Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kentrung Edukasi Sebagai Sarana Literasi Siswa

by : On November 19, 2018

Siswa-siswi SDN Manguharjo 1 Kota Madiun berfoto bersama Wawali Madiun terpilih Inda Raya usai pertunjukan Kentrung Edukasi
Madiun, Pewarta - Pentas Kentrung Edukasi Esmasa (SDN Mangunharjo 1 kota Madiun yang digelar Sabtu (16/11/2018) mendapat apresiasi dari Wakil Walikota (Wawali) Madiun terpilih Inda Raya Ayu Miko Saputri.
Wawali yang akan mendampingi Walikota Madiun terpilih Maidi ini mengaku, begitu dihubungi panitia dirinya langsung dengan antusias mengiyakan untuk hadir pada pertunjukan tersebut.
"Saya pribadi akan selalu support untuk kegiatan seperti ini, berusaha jadi bagian dari support system hingga bisa mewujudkan karakter anak yang SIKAP (Sholeh/sholeha-Integritas-Kreatif-Aktif-Produktif)," ujarnya.
Wawali yang akan dilantik pada 2019 mendatang ini mengaku bangga sekaligus bahagia luar biasa menyaksikan pentas kentrung edukasi arahan Santoso atau yang akrab disapa Akung Bondhet tersebut.
Menurut Inda, kepala SDN Manguharjo 1 kota Madiun Hery Darto benar-benar visioner. Dengan memberikan yang terbaik untuk sekolah. Murid yang berani, kreatif, percaya diri seperti mereka terbentuk dari support orang tua, guru dan pemerintah.
"Satu kata untuk merangkum acara ini, Amazing," ungkap Inda Raya.
Ditambahkan, tugas orang tua bukan menyiapkan masa depan anak, tetapi menyiapkan anak-anak ntuk menghadapi masa depan.
"Saya pribadi punya keinginan kota Madiun punya gedung kesenian, biar nanti pementasan kesenian bisa dipentaskan dengan lebih layak," pungkas Wawali.
Pentas Kentrung tersebut dimainkan oleh 27 siswa-siswi kelas 3 sampai 6. Membawakan kisah kepahlawanan Sentot Prawirodirjo.
Kentrung Edukasi ini sudah tiga kali diadakan.
Tujuanya sebagai media literasi siswa dengan metode pendekatan budaya agar anak terbiasa berliterasi. Sebelum dipentaskan, mereka latihan selama dua pekan.
Selain Inda Raya, hadir pula Harry Tjahyono budayawan nasional sekaligus penulis naskah Si Doel Anak Sekolahan. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »