Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim Himbau Waspada Gelombang Laut Pacitan

by : On Desember 24, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ilustrasi
Pacitan, Pewarta - Dimusim hujan yang menghawatirkan lautpun menjadi perhatian dan kewaspadaan, Gelombang pasang dan awan hitam masih akan berlangsung sampai 25 Desember, besok.

Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim, Ninik Sulistyorini mengatakan, kondisi pasang air laut di perairan Selatan Jawa akan mencapai titik 2,2 meter. Hal ini berlangsung sejak tanggal 23 hingga 25 Desember.

"Kondisi ini akan terjadi pada rentang waktu antara pukul 20.55 hingga 23.01 WIB," ujarnya  Senin (24/12). 

Selain itu, fenomena kemunculan awan gelap (cumulonimbus) pada tanggal 23-24 Desember, diprediksi dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang. 

"Tinggi gelombang rata-rata di antara 2.125-2.50 meter dengan kecepatan angin 7-9.58 Knot," beber yang dioanggil akrab sulis

Karena itu, ia mengimbau para nahkoda kapal perikanan agar waspada dan mengedepankan keselamatan operasional kapal perikanan

"Apabila tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan operasi penangkapan (setting/hauling) lebih baik tidak melaut dan kembali ke pelabuhan pangkalan. Kepada masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan akan lingkungan meluapnya air laut (pasang/rob) akibat kondisi cuaca atau fenomena alam dimaksud, khususnya pada tanggal dan jam sebagaimana terprediksi," pesannya (rjh)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »