Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Kades Bukur Himbau Masyarakat Pemohon PTSL Diharap Memasang Patok

by : On Januari 01, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta - Demi mensukseskan program nasional Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2018, Pemerintah Desa (Pemdes) Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun melakukan beberapa upaya persiapan untuk kelancaran program tersebut.

Salah satunya adalah dengan terlebih dahulu melaksanakan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah atau yang disingkat IP4T.

Kepala Desa (Kades) Bukur, Ratna Detaria Diandari mengatakan bahwa IP4T sangat penting dilakukan, karena lancar atau terkendalanya PTSL juga bergantung pelaksanaan IP4T.

"IP4T untuk persiapan PTSL, agar prosesnya lancar," kata Ratna.

Mengingat pentingnya IP4T demi kelancaran PTSL, Ratna menghimbau kepada masyarakat yang memiliki tanah untuk memasang patok sementara.
Selain itu, warga yang memiliki tanah diharap mempersiapkan foto copy KK, KTP, dan SPPT asli. Sedangkan untuk tanah yang bersertipikat, siapkan fotocopy sertipikat.

"Patok sementara bisa berupa bambu atau kayu. Dan yang perlu diingat, adalah tetap berkoordinasi dengan batas sebelahnya atau koordinasi dengan desa," terang Ratna.

Ia menambahkan, setelah proses IP4T selesai, selanjutnya akan digelar rapat dengan pemohon Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dan pokmas sebagai panitia yang diambil dari pemohon.


"Jadi nanti panitia PTSL bukan dari perangkat desa, karena aturannya seperti itu, perangkat desa hanya membantu masalah pengukuran atau menjadi saksi-saksi," Ratna menjelaskan. (*)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »