Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Kades : "Empat Peserta Yang Lulus Tetap Akan Disahkan, Tidak Ada Mediasi Lagi"

by : On Maret 29, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Magetan, Pewarta – Kepala Desa Tegalarum Sukatno angkat bicara mengenai permasalahan hasil ujian staf pemerintahan desa yang diprotes peserta.

Dikonfirmasi via telepon pada Rabu (28/3) malam, Sukatno mengatakan empat peserta yang dinyatakan lulus seleksi tetap akan disahkan. Pasalnya, pada mediasi lanjutan yang sepakat dilaksanakan Rabu (28/3) siang, pihak peserta yang protes tidak hadir.

Padahal, lanjut dia, pihaknya bersama dengan Camat Bendo sudah menunggu di kantor desa sejak pukul 09.00 pagi. Tetapi, peserta yang mengajukan protes tidak kunjung hadir, hingga pukul 12.00 siang juga tidak ada yang datang.

"Jadi empat peserta yang lulus seleksi itu tetap akan disahkan, tinggal menunggu rekom camat, tidak ada mediasi selanjutnya," ujarnya.

Menurut Sukatno, pelaksanaan seleksi sudah berjalan dengan fair. Panitia tidak membuat kesalahan. Juga tidak ada main mata dengan empat peserta yang memperoleh nilai sempurna.

"Nggak ada kecurangan, nggak ada masalah kok, kalau masalah keberatan tentang nilai ujian mencapai 100, hal itu menurut saya wajar, bisa saja itu memang keberuntungan peserta tersebut," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan massa mendatangi kantor Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Selasa malam (27/3/2018) sekitar pukul 19.00 WIB. Massa merupakan para peserta yang tidak puas dengan hasil ujian staf pemerintahan Desa Tegalarum.

Edy Winarto, salah seorang peserta ujian mengatakan, dia dan peserta lain merasa tidak puas dengan hasil tes. Karena dirasa banyak kejanggalan.

Dia menjelaskan, peserta ujian sebanyak 31 orang. Dengan jumlah pertanyaan 150 soal. Saat penilaian, 3 orang dinyatakan lulus tes dapat nilai 100 sementara 1 orang lagi nilainya 90. Sedangkan peserta lain yang tidak lulus nilainya tidak lebih dari 50. Hal ini menurutnya adalah sebuah kejanggalan.

"Yang dipermasalahkan adalah ketidakpuasan terhadap peserta tes yang lulus dengan nilai 100. Karena secara logika susah diterima," kata Edy. (ant)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »