Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kabupaten Madiun, Penderita DBD Capai Ratusan Orang

by : On Desember 21, 2018

Madiun, Pewarta - Selain Eka Sulastri, perempuan 23 tahun warga Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, ternyata masih ada beberapa warga desa setempat yang mengidap penyakit mematikan itu.

Selain Eka, ada tujuh orang penderita DBD di Desa Luworo. Satu di antaranya adalah adik Eka yang tinggal serumah. Setelah dirawat di rumah sakit selama lima hari, ia diperbolehkan pulang pada Senin (17/12/2018) kemarin.

Sementara, penderita DBD yang lain masih harus dirawat di rumah sakit di wilayah Kabupaten Madiun dan Ngawi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo mengatakan, saat ini jumlah penderita DBD di Kabupaten Madiun sebanyak 111 orang. Data itu tercatat sejak Januari hingga Senin, 17 Desember 2018. Mereka bertempat tinggal di wilayah 15 kecamatan.

"Yang paling banyak di Kecamatan Jiwan dan Wungu. Kalau yang lain rata-rata hanya satu atau dua saja,’’ ujarnya.

Jumlah penderita hingga pertengahan Desember ini lebih banyak dibandingkan dengan kasus pada 2017. Setahun lalu, Dinas Kesehatan hanya mencatat 87 penderita. Satu di antaranya meninggal.

"Untuk jumlah kasus memang ada peningkatan tapi tidak masuk KLB (kejadian luar biasa)," kata Agung. (N_Dian/ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »