Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Percantik Kota Madiun, Pemkot Bakal Tambah RTH

by : On Januari 30, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta – Jumlah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Madiun bakal bertambah dari 52 menjadi 59. Pada tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana membangun tujuh fasilitas itu kembali di wilayahnya.

Ketujuh fasilitas itu meliputi RTH Nusa Penida, RTH Makam Kelapa Sari, RTH Tlogo Mas, RTH monumen TGP, RTH Taman Lingkungan Asabri Selo, RTH Jalan Adisucipto dan Jalan Kapten Saputro, dan RTH Jalan Cokrobasonto Kuncen.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, mengatakan pembangunan RTH baru itu untuk menambah kecantikan kota sekaligus menekan pemanasan global.  "Juga menyediakan tempat untuk refreshing dan edukasi bagi warga," kata Soeko, Rabu (30/1/2019).

RTH sebagai sarana refreshing, ia menjelaskan, dapat digunakan warga untuk berolahraga. Selain itu, fasilitas itu dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran tentang beragam varietas tanaman. “Juga untuk belajar tentang pahlawan nasional seperti yang disediakan di Taman Obor,’’ ujar dia kepada infomadiunraya.com.

Taman Obor yang berada di Jalan S.Parman, Kelurahan Ombo-Ombo, Kecamatan Kartoharjo dulunya dikenal dengan Monumen Perjuangan 1945. Di lokasi itu juga terpasang plakat Pahlawan Nasional, seperti Mohamad Yamin, Dr. Sutomo, dan Ki Hajar Dewantara.

RTH yang fungsinya sebagai sarana edukasi akan dibuat satu paket, misalnya antara Taman Obor dengan RTH Monumen TGP (Tentara Genie Pelajar) yang bakal dibangun tahun ini. Lokasinya di Jalan Diponegoro atau tepatnya di monumen TGP yang saat ini sudah ada.

"Kegunaannya diharapkan multifungsi. Selain untuk keindahan, penghijauan juga sebagai sarana edukasi sejarah, ekologi, dan refreshing,” Soeko menjelaskan.

Dalam pengembangan RTH, Soeko menyatakan bahwa pihaknya bebeberapa kali melakukan studi banding ke sejumah kota seperti Surabaya. Hasilnya, Pemkot Madiun juga akan menanam bunga Tabebuya. Bunga yang banyak ditanam di Surabaya tersebut memang kerap menjadi perhatian saat mekar lantaran bentuknya yang seperti Sakura. (n.dian/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »