Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Naik Status, Dua Tersangka Korupsi Dana Sampah Dilimpahkan Ke Penuntut Umum

by : On Desember 10, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun membeberkan perkembangan kasus korupsi dana sampah yang menyeret dua oknum pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yakni Bambang Brasianto dan Priyono Susilohadi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Madiun, Bayu Novriandinata menyampaikan, saat ini kasus tersebut (korupsi dana sampah DLH.red) naik status. Pihaknya sudah melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada tim penuntut umum.

"Hari ini (Senin.red), tersangka dan barang bukti dilimpahkan dari tim penyidik kepada tim penuntut umum," kata Kasi Pidsus Bayu Novriandinata, Senin (10/12/2018).

Bayu menambahkan, dengan pelimpahan tersangka beserta barang bukti kepada tim penuntut umum, selanjutnya dalam beberapa hari kedepan perkara ini akan dilimpahkan ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Surabaya.

Dijelaskan Bayu, barang bukti yang diamankan yakni berkas-berkas, dokumen serta sejumlah uang titipan yang disita untuk pengembalian kerugian negara sebesar Rp 450 juta.

"Kerugian negara terakhir dihitung auditor sebesar Rp 418 juta lebih. Ada potensi penahanan tapi belum tahu, belum turun perintah dari pimpinan karena prosesnya sedang berjalan," pungkas Bayu. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »