Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tim DVI Polda Jatim Ambil Sampel DNA, Keluarga Alfiani Korban Lion JT - 610

by : On Oktober 30, 2018


drg. Yurika Artanti dari tim DVI Polda Jatim memberikan keterangan pers didampingi Kapolsek Kebonsari AKP Sumarji

Madiun, Pewarta - Tim DVI Bidokes Polda Jatim mendatangi rumah keluarga Alfiani Hidayatul Solikah yang terletak di RT 14 RW 07, Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (30/10/2018) siang.

Alfiani merupakan salah seorang pramugari pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018).

drg. Yurika Artanti dari Bidokes DVI Polda Jatim mengatakan, tim mengambil sampel DNA dari keluarga korban atas nama Alfiani. Sampel tersebut nantinya akan dikirim ke Pusdokes untuk dicocokkan dengan data yang didapat dari posko di Jakarta.

Tim DVI Polda Jatim ambil sampel darah keluarga Alfiani
Selain itu, juga diambil data antemortem untuk disinkronkan dengan data yang sudah diterima. Karena dari pihak keluarga juga sudah ada yang membawa data antemortem ke Jakarta.

"Kita ambil sampel darah dari orang tua, dan menanyakan properti apa saja yang digunakan, seperti cincin. Karena properti itu termasuk data sekunder, sedangkan DNA itu data primer," pungkas drg. Yurika Artanti.

Terpisah, Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya mengatakan, pada prinsipnya Polri akan membantu proses identifikasi korban. Tim DVI mengambil sampel DNA keluarga dan bukti lain untuk keperluan identifikasi.

"Sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut, keluarga dihimbau tetap tabah, kuat dan menerima apapun yang terjadi dan terus berdo'a," ungkapnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »