Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Diduga Tetangga Sendiri, Warga Ngawi Tewas Dibacok

by : On November 19, 2018

Polisi melakukan olah TKP
Ngawi, Pewarta - Sutarno (40) Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sendiri, Senin (19/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia diduga telah dianiaya dengan cara dibacok oleh KM seorang pria tua berusia 60 tahun, tetangga korban yang rumahnya hanya berjarak tidak kurang dari 10 meter.
Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dengan luka leher bagian belakang terlihat nyaris putus.
“Tahu-tahu keponakan saya yang namanya Nuning itu teriak minta tolong sambil lari. Setelah saya kejar dia bilang suruh lihat kondisi korban itu,” terang Agus tetangga korban.
Begitu dicek dilokasi, korban sudah menggelepar bersimbah darah di rumah bagian belakang. Namun, KM masih ada di lokasi kejadian sambil membawa sabit.
Karena takut, ia lari memanggil tetangga lain yang diteruskan ke aparat kepolisian. KM baru ditangkap setelah petugas kepolisian datang ke lokasi.
Menurut Agus, KM mengalami sakit jiwa dan sering kambuh. Ketika penyakitnya itu kambuh KM seringkali mengamuk dan menganiaya tetangga dekatnya. Bahkan kejadian yang menimpa korban ini sudah yang ketiga kalinya.
“Setahu saya antara korban dan KM sebelumnya baik-baik saja. Hanya saja ketika kambuh dia (terlapor.red) sering mengamuk,” jelasnya.
Kapolsek Pitu Iptu Subandi bersama anggota dan tim identifikasi Polres Ngawi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sebilah sabit yang diduga digunakan untuk membacok korban.
“Kita melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi yang ada. Korban mengalami luka dibagian tengkuk atau leher bagian belakang dengan luka terbuka,” kata Iptu Subandi.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi untuk divisum. Sedangkan terduga pelaku diamankan polisi guna proses hukum lebih lanjut.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Najib mengatakan, kasus ini sementara ditangani Polsek Pitu. Terkait kondisi kejiwaan pelaku, Indra menyebutkan hal itu masih menunggu hasil pemeriksaan di rumah sakit.
"Sementara masih ditangani Polsek Pitu, korban dan pelaku dibawa ke rumah sakit, untuk gangguan jiwa atau tidak menunggu hasil pemeriksaan di rumah sakit," terangnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »