Diberdayakan oleh Blogger.

$hide=mobile

close
close
Iklan Pemilu 2019 Jujur dan Adil Kebas Kecurangan

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Jelang Liburan, PT. KAI Cek Kesiapan DAOP 7

by : On Desember 13, 2018

Dirut PT KAI, Edi Sukmoro memberikan keterangan kepada awak media
Madiun, Pewarta - Jajaran direksi dan komisaris PT KAI mengecek kesiapan DAOP 7 dalam menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Para petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tiba di stasiun Madiun, Kamis (13/12/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pengecekan jalur KA dibagi dua tim yakni di jalur utara dan jalur selatan. Tak hanya menginspeksi jalur kereta, beberapa fasilitas lain seperti posko kesehatan dan toilet juga tak luput dari pemeriksaan. Pun, petinggi PT KAI juga sempat berdialog dengan para penumpang yang menunggu kedatangan kereta api di stasiun Madiun.
"Pos kesehatan harus standby. Karena penumpang membeludak bisa jadi pusing atau gangguan, kita harus tangani. Toilet juga sudah baik, ini harus dijaga," kata Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro, Kamis (13/12/2018).
Dirut PT KAI Edi Sukmoro (tengah) berdialog dengan penumpang di stasiun Madiun, Kamis (13/12/2018)
 Edi menjelaskan, operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini digelar selama 18 hari mulai 20 Desember sampai 6 Januari 2019 mendatang. Karena itu, petugas diinstruksikan untuk selalu ada di kantor di stasiun lintas. Sekaligus memberi informasi kepada kru PT KAI untuk siap memberi pelayanan kepada para penumpang di waktu mereka ingin pulang kampung atau balik ke kota.
"Kami melihat kesiapan stasiun-stasiun satu persatu, termasuk mengidentifikasi titik-titik rawan yang memungkinkan harus dijaga dengan ketat, karena arus kereta api yang melintas nanti lebih banyak dibanding hari biasanya. Penumpang harus dilayani dengan baik, bukan kita yang dilayani," ungkap Edi.
Edi membeberkan, dari pantauannya ada beberapa titik rawan di DAOP 7 yang dibagi menjadi dua macam yakni rawan faktor alam dan non alam. Titik rawan alam seperti longsor, ambles dan banjir. Sedangkan rawan non alam seperti perlintasan dan pelemparan.
"Yang terlihat tadi banjir, nah ini yang akan kita jaga dengan ketat supaya kereta jalan dengan baik karena kita angkut orang-orang yang ingin perjalanan dengan aman," ujarnya.
Terkait double track, Edi mengatakan belum bisa digunakan untuk liburan Nataru ini. Namun, dia memastikan angkutan seperti biasa tetap bisa dilakukan.
"Ada satu KA tambahan yang berangkat dari Daop 7, kalau yang lewat ada 10 KA," pungkasnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »