Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Ribuan Warga Saksikan Arak – arakan Ogoh – ogoh Keliling Komplek

by : On Maret 16, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Magetan, Pewarta - Sudah merupakan tradisi,hampir tiap tahun umat Hindu di keresidenan Madiun melaksanakan perayan Hari Raya Nyepi. Pada saat itu, tidak ada kesibukan aktivitas seperti biasa.

Umat Hindu akan melaksanakan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

Sehari sebelum pelaksanaan Nyepi dilangsungkan, melakukan arak-arakan ogoh – ogoh. Ya, boneka raksasa itu akan diarak keliling komplek lanud Iswahjudi.

Ketua Parisada Hindu  menjelaskan, ogoh-ogoh merepresentasikan bhutakala. "'Bhu' arti alam semesta dan waktu, sementara 'Kala' artinya yang tak terukur dan terbantahkan," ucapnya disela – sela acara, Jumat (16/3/2018) di Pura Lanud Iswahjudi di Maospati Kabupaten Magetan

Dalam perwujudannya, ogoh-ogoh merupakan boneka raksasa dengan bentuk yang besar dan menyeramkan. Ogo-ogoh akan diarak sehari sebelum Nyepi dilangsungkan atau sering disebut pada saat malam Pengerupukan.

Ribuan warga mulai dari anak- anak hingga orang tua, larut dalam kegembiraan mengarak ogoh – ogoh keliling.(yan)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »