Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Sabet Juara Pertama Pidato, SMPN 1 Kwadungan Wakili Kabupaten Ngawi ke Tingkat Provinsi

by : On Desember 02, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ngawi, Pewarta - Meski mengaku sempat gugup karena disaksikan banyak orang, namun Bahtiar Mustofa Al-Barkhan berhasil berpidato tentang gerakan anti korupsi dengan baik.

Bahkan, siswa kelas 9A SMPN 1 Kwadungan ini keluar sebagai juara pertama pada lomba pidato yang digelar di pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi memperingati Hari Anti Korupsi, Selasa (27/11/2018) lalu.

"Terimakasih kepada guru-guru, yang telah membantu saya, tanpa bantuan bapak dan ibu guru semuanya saya tidak mungkin bisa juara," ujar Bahtiar.

Putra pasangan Subkhan dan Sri Mulyani itu berhasil menyisihkan puluhan peserta lain dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Ngawi.
Pada lomba tersebut, Bahtiar berpidato tentang bagaimana menumbuhkan semangat pemuda-pemudi untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Sempat gugup karena lawannya berat, semuanya pintar-pintar dari 22 sekolah se-Ngawi," kata Bahtiar.

Menurutnya, hal tersebut bisa diimplementasikan di lingkungan sehari-hari. Dimulai dari diri sendiri. Diawali dari hal kecil seperti berperilaku jujur dalam segala hal dan tidak berbohong.

"Misalnya di sekolah, bisa dimulai dengan tidak berbohong karena kebohongan merupakan awal dari tindakan korupsi," terangnya.

Atas prestasi tersebut, Bahtiar didapuk mewakili Ngawi di tingkat Provinsi. Ia akan berkompetisi dengan pelajar dari seluruh Jawa Timur pada ajang perlombaan yang sama yang rencananya akan digelar di Surabaya pada 10 Desember mendatang.

"Sekarang sudah mulai berlatih terus sebagai persiapan untuk berlomba di Surabaya, harapan kedepan bisa jadi juara di Jawa Timur dan selanjutnya di tingkat yang lebih tinggi lagi," ungkapnya.

Rubiyanto, guru pembina Bahtiar mengatakan, persiapan anak didiknya dalam mengikuti lomba tersebut sebenarnya bisa dikatakan cukup singkat.

Guru yang sehari-hari mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia ini mengaku, dalam mempersiapkan segala hal seperti materi pidato, mental, teknik berpidato dan lain-lain dirinya juga didampingi guru pembina lain yakni Titik Handayani yang juga  guru Bahasa Indonesia di SMPN 1 Kwadungan.

"Persiapan hanya tiga hari, karena informasinya agak mendadak. Bahan teks pidato cari dari internet dan buku, kemudian dipadukan. Latihan yang lain yakni teknik berpidato seperti ekspresi, intonasi, dan isi pidato. Sekaligus diukur waktunya, karena waktu yang disediakan panitia terbatas," ungkap Rubiyanto.

Terkait persiapan ke Surabaya, Rubiyanto mengaku akan melakukan beberapa evaluasi. Sisi yang kurang akan ditambah, dan yang perlu perbaikan akan diperbaiki. Karena ada beberapa bagian yang agak terlalu cepat intonasinya.

"Itu akan kita latih ulang diluar jam pelajaran agar tidak mengganggu pembelajaran bagi Bahtiar," ujarnya.

Sementara, Kepala SMPN 1 Kwadungan, Suharti merasa bersyukur, senang dan bangga memiliki siswa yang berprestasi lebih, meskipun sekolah di pinggiran.

"Karena prestasi tidak hanya nilai akademik, tetapi juga non akademik," kata Suharti.

Dia menambahkan, sifat anti korupsi juga ditanamkan kepada siswa yang lain. Caranya, disisipkan lewat pembelajaran.

"Riilnya, seperti ketika jajan di kantin sekolah. Ketika makan empat ya bilangnya empat," ungkapnya.

Dijelaskan, demi menggapai prestasi, pihaknya sangat mendukung dengan memberi support, semangat dan bimbingan serta fasilitas yang memungkinkan dan yang diperlukan bagi anak didik. Seperti internet dan buku-buku referensi yang tersedia di perpustakaan.


"Semoga anak didik kami ketika di sekolah sukses, lulus dari sini menuju sekolah yang lebih tinggi juga sukses dan mudah karena memiliki nilai plus kelebihan, dan ketika masuk dunia kerja juga sukses," harapnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »