Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tekan Pungli, Polres Madiun Luncurkan Pecel

by : On November 30, 2018

Madiun, Pewarta - Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Polres Madiun meluncurkan inovasi baru bernama Pembayaran Cara Elektronik yang disingkat Pecel Madiun. Inovasi ini resmi di-lounching pada Jum'at (30/11/2018).

Dihadiri jajaran Forpimda Kabupaten Madiun, Pinca BRI Madiun Budi Santoso, Manajer Brand Telkomsel Madiun Tommy Lucianto, Pimpinan Gopay (bagian aplikasi Gojek) Adhitya Atmaja, Dandim 0803, Sekda Madiun, serta dari Lanud Iswahyudi dan ketua MUI Kabupaten Madiun.

Wakapolres Madiun Kompol Rentrix Riyaldi Yusuf mewakili Kapolres mengatakan, Pecel Madiun merupakan kebanggaan dan motivasi bagi Polres Madiun untuk terus bekerja dan berkarya demi pelayanan kepada masyarakat Madiun.

"Brem Kamtibmas sebagai Top 99 pelayanan publik terbaik akan terus berbenah untuk meningkatkan kinerja serta menghindari penyimpangan seperti KKN, dibuktikan dengan inovasi layanan yang cepat mudah dan transparan," kata Wakapolres.

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolih menjelaskan, inovasi Pecel Madiun merupakan moderenisasi dari Promoter sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan meminimalisir pertemuan antara petugas dengan masyarakat sehingga menekan terjadinya praktek pungutan liar (pungli).

Dalam hal ini, Polres Madiun menggandeng tiga instansi yakni BRI, Telkomsel, dan Go-Pay dari PT Dompet Anak Bangsa. Ketiganya berperan sebagai pihak yang menyediakan fasilitas pembayaran non tunai.

"Dinamakan Pecel Madiun supaya lebih akrab. Jadi nanti masyarakat bisa memilih menggunakan Brizzi dari BRI, T-Cash dari Telkomsel atau sistem scan barcode," kata Kasat Lantas.

Saat ini, lanjut Kasat Lantas, yang bisa dilayani di Polres Madiun dengan inovasi Pecel adalah layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Sementara pelayanan Bukti Pelanggaran (Tilang) sudah menggunakan sistem E-Tilang yang juga berbasis elektronik.

AKP Imam Mustolih menambahkan, tujuan pelayanan dengan inovasi Pecel Madiun ini adalah meminimalisir pertemuan antara petugas dengan masyarakat. Serta memberikan kenyamanan untuk lebih cepat tepat dan nyaman.

"Masyarakat disediakan kartu disana (loket pelayanan.red), ada Brizzi yang penting punya rekening BRI, kalau tidak begitu bisa dari saldo pulsa tinggal download aplikasi T-cash, dan ada cashback juga dari vendor," terangnya.

Sementara, Andika Dwi Cahyanto warga jalan Setia Budi, kota Madiun mengaku terbantu dengan inovasi Pecel Madiun. Karena selain cepat, mudah dan aman, juga ada cashback-nya.

"Ini saya perpanjangan SIM, biayanya Rp 75 ribu, tapi dengan layanan ini (Pecel Madiun.red) dapat cashback jadi tinggal bayar Rp 60 ribuan saja," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sherly Mutiara Dewi warga Manguharjo Kota madiun. Ia mengaku pembayaran sistem elektronik justru lebih mudah dan keamanannya lebih terjamin. Menurut remaja 17 tahun ini, sekarang banyak uang palsu dan kejahatan dimana-dimana. Hal itu terkadang membuatnya lebih nyaman tidak membawa uang cash.


"Saya bikin SIM baru, dapat potongan 10 ribu, jadi bayarnya hanya Rp 100 ribu, sejauh ini lancar nggak ada error," pungkasnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »