Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Cangkruan, Kapolres Madiun Ajak Wartawan Perangi Hoax

by : On November 19, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Kapolres Madiun dan jajarannya berfoto bareng seluruh jurnalis Madiun
Madiun, Pewarta - Untuk menciptakan situasi aman, damai dan kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019 di wilayah Kabupaten Madiun, Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengajak segenap elemen untuk menolak penyebaran berita bohong atau hoax.
Hal itu disampaikan Kapolres didepan para awak media saat acara Cangkrukan Kapolres Madiun bersama Awak Media di Red Bricks cafe, Madiun (19/11/2018) malam.
"Sesuai dengan program Pak Kapolri yakni manajemen media. Suasana panas atau dingin hanya rekan-rekan media yang bisa mem-filter," ungkap AKBP Ruruh.
Dia berharap, menjelang momentum tahun politik, media berperan aktif dalam menangkal penyebaran kabar bohong atau hoax yang bisa mengganggu situasi Kamtibmas terutama di wilayah Kabupaten Madiun.
"Berita hoax, hate speach, isu sara apabila dibiarkan dapat menimbulkan hal negatif dalam masyarakat. Akan menimbulkan kemarahan, permusuhan serta keresahan bahkan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan," ungkap Ruruh.
Dalam kesempatan tersebut, polisi kelahiran Ngawi ini juga memberikan cinderamata berupa jaket anti hoax kepada awak media.
"Jika ada berita negatif tolong konfirmasi saya agar cepat kita tangani. Agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Dan kerjasama yang telah lama terjalin dengan Kapolres sebelumnya mari kita teruskan," pungkasnya.
Sementara, Arif jurnalis RCTI yang mewakili awak media se-Kabupaten Madiun mengaku mengapresiasi acara cangkrukan ini. Pun, acara seperti ini sudah mentradisi di Polres Madiun utamanya pada setiap pergantian Kapolres.
"Terkait tema, saya yakin teman-teman jurnalis Madiun kredibel, meski dengan atitude dan gaya yang berbeda tetapi tetap berimbang, anti hoax dan anti hate speach, membangun dan bersinergi untuk menjadikan Madiun yang lebih baik," tutupnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »