Diberdayakan oleh Blogger.

$hide=mobile

close
close
Iklan Pemilu 2019 Jujur dan Adil Kebas Kecurangan

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kapolsek Krembangan, Berita Penculikan Anak di Tambak Asri itu Hoax hanya salah Paham saja"

by : On November 02, 2018

Surabaya www.pewartamadiun.net Sabtu (3/11/2018) Untuk memperjelas kejadian isu Provokatif penculikan anak di daerah Tambak Asri Surabaya, Polsek Krembangan Polres Pelabuhan Tg Perak menindak lanjuti hal tersebut hingga tuntas. jum’at (2/11/2018). Pukul 20.00 Wib.

Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami SH bersama reskrim dan beberapa anggota menemui perwakilan warga RW 06 Tambak Asri Kel Moro Krembangan Kec. Krembangan.

Dalam pertemuan itu hadir Perwakilan Keluarga Kholisatul Khoadah yang diduga melakukan penculikan pada pagi hari jum’at kemarin sehingga diteriaki Penculik oleh orang tua Aisa 3 Th.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kejadian salah Paham di RW 06 Surabaya yang menuduh kholisatul Khoidah (29) tahun sebagai penculik, sehingga perlu dicarikan Solusinya sehingga warga tidak resah .

Berdasar informasi yang didapat dari keluarganya, Kapolsek Krembangan Kompol Esti memberikan penjelasan,

“Bahwa benar Kholisatul Khoadah telah mengalami gangguan jiwa sejak Th.2010 dengan menunjukan surat keterangan dari Puskesmas dan dari Lurah setempat serta Kartu Keluarga,” ujar Kompol Esti.

Mengapa Kholisatul Khoadah yang mengalami gangguan jiwa sampai berada di surabaya dan bikin geger warga Tambak Asri, Esti melanjutkan,

“Dia lepas dari penjagaan orang tuanya pada waktu setelah sholat Subuh dengan membawa sepeda angin meninggalkan Rumah tanpa Pamit. orantuanya sendiri baru tahu kalau anaknya berada di Surabaya setelah di hubungi pihak Polsek Krembangan,” terangnya.

Keluarga telah berusaha mencari dan mendapati sepeda angin yang digunakan Kholisatul khoadah di letakan di Pasar,

Menurut keterangan bukti surat yang dibawa keluarga yang diduga pelaku penculikan, disitu disebutkan bahwa Khoidah memang mengalami Gangguan Jiwa sudak lama,

Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, Sekali lagi Kompol Esti juga menghimbau, agar Masyarakat tidak mudah terprovokasi adanya berita Hoax penculikan anak untuk diambil organnya, bilamana mendapati orang yang berlaku mencurigakan maka sebaiknya ,

” segera Hubungi Polsek dan jangan langsung berpersepsi (pendapat sendiri) kalau itu pelaku penculikan, serahkan proses penyelidikannya benar atau tidaknya pada Kepolisian.” tegasnya.

Warga masyarakat dapat meneruskan informasi ini bahwa di Tambak Asri tidak ada penculikan namun merupakan salah paham akibat berpersepsi sendiri tanpa bukti yg cukup. (eks)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »