Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Dukung Program Prioritas, Plt. Camat Plaosan Gagas Pengembangan Desa Wisata

by : On Desember 05, 2019


Pewarta, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan gencar mengembangkan pariwisata dan menggali potensi desa. yang mana potensi desa mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
 
hidden paradise di desa randugede

Menindak lanjuti prioritas program bupati magetan dalam  bidang pariwisata Plt.Camat Plaosan Edy Suntoro mengunkapkan untuk mendukung pengembangan destinasi Sarangan sebagai icon Kabupaten Magetan perlu mencipkatan desa wisata -desa wisata baru di sekitar telaga sarangan

 
air terjun bidadari di desa plumpung
Untuk itu melalui one village one produc, satu desa satu produk unggulan, satu desa satu inovasi  yang dicanangkan Plt Camat Plaosan Edy Suntoro diharapkan dari 15 desa dan kelurahan punya produk unggulan dan setiap tahun ada 15 inovasi, sehingga harapannya prioritas program bupati akan segera terwujud



Edy Suntoro  menjelaskan untuk menindak lanjuti prioritas program bupati dalam bidang pariwisata.Ia telah mengagas dan mencanangkan one village one produc,satu desa satu produk unggulan dan satu desa inovasi,  seperti yang telah terlaksanan atas salah satu ide atau gagasanya yakni kampung susu yang ada di singolangu yang telah di launching bupati beberapa waktu lalu, kebun Refugia  dari idenya dibuat  destinasi dengan tujuan agar dibuat lahan parkir untuk mengurangi kemacetan di depan pasar agro dan terbaru  bupati melaunching kampong batik sidomukti” urainya

 
soge adventure

Lebih lanjut Edy Suntoro mengatakan,  akan terus berupaya mengembangkan desa wisata baru di 15 desa dan kelurahan yang ada di kecamatan plaosan misalnya air terjun bidadari di desa plumpung, hidden paradise di desa randugede, wahana kelen di desa nitikan, soge adventure di desa pacalan, mendorong revitalisasi destinasi watonjamasdaktuwo di ngancar” imbuhnya(mar)

Bangkitkan Geliat Pengrajin Batik, Pemkab Magetan Launching Kampung Batik Sidomukti

by : On Desember 05, 2019


Pewarta,Magetan - Guna memberi semangat para pengrajin batik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaunching Kampung Batik Sidomukti. Acara tersebut berlangsung di balai Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kamis  (05 /12/2019)

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan tersebut dihadiri oleh Bupati Magetan beserta istri, Wakil Bupati Magetan, Sekretaris Daerah Magetan, asisten, seluruh kepala OPD, Camat, Forkopimca, Kepala Desa Sidomukti, seluruh perajin batik di Magetan.
 
Kepala Disperindag Kab Magetan Sucipto, SH, M.Hum saat memberi sambutan
Launching ini dengan tujuan  untuk menggairahkan kembali dan memotivasi pengrajin batik di seluruh Magetan demi meningkatkan kwalitas dan daya saing untuk daerah lain, agar Magetan mempunyai batik sebagai ciri khas Magetan dan Masyarakat semakin mencintai produk daerah sendiri


Dalam kesempatan itu, Bupati Magetan, Suprawoto berharap pengrajin batik di wilayah setempat bisa meningkatkan kualitasnya. Sehingga, mampu bersaing dengan produk batik berskala nasional lainnya.

"Hari ini kita meresmikan kampung batik. Salah satu tujuannya untuk memberikan semangat kepada para pengrajin batik agar memiliki nilai tambah yang lebih," ujar Bupati Magetan


Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto menginginkan masyarakat ikut membantu memasarkan batik khas Magetan keseluruh nusantara.

“ Warga Magetan juga harus cinta produk daerah sendiri” terang  Sucipto
"
Selain itu, dalam launching Kampung Batik Sidomukti juga digelar  talkshow bersama nara sumber Embran Nawawi dan Ulfa Mumtaza. Keduanya merupakan desainer handal yang didatangkan Pemkab Magetan untuk membagi ilmu kepada para pengrajin batik di Magetan.(Ik)

Shinichi YAMANAKA Akan Buka National Conference Kappija-21 di UNJ

by : On Desember 04, 2019

Keterangan foto: Wilson Lalengke (berkopiah) & Mr. Shinichi Yamanaka
Pewarta, Jakarta – Chief Representative (Kepala Perwakilan) Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia Office, Mr. Shinichi YAMANAKA, dijadwalkan akan hadir dan membuka secara resmi acara National Conference yang bakal digelar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Rabu, 11 Desember 2019. Kegiatan yang merupakan salah satu program unggulan dari Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia – Jepang Abad 21 (Kappija-21) itu juga akan dihadiri sejumlah undangan VIP, antara lain Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Rektor UNJ, Pemerintah DKI Jakarta, dan beberapa pejabat JICA.

“Pihak JICA sudah memberikan informasi kepada kita bahwa Pimpinan Tertinggi JICA, Mr. Shinichi YAMANAKA, akan hadir di acara National Conference II di UNJ Rabu depan,” ujar Presiden Kappija-21, Mulyono Lodji kepada pewarta media ini pada acara ngopi bareng media di Mall Slipi Jaya, Jakarta Barat, Rabu, 4 Desember 2019.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa National Conference kali ini merupakan yang kedua di tahun ini, setelah acara serupa telah dilangsungkan di Palembang melalui kerjasama Kappija-21 bersama JICA dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, 14 September 2019 lalu. Kegiatan itu akan diisi dengan pemaparan dari para keynote speaker dan beberapa narasumber, diskusi kelompok, dan penyampaian komitmen bersama terkait pendidikan global dan lingkungan hidup untuk pembangunan berkelanjutan.

Sebagaimana pada kegiatan-kegiatan terdahulu, pada national conference kali ini juga akan diawali dengan penanaman pohon persahabatan di areal kampus Universitas Negeri Jakarta. “Nanti akan ada penanaman pohon persahabatan yang dilakukan bersama oleh Kappija-21, JICA, Kedubes Jepang, Pemda, UNJ dan para undangan di areal yang ditentukan oleh pihak Kampus UNJ,” jelas Wilson Lalengke, Sekjen Kappija-21 yang mendampingi Mulyono saat ngopi bareng media tadi sore. (APL/Red)


Peringati HUT Ke-43 GAM, Senator Aceh Fachrul Razi Desak Pemerintah Tuntaskan MoU Helsinki

by : On Desember 04, 2019

Pewarta, Jakarta - Perdamaian Aceh yang telah berjalan 14 tahun telah membuktikan bahwa Aceh mengalami proses perubahan yang berjalan dengan damai dan Pembangunan yang cepat. Pada hari ini, tanggal 4 Desember 2019 Aceh telah melewati 43 tahun peringatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai para pihak yang telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Indonesia menuju Aceh yang damai dalam bingkai NKRI. 

Peringatan Milad GAM yang ke 43 pada tanggal 4 Desember 2019, menunjukkan begitu rakyat Aceh cinta akan perdamaian, dan komit dengan perdamaian dalam mewujudkan Aceh yang damai, sejahtera dan bermartabat dalam bingkai NKRI.

Menyingkapi perdamaian Aceh ke 14 tahun dan peringatan GAM yang ke 43, masih terdapat beberapa persoalan yang belum selesai seperti butir perjanjian MoU Helsinki yang belum selesai dan persoalan dana Otsus Aceh yang akan berakhir pada tahun 2027 serta permasalahan Bendera Aceh yang belum selesai.

Oleh karena itu, Kami menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Peringatan 43 Tahun Milad GAM Tanggal 4 Desember 2019 dan Usia Perdamaian 14 Tahun Perdamaian merupakan momentum bersejarah bagi rakyat Aceh dalam menjaga perdamaian dan menunjukkan identitas lokal yang terus membuktikan komitmen dalam menjalankan dan menjaga perdamaian di Aceh. Oleh karena itu, kami meminta kepada pemerintah pusat untuk terus membangun kepercayaan, meningkatkan komitmen dalam mewujudkan perdamaian di Aceh dengan melaksanakan semua janji yang telah di tandatangani di MoU Helsinki.

2. Perdamaian abadi di Aceh yang telah ditandangani perjanjian damai MoU Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005 dan melahirkan UU Pemerintah Aceh, setidaknya terdapat 16 poin dalam UUPA masih bertentangan dengan MoU Helsinki. Sementara 11 poin belum dilaksanakan sama sekali, sedangkan 26 poin sudah selesai seiring berakhirnya tugas AMM dan 1 poin bidang penyelesaiaan perselisihan sesuai pasal 6 poin C MoU Helsinki. Artinya baru 17 poin yang dilaksanakan sesuai dengan MoU Helsinki. Kami merekomendasikan agar UUPA direvisi sesuai dengan MoU Helsinki. Pemerintah Pusat tidak perlu curiga dan apriori dengan perjanjian damai ini karena telah membangun kepercayaan kedua belah pihak perdamaian abadi sehingga dapat terwujud melalui suatu proses yang demokratis dan adil dalam Negara Kesatuan dan Konstitusi Republik Indonesia.

3. Persoalan Dana Otsus Aceh yang akan berakhir pada tahun 2027 kami tegaskan perlu dilanjutkan selamanya. Keberlanjutan pelaksanaan Otsus harus didukung dengan evaluasi yang komprehensif yang dilakukan secara berkala dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat Pusat maupun Daerah. Pemanfaatan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) harus diarahkan untuk peningkatan kualitas SDM dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, tepat sasaran dan tepat kegunaan, seperti untuk pembangunan Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan dan Pengentasan kemiskinan, Ekonomi dan Kesejahteraan, dan pengembangan kelembagaan Sosial-budaya masyarakat. Kami menilai pemanfaatan dan penggunaan DOKA harus akuntabel dan melibatkan masyarakat agar dapat diawasi bersama-sama.

4. Persoalan Bendera Aceh yang belum selesai, kami tegaskan bahwa Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh telah mendapat pengesahan oleh Gubernur dan DPR Aceh karena Aceh telah memiliki Bendera dan Lambang Sendiri seperti yang tertera dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh pada pasal 246 dan Pasal 247 UUPA, sebagai turunan dari Kesepahaman Damai antara GAM dan RI atau yang sering disebut MoU Helsinky. Dengan telah disahkannya Qanun No 3 tersebut maka rakyat Aceh menganggap “Benar Aceh telah merdeka dalam Bingkai NKRI”. Oleh karena itu kami mendesak agar Bendera Aceh sudah bisa di resmikan dan dikibarkan sebagai bendera lokal di Aceh bersamaan dengan dengan Bendera kebangsaan Bendera Merah Putih. Di sisi lain, pemerintah juga sudah memberikan sinyal positif terhadap penyelesaian masalah bendera untuk segera selesai.

5. Akhir release ini, Kami menyatakan sikap bahwa Perdamaian Aceh melalui MoU Helsinki adalah penyelesaian konflik Aceh secara damai, menyeluruh, berkelanjutan dan bermartabat bagi semua. Perjanjian ini melahirkan pemerintahan rakyat Aceh dapat diwujudkan menuju Aceh yang maju dan berhasil. (FZR/Red)

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad Kunjungi SLB Mimika

by : On Desember 04, 2019

Timika. Rabu, 4 Desember 2019). Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI), anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ENK Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas PengamananDaerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Papua, melakukan kunjungan kasih dan silahturahmi ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika di SP 5, Kab. Mimika, Papua, Selasa (3/12/2019).

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 754/ENK Kostrad, Letkol Dodi Nur Hidayat mengatakan bahwa momentum ini merupakan momentum yang pas bagi kita (satgas) untuk memberikan dorongan semangat serta perhatian kepada adek-adek untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. “Ini merupakan wujud kepedulian satgas kepada adek-adek dan rekan-rekan kita semuanya,” ucapnya.

Menurutnya, momentum ini merupakan momentum yang sangat spesial, baik bagi anggota Yonif 754/ENK maupun dari pihak sekolah SLB Negeri Mimika itu sendiri. “Bermacam kegiatan dilakukan pada kunjugan tersebut baik berupa kegiatan mewarnai bersama sampai dengan melatihkan kegiatan PBB dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama adek-adek yang memiliki kebutuhan khusus,” terangnya.

“Semua kegiatan yang dilakukanpun memiliki kesan yang sangat positif, baik kepada para anak-anak tersebut dan para guru yang ikut mendampingi selama berjalanannya kegiatan tersebut,” kata Letkol Inf Dodi Nur Hidayat.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Negeri Mimika Sunardin mengatakan selama kepemimpinanya, baru kali ini ada lembaga yang datang mengunjungi SLB. “Selama saya disini, ini kunjungan yang pertama. Hampir tidak pernah ada yang datang kunjungi sekolah ini, hanya dari Puskesmas Timika saja yang rutin, tapi yang lain tidak ada,” ungkapnya.

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan oleh anggota Yonif 754/ENK. Kehadiran mereka sangat berarti buat anak-anak kami,” kata Sunardin.

Autentikasi :
Papen Satgas Yonif 754/ENK, Letda Inf Rochmadian Perwira Putra

Resmi Ditetapkan, Ini UMK Kabupaten Ngawi Tahun 2020

by : On Desember 04, 2019

Pewarta, Ngawi - Usai ditetapkannya kenaikan upah minimum Kabupaten/ Kota (UMK) 2020 sebesar 8,51% oleh Pemprov Jatim, Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi. Wiwin Sumarti Kabid Tenaga Kerja dinas terkait memaparkan bahwa, sosialisasi ini dalam rangka peningkatan perlindungan ketenagakerjaan.


“Untuk kabupaten Ngawi besaran upah minimum naik menjadi Rp1.913.321,73,” terang dia.

Tambahnya, dalam sosialisasi UMK ini pihaknya mengundang 50 orang pelaku usaha serta dari Serikat Pekerja Seliruh Indonesi (SPSI) Kabupaten Ngawi.

“Dengan adanya keniaikan UMK ini, diharapkan kesejahteraan pekerja makin meningkat,” tambahnya lagi.

Ditempat yang sama, Suntari Ketua SPSI Kabupaten Ngawi juga memaparkan, bahwa besaran UMK Jatim 2020 ini telah disetujui Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan nomor 188/568/KPTS/013/2019.

“Upah Mininum Kabupaten/Kota di Jatim Tahun 2020, tertinggi Rp 4.200.479,19 dan UMK terendah sebesar Rp 1.913.321,73,” terang Suntari.

Berikut Data UMK 2020 Untuk Kabupaten/kota Di Jatim

1. Kota Surabaya : Rp. 4.200.479,19
2. Kab. Gresik : Rp. 4.197,030,51
3. Kab. Sidoarjo : Rp. 4.193,581,85
4. Kab. Pasuruan : Rp. 4.190,133,19
5. Kab. Mojokerto : Rp. 4.179,787,17
6. Kab. Malang : Rp. 3.018.530,66.
7. Kota Malang : Rp. 2.895.502,74.
8. Kota Batu : Rp. 2.794.800,00.
9. Kota Pasuruan : Rp. 2.794,801,59
10. Kab. Jombang : Rp. 2.654.095,87.
11. Kab. Tuban : Rp. 2.532.234,77.
12. Kab. Probolinggo : Rp. 2.503.265,94.
13. Kota Mojokerto : Rp. 2.456,302,97
14. Kab. Lamongan : Rp. 2.423,724,77
15. Kab. Jember : Rp. 2.355.662,90.
16. Kota Probolinggo : Rp. 2.319,796,75
17. Kab. Banyuwangi : Rp. 2.314.278,87.

18. Kota Kediri : Rp. 2.060.925,00.
19. Kab. Bojonegoro : Rp. 2.016.780,00.
20. Kab. Kediri : Rp. 2.008.504,16.
21. Kab. Lumajang : Rp. 1.982.295,10.
22. Kab. Tulungagung : Rp. 1.958.844,16.
23. Kab. Bondowoso : Rp. 1.954.705,75.
24. Kab. Bangkalan : Rp. 1.954.705,75.
25. Kab. Nganjuk : Rp. 1.954.705,75.
26. Kab. Blitar : Rp. 1.954.705,75.
27. Kab. Sumenep : Rp. 1.954.705,75.
28. Kota Madiun : Rp. 1.954.705,75.
29. Kota Blitar : Rp. 1.954.635,76.
30. Kab. Sampang : Rp. 1.913.321,73.
31. Kab. Situbondo : Rp. 1.913.321,73.
32. Kab. Pamekasan : Rp. 1.913.321,73.
33. Kab. Madiun : Rp. 1.913.321,73.
34. Kab. Ngawi : Rp. 1.913.321,73.
35. Kab. Ponorogo : Rp. 1.913.321,73.
36. Kab. Pacitan : Rp. 1.913.321,73.
37. Kab. Trenggalek : Rp. 1.913.321,73.
38. Kab. Magetan : Rp. 1.913.321,73.

(Kun/st)                        

Monitoring Evaluasi KELANA dan DEKELA 2019 .

by : On Desember 04, 2019


Pawarta. Ngawi - Monitoring Evaluasi Kecamatan Layak Anak ( Kelana)  dan Desa Kelurahan Layak Anak ( Dekela) yang dilaksanakan oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten Ngawi difasilitasi sepenuhnya oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3AKB) Ngawi.

Monitoring Evaluasi Kelana dan Dekela dilaksanakan di 19 Kecamatan se Kabupaten Ngawi, dan kali ini 26 November 2019 di Aula Kecamatan Ngrambe. Hadir Ka.UPT  Puskesmas Ngrambe, Ka.UPT Kemenag Kecamatan Ngrambe, Korwil Dindik Kecamatan Ngrambe, Kades se Kecamatan Ngrambe, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa se wilayah Ngrambe, Ketua Pokja I,  II, III dan IV Kecamatan Ngrambe dan PLKB Kecamatan Ngrambe.

Tujuan Pemerintah dalam mengadakan program Kelana dan Dekela sesuai Pasal 24 UU no 23 tahun 2002 tentang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak karena anak merupakan tongkat estafet penerus masa depan serta anak investasi Sumber Daya Manusia.

Heri Suprapto Kabid Perlindungan Anak dan Tumbuh Kembang Anak DP3AKB ditemui  usai acara mengatakan kepada awak media bahwa program Pemerintah Kelana dan Dekela harus mendapat suport dari Masyarakat, Lembaga Pendidik, Dunia Usaha, Media Massa maupun Lembaga Perlindungan Anak. Peran Media Massa sangalah penting dalam menyebar luaskan informasi dan materi edukasi yang bermanfaat dari berbagai aspek, baik aspek sosial, budaya, agama, pendidikan dan kesehatan anak dan memperhatikan kepentingan anak.

Heri Suprapto juga menambahkan bahwa peran Dunia Usaha juga diperlukan dalam kebijakan perusahaan yang berprespektif akan produk yang ditujukan untuk anak harus aman berkontribusi pemenuhan hak anak melalui tanggung jawab sosial perusahaan. ADV DP3AKB Ngawi.JAT

Belasan Rumah Warga  Madiun Rusak Diterjang Angin

by : On Desember 03, 2019


Pewarta, Madiun - Belasan rumah warga dusun Dawung RT 09/RW 03 Desa Randualas, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun porak poranda diterjang angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi Selasa (3/12/2019) sekitar pukul 16:30 WIB.

Yujiono, salah seorang warga yang tembok rumahnya ikut roboh mengatakan peristiwa ini berlangsung begitu cepat.

Hujan lebat disertai angin kencang datang secara tiba-tiba dan menyapu rumah-rumah penduduk di kawasan dusun Dawung hingga menyebabkan belasan rumah penduduk setempat rusak.

"Ada yang rusak ringan, tapi ada juga yang rusaknya parah," katanya.

Rumah warga yang rusak berat akibat terjangan angin kencang antara lain rumah milik Siman, Sairi dan rumah Yujiono sendiri. Menurut Yujiono, diperkirakan sekitar kurang lebih 12-15 rumah rusak. Rata-rata pada bagian atap rumah.

“Ada belasan rumah penduduk yang rusak berat akibat terjangan angin kencang, dan rumah saya termasuk yang paling parah tingkat kerusakannya, tembok rumah saya jebol, ambrol kena angin. Gak tau, ini lagi bingung, besok mau benahinya gimana," ungkapnya.

Selain belasan rumah rusak, kabel listrik juga putus akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah sehingga menyebabkan aliran listrik di dusun Dawung juga padam. Terpaksa warga harus bersabar menunggu hingga pagi datang.

“Jalur kabel di beberapa rumah putus, akibat tertimpa genting yang runtuh dan kena angin yang cukup kencang. Jadi malam ini warga lebih bersabar menunggu pagi, mau beres-beres juga gelap, pokoknya angin kencang banget mas, tembok saja sampai bisa jebol," jelas Yujiono. (GW/ant/red)

Truk Vs Motor, Pengendara Patah Kaki dan Tanganya

by : On Desember 03, 2019


Pewarta, Ponorogo – Kecelakaan Lalu-Lintas terjadi di jalur Ponorogo-Trenggalek tepatnya di Desa/Kecamatan Sawoo, Senin (02/12).

Kejadian bermula dari sepeda motor Honda Vario nopol AG 3620 IU yang dikemudikan Muhammad Zainul Arifin (25) warga Jalan Nyiur RT03/RW03, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar yang melaju dari arah timur ke barat. Sementara itu dari arah berlawanan muncul truk nopol AE 8299 ED  yang dikemudikan Agus Prawoto (35) warga Desa Candimulyo, RT19/RW05, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.



Karena di lokasi tikungan, sepeda motor tersebut tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga akhirnya menabrak sisi depan kanan bagian truk.

“ Kemungkinan kaget ada kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga pengemudi sepeda motor kehilangan kendali,” terang Kapolsek Sawoo, AKP Edi Suyono.

Akibat dari peristiwa ini, pengendara sepeda motor Muhammad Zainul Arifin mengalami patah kaki dan tangannya dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Hardjono.

Sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut, kasus ini langsung ditangani oleh Unit Laka-Lantas Polres Ponorogo. (red) 

Kementerian Kominfo Menggelar Temu Netizen Guna Mensosialisasikan Hari Nusantara 2019 “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju”

by : On Desember 03, 2019


Pewarta, Jakarta- Hari Nusantara merupakan peringatan terhadap Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957 yang merupakan pernyataan Pemerintah RI mengenai wilayah perairan Indonesia sebagai wilayah terotorial yang menyatu dengan wilayah daratan, sehingga semua perairan yang menghubungan daratan adalah bagian dari NKRI.

Untuk mensosialisasikan hal tersebut, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Kominfo menyelenggarakan acara Temu Netizen dengan tema: “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju” di Pesto Autentico, Senayan City Crystal Lagoon, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Desember 2019.

Hadir sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan ini, Widodo Muktiyo, Dirjen Informasi dan Komunikasi Pubik, Kementerian Kominfo. Sebagai Narasumber dalam kegiatan ini, Dadang Rukmana, Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR; Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Kominfo; serta Kosmos Harefa, Asdep Bidang Olahraga, Seni dan Budaya Maritim, Kemenko Maritim dan Investasi.

Widodo Muktiyo dalam sambutannya mengatakan ada beberapa tujuan dari peringatan Hari Nusantara Nasional, yang pertama adalah untuk mempererat tali silaturahmi di antara masyarakat Indonesia, mengembangkan minat memperingati hari-hari besar untuk menumbuhkan nasionalisme. Juga untuk mensosialisasikan prinsip-prinsip Indonesia sebagai negara kepulauan. Selanjutnya adalah untuk mensosialisasikan makna wawasan nusantara sebagai manifestasi deklarasi Juanda.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi kelautan dengan mengikutsertakan peran serta masyarakat dalam bentuk UKM,” lanjut Widodo.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mewujudkan sistem pertahanan yang handal yang dapat mempertahankan dan menjaga NKRI.
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, mengatakan bahwa puncak acara Hari Nusantara akan dilaksanakan di Pantai Gandoriang, Kota Pariaman Sumatera Barat pada 14 Desember 2019 dengan tema: “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju”.

Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi:
Tanggal 7-8 Desember 2019, Acara Mancing Maniak, di Perairan Padang dan Pariaman
8 Desember 2019, Maraton 5k dan 10k di Pantai Kata Pariaman
10-14 Desember 2019, Nusantara Expo di Pantai Gandoriah
10-13 Desember 2019, Hiburan Rakyat Nusantara di Pantai Gandoriah
11-12 Desember 2019, Bakti Sosial di SDN Pauh barat Pariaman dan klinik pantai Gandoriah
13 Desember 2019
Bakti Sosial Lingkungan di Desa Ampalu dan Pantai Gandoriah
13 Desember 2019
Gala Dinner Nusantara, di Balaiurung Kediaman Walikota Pariaman
14 Desember 2019,
Gandang Tasa Kreasi di Pantai Gandoriah
14 Desember 2019
Acara Puncak Hari Nusantara di pantai Gandoriah

Dalam acara ini, netizen yang hadir diperkenalkan tentang laut sebagai sumber potensial dan perekat budaya maritim serta didorong kembali untuk mengembangan berbagai industri kelautan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Wujudkan Swasembada  Pangan Pemkab Tangeran Berikan Bantuan 6 Ton Benih Padi  Kepada Poktan

by : On Desember 03, 2019


Pewarta, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memberikan bantuan 6 ton benih padi kepada Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Tangerang yang mengalami puso gagal panen.

Penyerahan dilakukan diarea pesawahan Desa Ketapang Kecamatan Mauk, Selasa, (3/12). Sebanyak 40 kelompok tani yang mengalami gagal panen menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Yusuf Herawan yang hadir langsung mewakili Bupati Tangerang menjelaskan pembangunan dibidang pertanian yang berkelanjutan merupakan hal yang mendasar dilakukan, selain memenuhi kebutuhan pangan, memperluas lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan.

" Untuk itu kita bantu para petani yang terkena dampak kekeringan dan gagal panen, membantu mereka akan kerugian dampak kemarau panjang," ungkap Yusuf Herawan Asisten Daerah yang juga mantan Kasat Pol PP.

Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, lanjut Yusuf, merupakan upaya pemerintah mewujudkan Swasembada pangan di indonesia khusunya di daerah, sealain beras pangan yang terus mengalami pengembangan bukan hanya padi, holtikultura diwalayah kita terus dikembangkan karna tanaman tersebut tidak menggunakan air yang berlebihan.

" Saat ini sudah mulai turun hujan, mudah-mudahan bantuan ini dirasakan optimal untuk membantu Kelompok Tani dalam memaksimalkan musim tanam," kata Yusuf.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan menambahkan luas lahan di Kabupaten Tangerang kurang lebih 36 ribu hektar, untuk bantuan saat ini yang kita salurkan sebanyak 6 Ton dari Cadangan Benih Daerah (CBD) jumlah tersebut diperkirakan sekitar 240 hektar lahan sawah, akan kita bagi ke 40 Kelompok Tani dikabupaten Tangerang yang mengalami gagal panen di tahun 2019.

" Kita salurkan saat ini 6 ton benih Padi hasil penangkaran dibalai benih Kabupaten Tangerang, untuk 40 kelompok tani yang ada diwilayah," terang Aziz.

Selama kemarau panjang di tahun 2019, terdata seluas 916 hektar sawah yang mengalami gagal panen (puso), untuk itu kegiatan penyerahan bantuan benih padi sawah ini merupakan wujudnyata hadirnya pemerintah daerah kepada masyarakat tani baik diwilayah utara seperti mauk, sepatan, kronjo hingga tengah diwilayah kecamatan panongan.

" Semoga bantuan ini bermanfaat, dan hujan mulai turun artinya amat penting moment ini kita tingkatkan kualitas kehidupan sosial dan perekonomian dengan bertani," ungkap Aziz didepan kelompok tani.

Apok (48) Kelompok Tani Kebon Desa Rancaiur Kecamatan Panongan merasakan terbantu dengan bantuan yang di gulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang karena masa kekering amat panjang dirasakan untuk tahun ini, biasanya dibulan november sudah mulai bercocok tanam disahan seluat 20 hektar.

" Biasanya kita sudah mulai menanam pak, tahun ini kemarau panjang sawah yang saya tanam gagal panen dan merugi," ucapnya.

Senada dengan Apok, Pak Samudin kelompok tani kebun kelapa desa ketapang kecamatan mauk sawahnya dilanda dekeringan sekitar 40 hektar mengalami kerugian karena musim kemarau panjang.

" saya merasa terima kasih atas bantuan Pemda Tangerang benih yang kita terima semoga bermanfaat membantu para petani," ucap pria yang akrab dipanggil mudin.

Penyerahan secara simbolis diberikan kepada Kelompok tani kisepat Desa Gunung sari Kecamatan Mauk, Kelompok tani pondok pahat kelurahan mauk timur kecamatan mauk, kelompok tani kebon kelapa desa ketapang kecamatan mauk dan kelompok tani kepuh tegal desa klebet kecamatan kemeri.

(Yr/Diskominfo/red)

Sea Games 2019, Kopassus Sumbang Medali Emas

by : On Desember 03, 2019


Pewarta, Jakarta - Indonesia berhasil menambah medali emas dan perak di SEA Games 2019 Filipina melalui cabang olahraga (cabor) menembak. Dua medali ini diperoleh petembak dari Kopassus yaitu Pratu Rio Danu Utama Thabu dan Lettu Inf Safrin Sihombing.

Dari rilis yang diterima media ini, kedua petembak Kopassus tersebut bertanding pada nomor pistol WA 1500 PPC, di Marine Corps Training Center, Metro Manila, Senin (2/12/2019) siang kemarin.

Rio Danu Utama Thabu berhasil meraih peringkat pertama dengan total skor 1442-57x dan sukses merebut medali emas. Sedangkan Safrin Sihombing meraih medali perak dengan total skor 1435-53x.

Untuk medali perak didapat oleh petembak dari Malaysia dengan skor 1432-45x.

Dengan tambahan emas ini, kontingen Indonesia sudah mengumpulkan lima medali emas. 

(Boy/M.Solichin/red)


Peduli Sesama, Lisdyarita Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Warga Jonggol

by : On Desember 03, 2019

Selain menjenguk, Lisdyarita juga memberikan bantuan sebuah kursi roda untuk Mbah Laniyem.
Pewarta, Ponorogo - Keberadaan ormas Banteng Muda Indonesia (BMI) di Kabupaten Ponorogo patut diapresiasi. Hal ini tidak lepas dari setiap kegiatan kemanusiaan yang dilakukannya selalu mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat, terutama warga yang mendapat bantuan.

Hari ini, rombongan BMI yang dipimpin langsung oleh Lisdyarita selaku wakil ketua bidang ekonomi, mendatangi rumah Laniyem (90), warga Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Selasa (03/12/2019).

Tak hanya menjenguk, namun BMI juga memberikan bantuan langsung sebuah kursi roda dikarenakan sebelumnya Laniyem sangat berkeinginan mempunyai sebuah kursi roda.
Lisdyarita, wakil ketua BMI Ponorogo menjenguk warga yang menderita kebutaan.

"Ini bentuk kepedulian kami terhadap sesama yang sangat membutuhkan uluran tangan kita. Di sini kami berikan bantuan kursi roda untuk Mbah Laniyem," ujar Lisdyarita 

Dijelaskan Lisdyarita, Kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh BMI ini akan dilanjutkan di setiap daerah yang berada di wilayah Kabupaten Ponorogo. Hal ini dilakukan untuk membina anggota agar selalu memiliki jiwa kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Dengan adanya kegiatan bakti sosial yang dilakukan seperti sekarang ini, saya berharap kedepannya dapat ditingkatkan lagi, karena ini bisa mendidik kita semua menanamkan jiwa kepedulian terhadap sesama masyarakat yang lagi membutuhkan," pungkasnya. (ns)

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Dinkes Magetan Gelar Evaluasi Pendampingan Poskestren

by : On Desember 02, 2019


Pewarta, Magetan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan  kemarin menggelar evaluasi pendampingan Poskestren. Langkah itu ditempuh untuk meningkatkan layanan kesehatan di pesantren. Acara ini juga melibatkan narasumber dari  Puskesmas Gorang Gareng Taji dan Puskesmas Tladan yang diiikuti  Pengasuh pesantren, Pendamping , Ormas dan Puskesmas di Kabupaten Magetan di gedung HSC , Selasa (03/11/2019)


Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Magetan  Totok Aprijanto, SKM mengatakan Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Baik perorangan maupun terorganisasi. Sebab, telah terbukti mempercepat keberhasilan pembangunan kesehatan. Sehingga derajat sehat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya dapat tercapai” ungkapnya 


Lebih lanjut ia mengatakan , peran serta masyarakat pada institusi keagamaan yang cukup besar sangat strategis dengan membentuk dan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yaitu Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren).  UKBM tersebut pada pelaksanaannya lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif dengan binaan puskesmas setempat.


Kondisi riil saat ini, dapat disimpulkan bahwa Poskestren yang  terbentuk 80 persen  dengan strata-madya, Strata Purnama 20 persen yang awalnya semua dari strata Pratama.  Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas maka perlu dilakukan pendampingan Poskestren yang dilakukan oleh pendamping organisasi kemasyarakatan keagamaan.


Totok Aprijanto, SKM menjelaskan, sebagai langkah awal yang membekali pendamping tentang kegiatan Poskestren dan menyampaikan tugas-tugas, maka perlu dilakukan evaluasi pendampingan  Poskestren. Tujuannya secara umum adalah meningkatkan Poskestren dari 10 Poskestren di tahun 2019” pungkasnya (sat)