Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Cafe Latte

by : On Januari 02, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta – Operasional Kafe Latte di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Madiun yang terbakar pada Senin (31/12/2018) atau malam pergantian tahun terhambat.

Hingga Rabu (2/1/2019), tempat makan dan minum di Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman itu masih tutup gegara penyelidikan masih dijalankan polisi.

"Garis polisi memang masih dipasang untuk penyelidikan. Kalau nanti sudah dianggap cukup akan kembali dilepas," kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Suharyono di sela olah tempat kejadian perkara di Kafe yang biasa digunakan tempat kongkow anak muda itu.

Ia belum dapat memastikan jangka waktu penyelidikan yang dijalankan. Yang jelas, jika garis polisi yang dibentangkan di beberapa titik kafe dilepas, maka operasionalnya bisa dijalankan kembali.

Sementara, hasil sementara dari hasil olah TKP, Kasat Reskrim menyebut, sumber api diduga karena kebocoran tabung elpiji kapasitas 12 kilogram.

"Slang regulator bocor, posisi (di dapur) ada beberapa kompor yang padam. Dimungkinkan dari sisa-sisa bara yang menyulut (gas elpiji bocor)," kata dia.

Sebelum kebakaran terjadi, Suharyono mengatakan, sejumlah pekerja di bagian dapur Kafe mengetahui kebocoran elpiji. Regulator dilepas dari tabung gas.

Namun, suara berdesis yang menandakan masih adanya kebocoran tetap terdengar.
Bau menyengat elpiji masih tercium.

Penyumbatan dengan meletakkan kain basah juga dilakukan. Tak berselang lama, ledakan terjadi. Api berkobar dan asap putih mengebul pekat. Lima pekerja (bukan empat seperti diberitakan sebelumnya) di bagian dapur mengalami luka bakar.

Mereka dibawa ke RSUD dr Soedono. Hingga Rabu pagi, satu dari para korban dikabarkan sudah dibawa pulang.

Akibat dari kebakaran itu pemilik kafe  mengalami kerugian material. Dari keterangan si empunya tempat makan dan minum kepada polisi, Suharyono, mengatakan nilai kerugianya sekitar Rp 25 juta.

Dalam menyelidiki penyebab kebakaran, polisi mengamankan oven gas, tabung elpiji 12 kilogram, slang dan regulator diamankan dari dapur. (n.dian/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »