Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Diduga Langgar Aturan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Madiun Periksa Oknum Kepala Desa

by : On Januari 23, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Madiun memeriksa oknum Kepala Desa (Kades) berinisial M, Selasa (22/1/2019).

M diperiksa selama sekitar tiga jam di salah satu ruangan kantor Bawaslu Kabupaten Madiun yang terletak di jalan raya Ponorogo tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Geger. Selama pemeriksaan, M dicecar 20 pertanyaan.

"Diduga melakukan pelanggaran pemilu," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar.


Nur Anwar menjelaskan, M diperiksa karena diduga mengajak mendukung salah seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Madiun di daerah pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Madiun (Kecamatan Pilangkenceng, Wonoasri, dan Balerejo) yakni Suyatno dari PKB. 

Selain itu, M yang merupakan Kepala Desa Dawuhan, Kecamatan Pilangkenceng tersebut juga diduga menyampaikan ajakan dukungan untuk Andro Rohmana caleg DPR RI dari PSI. Ajakan dukungan terhadap dua caleg tersebut disampaikan saat M memberikan sambutan di acara Kelompok Wanita Tani (KWT) pada pertengahan Januari.

"Dugaan pelanggaran UU nomor 7 tahun 2017 pasal 490 tentang Kepala Desa tidak boleh menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu," kata Nur Anwar.

Ia menerangkan, pihaknya sudah mengantongi dua alat bukti berupa rekaman suara dan video. Di dalam video itu terdapat penyampaian materi untuk mendukung caleg tersebut. "Ini mengarah ke pidana pemilu," ujarnya.

Meski begitu, lanjut Nur Anwar, pemeriksaan ini baru pemanggilan pertama alias masih dalam tahap pembahasan dan kajian, belum mengarah penyelidikan. Proses akan terus berlanjut dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan. Pihaknya akan melakukan klarifikasi lebih lanjut lagi. Setelah itu baru dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

"Untuk sementara, dugaan pelanggaran dilakukan oleh Kades bukan ke calegnya," Nur Anwar menjelaskan. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »