Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Satu Tersangka Spesialis Pembobol Sekolahan Dibekuk Polisi

by : On Desember 12, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta - KH (45), warga Jakarta digelandang aparat Polres Madiun. Satu diantara lima orang anggota komplotan spesialis pencurian komputer sekolahan ini berhasil ditangkap dalam operasi gabungan Polres Madiun, Ponorogo dan Trenggalek.
Komplotan kriminal tersebut diringkus saat melintas di jembatan Laren, Kabupaten Lamongan pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 04.00 pagi, setelah beraksi mencuri komputer di SMPN 1 Laren.
"Tersangka yang berhasil ditangkap jumlahnya lima orang. Dua orang diperiksa di Polres Trenggalek, dua lagi di Polres Ponorogo, dan satu di Polres Madiun," kata Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono saat press release di Mapolres Madiun, Rabu (12/12/2018) siang.
Kapolres Madiun menjelaskan, kelima tersangka melakukan aksinya di beberapa daerah di Jawa Timur. Yakni di Ponorogo, Trenggalek, Madiun, Nganjuk, Jombang dan Lamongan.
"Sasarannya rata-rata SMP yang sudah dipetakan terlebih dahulu. Para tersangka mengambil mini PC komputer," katanya.
Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono saat press release di Mapolres Madiun, Rabu (12/12/2018)
Di Madiun, tersangka mengambil komputer di SMPN 2 Gemarang, tanggal 9 Oktober dini hari yang baru diketahui pagi hari oleh penjaga sekolah karena pintu rusak dan sebagian barang-barang hilang diambil pelaku.
"Barang bukti komputer yang diamankan ini semuanya dari TKP di Madiun (SMPN 2 Gemarang.red), sementara ada 22 buah yang sudah dijual ke Jakarta Utara, satu unit dijual Rp 800 ribu," terang Ruruh.
Kepada petugas tersangka Khoirul mengaku mencuri komputer karena barangnya tidak terlalu besar jadi lebih mudah dibawa dan dijual. Sedangkan sasaran SMPN 2 Gemarang dipilih karena jauh dari kota, jadi lebih leluasa dan lebih aman.
"Tahu lokasi dari lihat map lewat HP," kata Khoirul yang mengaku bekerja sebagai buruh harian lepas ini.
Khoirul berdalih jika aksi nekatnya ini dilatarbelakangi kesulitan ekonomi. Pasalnya, rumahnya kebakaran pada sekitar Agustus 2018 lalu.
"Kesulitan ekonomi karena rumah saya kebakaran Agustus 2018 kemarin," kilahnya.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka beserta sejumlah barang bukti berupa komputer, mini PC, dan CPU serta sejumlah peralatan yang digunakan dalam melancarkan aksinya diamankan di Polres Madiun.

Tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 9 tahun penjara. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »