Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Bapak Bunuh Anak Di Temboro, Terancam Hukuman Seumur Hidup

by : On Maret 06, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Magetan, Pewarta – Polres Magetan menggelar Pers Release pembunuhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyebabkan korban meninggal dunia atau pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal.

Dihadapan aparat dan awak media, tersangka AK mengaku menyesal telah membunuh anak kandungnya berinisial MA (berita sebelumnya disebutkan inisial AA) yang terjadi Senin (5/3/2018).

Kapolres Magetan AKBP Muslimin menjelaskan sebelum kejadian tersebut pelaku sempat terlibat adu mulut dengan korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.

"Korban dipukul dengan palu beberapa kali di bagian muka dan menyebabkan korban meninggal dunia," ungkap Kapolres.

Dari hasil olah TKP, diamankan beberapa barang bukti diantaranya 1 buah palu yang ada bercak darah, 1 buah sarung kotak-kotak berlumuran darah, 1 buah bantal dan 1 guling yang juga berlumuran darah.

"Sampai saat ini tersangka masih ditahan di Rutan Polres Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dari pembunuhan tersebut," pungkasnya.

Tersangka dijerat pasal 44 ayat (3) UURI nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau 340 KUHP atau 338 KUHP atau 351 ayat (3) KUHP ancaman hukuman penjara selama-lamanya dua puluh tahun atau seumur hidup. (ant/sat)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »