Diberdayakan oleh Blogger.

$hide=mobile

close
close
Iklan Pemilu 2019 Jujur dan Adil Kebas Kecurangan

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tak Kunjung Cair, DD Termin Tiga Dikeluhkan

by : On Desember 08, 2018



Magetan, Pewarta - Sebagian kepala desa di Kabupaten Magetan, mengeluhkan pencairan dana desa (DD) tahap tiga yang belum turun. Sehingga, mengakibatkan proses pembangunan yang tengah berjalan jadi terhambat.

Salah satu Kepala Desa di kecamatan Parang mengatakan keterlambatan pencairan dana desa sudah sering terjadi. Bahkan bisa disebut sudah menjadi budaya.

Dia mengatakan, dana desa cair tergantung dari cepat atau tidaknya desa melaporkan pertanggungjawaban dan mengajukan permohonan pencairan dana desa tahap berikutnya." ujarnya

Dia khawatir ketika anggaran cair maka realisasi pembangunan terhambat, karena faktor cuaca yang sudah memasuki musim hujan.

Infrastruktur fisik tentu mengandalkan cuaca panas misalnya pengaspalan, pembangunan drainase, sampai rehabilitasi dan pembangunan lainnya. Pemdes juga harus menyusun laporan dan lain sebagainya." imbuhnya
Menanggapi hal tersebut Kepala Permas Kabupaten Magetan Yuli Iswahyudi menjelaskan, proses DD, ADD dan bagi hasil terlambat karena proses dari pusat terlambat, kedua pejabat baru BPPKAD, sehingga perlu adanya penataan baru terkait kuitansi dan yang berhak menanda tanganinya, serta administrasi tidak saja desa, juga melibatkan camat, dinas PMD,  BPPKAD dan bank jatim baru bisa tranfer ke desa” jelasnya

Saat ini, lanjutnya, semua dokumen sudah dikirim ke Dinas PMD diteruskan ke BPPKAD semoga secepatnya dicairkan." tutupnya. (mar)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »