Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Minim Penerangan, Proyek Jalur Pacitan - Ponorogo Membahayakan Pengguna Jalan

by : On Oktober 14, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Lokasi Proyek jalur Pacitan - Ponorogo
Pacitan, Pewarta - Jalur Pacitan-Ponorogo, tepatnya di sejumlah titik antara Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Arjosari hingga Kecamatan Tegalombo dikeluhkan sejumlah pengendara. Hal itu lantaran banyaknya proyek perbaikan jalan dan pengaman tebing yang tidak sepenuhnya terpasang rambu.

Selain itu, banyak material berupa pasir dan batu tercecer di bahu dan badan jalan. Kondisi tersebut tentu sangat membahayakan para pengguna jalan. Terlebih saat malam hari, sebab tidak adanya penerangan di sekitar lokasi proyek serta minimnya rambu peringatan.

Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan UPT Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ) Dinas PU dan Binamarga Pemprov Jatim Wilayah Pacitan, Budi Hari Santoso, membenarkan masih minimnya rambu peringatan di sejumlah lokasi proyek perbaikan, peningkatan, bencana alam maupun pemeliharaan jalan.

"Di sepanjang jalur Pacitan-Ponorogo memang ada tiga kuasa pengguna anggaran (KPA) yang berbeda. Untuk kegiatan peningkatan, perbaikan jalan, serta bencana alam, KPA ada di Pemprov Jatim. Sedangkan untuk kegiatan pemeliharaan KPA memang ada di kami (UPT)," katanya, Minggu (14/10).

Budi tidak menampik bila lokasi proyek memang tersebar secara sporadis sehingga materialnya kurang bersih dan rambu peringatan masih minim. "Khususnya yang kegiatan pemeliharaan, rambu peringatan maupun kebersihan material sangat kami perhatikan. Namun yang kegiatan lain, memang belum seluruhnya terpasang rambu, serta banyaknya material yang berserakan di jalan," beber Budi.

Terkait persoalan itu, pihaknya akan membantu melakukan koordinasi dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) masing-masing kegiatan agar memberikan masukan ke pihak pelaksana. "Akan kami koordinasikan dengan masing-masing PPK," janjinya (rjh)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »