Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Cegah Difteri, Dinkes Tulungagung Berikan Imunisasi Pelajar SMA

by : On Februari 28, 2018

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pelajar SMA 1 Gondang Terima Imunisasi Difteri
Tulungagung, Pewarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung kembali menggelar ORI difteri yang merupakan imunisasi ulangan guna mencegah penyakit difteri yang akhir akhir ini, meresahkan warga masyarakat.

Pemberian ORI difteri kali ini dengan sasaran siswa siswi kelas XI  SMAN 01 Gondang dengan jumlah peserta sekitar 382 anak. Rabu(28/02/18)

Sertu Maqsudi yang merupakan Babinsa Desa Bendungan, anggota Koramil 0807/14 Gondang turut mendampingi pemberian suntikan difteri tersebut.

Penyakit difteri adalah penyakit infeksi yang mudah sekali menular, berbahaya bahkan dapat menimbulkan kematian, dan cara satu satunya mencegah dengan imunisasi

Sementara ORI akan di berikan sebanyak tiga kali putaran, untuk membentuk kekebalan tubuh dari bakteri corynebacterium yang merupakan penyebab penyakit menular tersebut.

Bagi orang tua yang memiliki putra dan putri berusia antara 1 tahun sampai kurang dari 19 tahun yang belum mendapatkan vaksin di putaran pertama ORI Difteri tidak perlu khawatir, laporkan pada Puskesmas setempat guna mendapatkan imunisasi.

Pemerintah yakin melalui ORI yang tepat dan sesuai prosedur, KLB (Kejadian Luar Biasa) Difteri dapat kita kendalikan. Perlunya kerja sama dan partisipasi kita semua terutama para orangtua yang mempunyai anak-anak serta upaya bersama pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat mengendalikan masalah KLB difteri ini.

Terlihat Babinsa ikut memegangi dan menyingsingkan lengan baju peserta imunisasi, " Meskipun sudah SLTA ada sebagian anak yang masih takut dan merasa tegang menghadapi jarum suntikan." tutupnya.(Md 0807/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »