Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Ajak Pengrajin Anyaman Bambu Tingkatkan Kualitas Dan Kreativitas

by : On Oktober 10, 2017

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ngawi, Pewarta – Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi menggelar pelatihan anyaman bambu kepada sekitar 40 pengrajin di Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Selasa (10/10/2017).
Pelatihan yang dipusatkan di balai desa Dero ini dilaksanakan selama tiga hari dengan mendatangkan Suparno, seorang pengrajin anyaman bambu asal Magetan sebagai narasumber.
Kepala bidang perindustrian Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi Sri Wiyanti AP, M.Si mengatakan pelatihan ini dimaksudkan agar masyarakat bisa lebih terampil dan semakin kreatif dalam membuat bermacam-macam motif anyaman dari bambu. Karena kerajinan ini memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan keluarga.
“Selain itu, kalau bagus bisa dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Timur untuk mewakili Kabupaten Ngawi sendiri,” imbuhnya.
Sementara, Ariyadi Kepala Desa (Kades) Dero menambahkan kerajinan anyaman bambu seperti besek dan tumbu merupakan warisan dari nenek moyang dulu. Hampir seluruh warganya bisa membuat anyaman dari bambu.
Dia berharap pelatihan ini mampu menambah wawasan dan mendongkrak kreativitas pengrajin anyaman bambu di Desa Dero. Sehingga produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan semakin diminati masyarakat.
“Produk yang dihasilkan kebanyakan alat-alat dapur seperti tumbu dan besek. Pemasarannya sudah mencakup wilayah Karesidenan Madiun dan sudah dikenal oleh masyarakat luas,” ungkap Kades. (yun/brm/adv)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »