalam waktu tiga minggu saja, Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya, 53 tersangka berhasil diamankan.

Dalam konferensi pers yang digelar Kamis siang, 24 Januari 2019, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, Msi menyampaikan kepada wartawan bahwa penangkapan ini merupakan bagian keseriusan Polisi memerangi peredaran narkoba.

“Sejak tanggal 1 Januari 2019 sampai hari ini, ada 53 tersangka kasus narkoba yang telah kami tangkap. Mereka terdiri dari 48 laki-laki dan 5 perempuan,” ujarnya.

Dari 53 tersangka tersebut, 40 diantaranya statusnya adalah pengedar dan 13 sisanya adalah pengguna narkoba.

“Tentunya mereka ini sebagian kami tangkap melalui proses yang panjang, dari pengakuan-pengakuan yang terus kami lakukan penyelidikan sampai berhasil kami tangkap,” ungkapnya

Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu narkoba jenis sabu dengan berat total 30,26 dan pil double L sebanyak 677 butir.

“Total 53 tersangka ini terbagi dalam 36 kasus. Dari sini, ada dua tersangka yang sudah lama kami jadikan TO (target operasi) yang berhasil kami tangkap,” ungkapnya.

Dalam keterangan lebih lanjut, Kapolres menyebut HE (36), warga Jalan Gunung Anyar Tambak yang sebelumnya sempat lolos saat dilakukan penangkapan.

Kapolres menyampaikan awalnya Satreskoba menangkap ZA (24), warga jalan Nginden Permata, kawasan Semolowaru, yang seorang pengedar sabu.

ZA ditangkap saat berada di rumah kosnya Jalan Pandugo dan ketika digeledah ditemukan satu poket sabu dengan berat 0,45 gram di dalam bekas bungkus rokok serta 15 poket sabu seberat 4,43 gram di kamar kosnya.

Dari informasi tersebut diketahui jika ZA sering melakukan transaksi di rumah HE. Dia membeli sebanyak dua gram seharga Rp 2,2 juta. Selanjutnya dibagi menjadi poket kecil dan diedarkan.

“Untuk HE pernah dilakukan upaya penangkapan tapi berhasil lolos. Dan kami mendapatkan barang bukti sabu sebanyak 10 poket dengan berat total mencapai 16,65 gram di rumahnya,” kata Kapolres.

Setelah berhasil ditangkap pada awal Januari 2019, HE mengaku dia mendapatkan barang terlarang itu dari seseorang berinisial KLS.

“Sistem ranjau. Ini pula yang dilakukan HE. Dia membeli dari KLS yang ditemui di kawasan Jalan Tambak Wedi. Sekali transaksi dia membayar Rp 20 juta dan dapat 20 gram sabu,” jelas Kapolres.

Dari pengakuan HE, sebanyak 20 gram sabu tersebut dibagi menjadi kemasan poket. Kemudian dijualnya dengan keuntungan mencapai Rp 5 juta untuk setiap 20 gramnya.(Eks)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »