Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Nyemplung Bengawan Solo, Jasad Warga Jateng Ditemukan di Ngawi

by : On Februari 27, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ngawi, Pewarta – Warga dusun Kerjo, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi digemparkan dengan kabar penemuan mayat di daerah aliran sungai bengawan Solo yang masuk wilayah desa setempat, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 11.30 WIB. 

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut adalah Slamet, warga dusun Karangasem, RT 02 RW 02, Desa Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah yang dilaporkan hanyut di aliran sungai bengawan Solo.

"Korban diduga hanyut tenggelam terbawa arus sungai bengawan Solo dari wilayah hukum Polsek Jebres dan ditemukan di TKP daerah aliran sungai bengawan Solo masuk Dusun Kerjo Desa Sidolaju, Widodaren," kata Kabag Humas Polres Ngawi AKP Eko Setyomartono.

AKP Eko menyebutkan, Sabtu (24/2) sekitar pukul 12.00 WIB, SAR GMR mendapatkan informasi dari SAR Solo bahwa ada orang tenggelam dari sungai bengawan Solo di Jebres.

Yang kemudian ditindaklanjuti tim SAR GMR dengan melakukan pemantauan di sepanjang aliran sungai. Tim SAR GMR melihat ada mayat hanyut melewati jembatan Payak pada Selasa (27/2) yang kemudian diikuti dan berhasil dievakuasi.

Hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam keadaan sudah bengkak dan kaku, diperkirakan korban sudah meninggal kurang lebih 4 hari. Terdapat luka jahitan di perut korban yang diduga bekas operasi, serta tangan kanan dan kiri korban terdapat luka-luka yang diduga akibat benturan dengan material sungai.

"Tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan," jelas AKP Eko.

Ditambahkan, menurut keterangan Yulianto, anak kandung korban, diketahui bahwa korban sebelumnya pernah mencoba bunuh diri sebanyak 3 kali namun berhasil digagalkan.

Korban menceburkan diri ke sungai bengawan Solo dekat rumahnya pada Jum'at (23/2) sekitar pukul 18.00 WIB dan diketahui seorang pemancing namun tidak berani menolong karena sudah gelap.

"Diduga korban depresi karena menderita sakit ginjal selama 3 tahun," imbuhnya.

Sementara, Yulianto mewakili keluarga korban mengaku ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut siapapun secara hukum berkaitan dengan kejadian tersebut. (ant)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »