Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Demi Kemajuan Kota Madiun, Inda Raya Ungkap Uneg-uneg Lewat Ngopi

by : On Januari 05, 2019

Madiun, Pewarta – Diskusi bertajuk ‘NGOPI’ (Ngobrol Penak karo Inda) berlangsung gayeng di Wedangan Pe.H.Pe Jalan Panorama Raya 47 Kota Madiun, Sabtu (5/1/2019) malam. Tak kurang dari 120 warga dari berbagai elemen datang dalam kegiatan yang didukung infomadiunraya.com itu. Mereka di antaranya tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, calon legislatif, budayawan, musisi, pesilat, atlet beberapa cabor dan berbagai komunitas.

Sejumlah masukan dan saran diungkap dengan santai tanpa tedeng aling-aling demi kemajuan Kota Madiun. Salah satunya tentang merawat dan memajukan budaya lokal agar tidak punah digilas zaman. Budaya itu seperti pencak silat.

Saat ini ‘Kampung Pesilat’ lebih identik dengan daerah tetangga, yakni Kabupaten
Madiun. Padahal, padepokan perguruan silat lebih banyak berdiri di Kota Madiun daripada di Kabupaten Madiun. Padepokan pusat perguruan silat itu di antaranya untuk Persaudaraan Setia Hati (PSH) Tunas Muda Winongo dan PSH Terate.

Selaku si-empunya acara, Wakil Wali Kota terpilih Inda Raya Ayu Miko Saputri, menyatakan seluruh uneg-uneg yang diungkap ditampungnya. Kemudian, ide yang muncul dari ‘NGOPI’  tadi akan dijadikan sebagai bahan untuk dibahas lebih lanjut dengan melibatkan pihak terkait. Salah satunya, Pemerintah Kota Madiun.

Inda Raya mengatakan, ‘NGOPI’ sengaja digelar santai untuk bisa mendapatkan lebih banyak masukan, cerita dan keluhan bahkan apresiasi. Adapun alasannya, ide maupun saran dari semua elemen masyarakat memang dibutuhkan demi kemajuan Kota Madiun. “Harapan dari acara seperti ini akan muncul ide-ide brilian yang mendukung program memajukan Kota Madiun,’’ ia menjelaskan.

Karena itu, acara ‘NGOPI’ diagendakan secara rutin, yakni satu sampai dua bulan sekali. Selain itu, kegiatan blusukan juga akan lebih diintesifkan. Program ini untuk mendengar masukan dan saran dari warga untuk kemajuan yang merata di Kota Madiun. (ant/n.dian/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »