Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Gempar ! Sosok Mayat Ditemukan di Belakang Warung Soto

by : On Oktober 28, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Jenazah korban saat diperiksa di Puskesmas Teguhan
Ngawi, Pewarta - Suasana dusun Kerten, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi gempar pada Sabtu malam (27/10/2018). SW, seorang warga setempat ditemukan meninggal dunia di parit belakang warung soto Pasar Kerten.

Keterangan dari Polsek Paron, sebelum ditemukan, korban sempat pamitan kepada Suparti, temannya sesama penjual soto Madura di Pasar Kerten bahwa dirinya hendak buang air besar di parit belakang warung soto tersebut.

Namun, setelah 30 menit berlalu korban tak kunjung kembali. Setelah dicek, korban sudah dalam keadaan terlentang di parit.

"Kemudian saksi meminta tolong warga dan dilakukan pertolongan pertama dan diketahui masih ada denyut nadinya, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kerten," kata Kapolsek Paron, AKP Widodo.

Takdir berkata lain. Setelah dilakukan tindakan medis korban menghembuskan nafas terakhir.

"Tidak ditemukan unsur penganiayaan. Penyebab kematian korban diduga karena serangan jantung. Ia (korban.red) sering berobat di Puskesmas dengan keluhan sesak dada dan tensi tinggi," pungkasnya.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU desa setempat. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »