Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Warga Bukur Ambil Bantuan Pangan Non Tunai

by : On Agustus 30, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta - Sebanyak 95 orang warga penerima bantuan pangan non tunai berbondong-bondong mendatangi toko Bintang milik Gunawi yang terletak di RT 13 RW 4 Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun pada Kamis (30/8/2018) pagi.

Warga mengambil jatah bantuan pangan non tunai untuk periode bulan Juli dan Agustus. Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa dua paket beras @10 kg dan telur @10 butir.

Kepala Desa Bukur, Ratna Detaria Diandari, SH., mengatakan bantuan ini merupakan program dari pemerintah yang menyasar kepada keluarga yang tidak terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

"Sebenarnya yang terdaftar sebagai penerima bantuan sejumlah 97 orang, jumlahnya berubah jadi 95 orang karena ada dua orang yang meninggal dunia," terang Ratna.
Ratna menjelaskan, pengambilan bantuan non tunai ini hanya bisa dilakukan di warung yang sudah memiliki EDC dari BNI, strategis dan tidak fiktif. Untuk Desa Bukur, hanya diperbolehkan satu E Warung, karena jumlah penerima bantuan ini dibawah 200.
Berbeda dengan proses pendataan, pengambilan bantuan bisa diwakilkan. Dengan catatan harus bisa menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan hafal nomor pin penerima. Bahkan, pengambilan bisa dilakukan sewaktu-waktu selama E warung masih buka.

"Nanti mulai bulan depan, penerima dipersilahkan untuk langsung datang ke toko Bintang untuk pengambilan pada tanggal 25 keatas setiap bulannya, tidak perlu menunggu petugas dari BNI dan tidak perlu menunggu undangan atau pemberitahuan dari desa," paparnya.

Ratna mengimbau, bantuan yang diterima agar dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Tidak boleh dijual. Karena beras dan telur berkualitas premium.

"Tidak boleh dijual, ini beras kualitas premium, harus dikonsumsi oleh penerima bantuan" tandasnya.

Juwariyah warga RT 14 mengaku senang dengan pemberian bantuan ini. Ia mengaku terbantu secara ekonomi. Seperti imbauan Kepala Desa Bukur, nenek 65 tahun ini mengaku tidak akan menjual bantuan yang telah ia terima.

"Ini mau saya konsumsi di rumah sama keluarga, tidak saya jual," ujarnya. (ant/red) 

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »