Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Warga Ngawi Ditemukan Tewas Dalam Sumur

by : On Desember 27, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

gambar internet ilustrasi
Ngawi, Pewarta - Suasana Dusun Tejo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi tiba-tiba gempar, Kamis (27/12/2018) sore. Seneng Setiono, warga desa setempat, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sawah.
Informasi dari kepolisian menyebutkan, laki-laki berusia 65 tahun itu turun ke dalam sumur dengan kedalaman 6 meter tersebut untuk menaikkan mesin pompa air yang digunakan untuk mengairi sawah.
Tetapi setelah masuk ke dalam sumur, korban tak kunjung keluar. Selang beberapa saat kemudian, Darmanto rekan korban, melihat ke dalam sumur.
Ia terkejut menyaksikan korban sudah dalam posisi terduduk dan tidak bergerak.
Meski sudah dipanggil-panggil berulang kali, korban tetap tak bergeming. Akhirnya, Darmanto meminta bantuan teman bernama Slamet Riyadi untuk menolong. "Namun, setelah masuk ke dalam sumur baru sekitar kedalaman 1 meter, saksi mencium bau gas monoksida," kata Kapolsek Geneng AKP Munaji.
Kedua rekan korban akhirnya kembali naik ke atas dan mengabarkan peristiwa ini kepada warga lain yang ditindaklanjuti dengan melapor ke Polsek Geneng.
Aparat yang datang ke lokasi kejadian segera melakukan evakuasi jasad korban yang masih berada di dalam sumur. Proses evakuasi korban melibatkan gabungan polisi, BPBD, SAR Sikatan dan SAR Ranger.

"Tidak ada tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal karena menghirup gas karbon monoksida dan mengalami Hipotermi," terang AKP Munaji. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »