Diberdayakan oleh Blogger.

$hide=mobile

close
close
Iklan Pemilu 2019 Jujur dan Adil Kebas Kecurangan

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Curi Kotak Amal, Pria Ini Diamankan Polisi

by : On Januari 07, 2019

Ngawi, Pewarta – Kebanyakan orang memasukkan uang ke kotak di masjid atau mushola untuk beramal. Namun, tidak demikian dengan Muhammad Rinza (32), warga Dusun Sukorejo, Desa Mergosari, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Pria ini justru mencuri uang amal dari warga yang memasukkan ke kotak di Masjid Baiturrohman di Dusun Grojogan, Desa Kalang, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Aksi nekatnya itu dilakukan siang hari pada Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang didapat dari kepolisian menyebutkan, sebelum melancarkan aksinya, pelaku dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berpelat nomor S 5537 E masuk ke Dusun Grojogan, Desa Kalang, Kecamatan Pitu. Ia pun menawarkan alat kompresor cuci mobil.

Lalu, pelaku masuk ke dalam masjid Baiturahman dan melihat sebuah kotak amal. Dirasa situasi mendukung, pelaku membuka gembok kotak amal dengan menggunakan anak kunci palsu yang memang sudah ia bawa. Pelaku mengambil uang di dalam kotak amal dan dimasukkan ke dalam tas warna hitam.

Ulahnya dipergoki pengurus masjid. Setelah itu, pengurus masjid menghubungi polisi dan selang beberapa saat pelaku diamankan di Polsek Pitu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah milik pelaku, sebuah tas warna hitam, sebuah kotak amal, satu buah gembok, tiga buah anak kunci, sepuluh  buah anak kunci milik pelaku, serta uang tunai sebesar Rp 442.500.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku terus terang bahwa melakukan perbuatan tersebut adalah dengan cara membuka gembok kotak amal dengan menggunakan kunci palsu yang dibawanya. Atas pebuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP. (ant/n.dian/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »