Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Pemdes Panggung : Guyub Rukun Melalui Pagelaran Seni Budaya

by : On Agustus 23, 2017

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Magetan , Pewarta – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72. Pemerintah Desa Panggung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, menggelar berbagai kegiatan mulai dari perlombaan hingga puncak  dari kegiatan dengan pagelaran seni budaya ketoprak, Minggu (20/8)
Beragam  kegiatan perlombaan, mulai anak-anak hingga dewasa, dilanjutkan jalan sehat bersama dilanjutkan  malamnya dimeriahkan hiburan ketoprak siswo budoyo dengan lakon “ Bandung Bondowoso”.




Rangkaian demi rangkaian kegiatan yang dilakukan ini semata – mata untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, kegotong-royongan warga masyarakat bersama Pemdes Panggung.

Seni budaya ketoprak ini menggambarkan keutuhan dan melestarikan budaya yang hampir punah,  kebudayaan jawa sudah jarang dipertontonkan .namun tidak di desa panggung ini antusias dan kebersamaan warga yang  berbondong – bondong memadati lapangan untuk menyaksikannya, bahkan dari luar desa pun juga senang menyaksikannya.tak sedikit penonton yang membanjiri lapangan panggung  5000 ribu penonton.

Kesenian ketoprak harus dilestarikan lagi, semua ini dilakukan pemdes panggung  bersama warga masyarakatnya hanya untuk meningkatkan keharmonisan, guyub rukun sesama, juga memeriahkan hari kemerdekaan indonesia yang ke 72 tahun.
Harapannya selalu menjaga kebersamaan,kekompakan,kerukunan,dan keharmonisan antara pemdes dan warga masyarakat.agar menjadi desa yang ayem,tenteram sejahtera.

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »