Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




TNI-POLRI Gelar Patroli Gabungan Demi Ciptakan Ponorogo yang Kondusif

by : On Mei 22, 2019

Ponorogo, Pewarta - Dalam rangka menciptakan situasi agar tetap kondusif, gabungan TNI-POLRI wilayah hukum Ponorogo mengadakan patroli gabungan, Rabu (22/05/2019).

Diikuti sekitar 75 personil TNI-POLRI, patroli tersebut dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, didampingi Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Made Sandy Agusto.

Mengambil start  di Pos Polisi Pasar Legi Ponorogo, rombongan kemudian bergerak melalui  Jalan Soekarno Hatta ke arah Jalan Jendral Panglima Sudirman - Jalan Ahmad Yani - Basuki Rahmat - Ir. Juanda - Letjend Suprapto - Brigjend Katamso - Letjend S. Parman - MT. Hariyono - Urip Sumohardjo dan Finish Mapolres Ponorogo.

"Giat patroli gabungan ini dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di wilayah Ponorogo pasca penetapan Pemilu 2019 dan menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H, agar  situasi kamtibmas di wilayah  Kabupaten Ponorogo tetap dalam keadaan aman kondusif", ujar AKBP Radiant.
Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat selalu menjaga lingkungan masing-masing, terutama menjelang lebaran tahun ini.

"Tetap waspada, apalagi ini menjelang lebaran, dan selalu jaga lingkungan masing-masing, terutama dari gangguan teror dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab", imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0802/Ponorogo, Letkol Inf Made Sandy Agusto menegaskan, pihaknya mendukung penuh upaya pengamanan dari pihak kepolisian dan jajarannya yang dibantu personil dari Kodim 0802/Ponorogo guna  memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Ponorogo.

"Kami bersama dengan POLRI akan terus bersinergi demi terciptanya situasi yang kondusif di Bumi Reyog, dan jika ada pihak-pihak yang sengaja ingin membuat onar di Ponorogo, kami bersama Polri tidak segan-segan untuk menindak tegas", tukasnya. (ns)

Sambut Idul Fitri 2019, KBPR Arta Kencana Ikuti Pasar Murah

by : On Mei 22, 2019

Madiun, Pewarta – Koperasi Bank Perkreditan Rakyat (KBPR) Arta Kencana mengikuti kegiatan pasar murah yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten di Desa Dempelan Kabupaten Madiun Jawa Timur, Rabu (22/5/2019)

Sejak pagi hari, warga sudah mendatangi lokasi pasar murah KBPR Arta Kencana. Dalam kegiatan ini Arta Kencana menjual empat (4) jenis bahan pokok, yakni beras 5 kilogram dengan harga Rp 32.500., gula pasir 1 kilogram Rp 9.000., mie istant 10 biji Rp 20.000, dan minyak goring 1 liter Rp 9.000

“ Sejak pagi kami tim Arta Kencana sudah Stanby di lokasi pasar murah, kita menjual empat jenis bahan pokok yakni beras 5 kilogram seharga Rp 32.500, gula pasir 1 kilogram Rp 9.000 mie intan 10 biji Rp 20.000 dan minyak goring 1 liter Rp 9.000” ungkap Direktur Operasional KBPR Arta Kencana Sulistijani, SE saat di lokasi pasar

Sementara itu Direktur Utama KBPR Arta Kencana Istijah, SE.MM mengatakan kegiatan pasar murah ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah

"Momentum ini sekaligus kita manfaatkan untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah dan menjalin silaturamin dengan masyarakat dan stakeholder lain" ungkapnya

Kegiatan ini lanjut Istijah, dilaksanakan untuk membantu warga sekitar daerah ini agar dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau, dimana umumnya menjelang Lebaran, harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan.  Dengan adanya pasar murah ini,diharapkan dapat meringankan beban masyarakat ," jelasnya. 

Sebagai informasi KBPR Arta Kencana terletak di jalan Panglima Sudirman nomor 120 Wonoasri Madiun yang melayani Tabungan, Deposito, Transfer, Perkreditan, Pembelian Tiket kereta api dll.(st)

Prihatin, Nenek Wagiem Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

by : On Mei 21, 2019

Pacitan, Pewarta - Nasib Wagiem  seorang nenek berumur 70 Tahun bertempat tinggal di Dusun Weru, Rt 003.Rw 10, Desa Sambong, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. tinggal sebatangkara dengan anak dan cucunya dipegunungan yang belum pernah kesentuh Program dari Pemerintah Daerah dalam ini Dinas Sosial .

Kondisi Nenek berusia 70 tahun itu saat ini sangat memprihatinkan pasalnya tak bisa banyak beraktivitas dikerenakan sedang sakit, dengan makan seadanya dari hasil bertani  Katwanto putra Nenek Wagiem (40tahun).

"Kalau makan ya hanya seadanya mas."ungkap Katwanto.

Mereka hidup bertiga bersama cucunya yang masih kecil   dirumah itu lantaran sang istri dari Katwanto belum ada satu minggu lalu meninggal dunia akibat menderita sakit paru.

"Istri saya sudah meninggal mas baru 4 hari yang lalu"katanya. Senin.(20/5).

Dengan pekerjaan yang tak menetap katwanto  berprofesi seorang petani sekaligus menjadi tulang punggung keluarga hanya mengandalkan hasil bercocok tanam demi untuk mencukupi kebutuhan serta merapat sang nenek.

Selain itu Katwanto membeberkan bahwa selama ini pihaknya belum pernah mendapatkan bantuan  apapun dari Pemerintah setempat maupun daerah Kabupaten Pacitan, berupa BPJS, Kartu Indonesia Sehat (KIS) bantuan Pogram Keluarga Harapan (PKH) dan yang lainnya.

"Semua bantuan belum pernah mendapatkan pak, meski selain sini  banyak yang sudah dapat bantuan uang, dan bantuan yang lain tapi sini ndak ada, BPJS tidak ada, hanya belum lama ini baru mendapatkan rastra"terangnya.

Tak hanya itu kondisi jalan desa, menuju rumah Nenek Wagiem dari Kantor Desa Sambong kurang lebih 2 KM banyak yang rusak serta memprihatinkan, dan juga kurang lebih 700 meter menuju rumahnya hanya dapat ditempuh dengan speda motor.

"Melihat kondisi jalan rusak kalau sakit apa gtu tidak boleh terburu-buru karena jalannya seperti itu"pungkasnya.

Sementara saat dikonfismasi pewartamadiun.net tentang program baru dari pemerintah terkait KIS, PKH, BPJS yang  tidak didapatkan nenek berusia 70 tahun di atas, Kepala Desa Sambong Agus Rianto mengatakan "Seperti KIS itukan munculnya dari pusat artinya apa? PKH ada pendampingan dari dinas sosial, dari pihak desa ndak bisa."Ungkapnya.

Lanjut Agus Kepala Desa Sambong saat ditannya soal pengusulan pogram BPJS mbah wagiem pihaknya mengatakan " Kalau itu belum ada"jawab.

Hingga sampai saat ini pihak Dinas Sosial belum bisa ditemui untuk dimintai keterangan terkait Mbah Wagiem tersebut hingga berita ini rilis.(rjh)

Antisipasi Teror, Polres Ponorogo Gelar Razia Penumpang

by : On Mei 21, 2019

Ponorogo, Pewarta - Guna menciptakan rasa aman saat Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun ini, serta dalam rangka mengantisipasi pegerakan massa people power menuju Ibu Kota, Polres Ponorogo melakukan razia di  terminal Seloaji, Selasa (21/05/2019).

Selain di terminal, polisi juga melakukan pengecekan penumpang di salah satu agen bus Rosalia Indah. Hal ini tentunya juga untuk memgantisipasi adanya teror serta memberikan rasa nyaman terhadap penumpang.

Dipimpin langsung Wakapolres Ponorogo, Kompol Indah Wahyuni, petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang akan keluar Ponorogo untuk menuju kota lain maupun ke Jakarta.

"Razia ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua penumpang bus dari aksi kriminal dan teror, serta antisipasi adanya pergerakan massa ke Jakarta", ujar Kompol Indah Wahyuni disela-sela razia.

Pemeriksaan meliputi seluruh kendaraan beserta penumpangnya, serta barang bawaan juga tak luput dari pemeriksaan petugas.

Disinggung terkait adanya isu aksi 22 Mei yang rencananya digelar di Jakarta, pihaknya menghimbau kepada seluruh penumpang yang akan keluar dari Ponorogo menuju Jakarta agar mengurungkan niatnya dan bisa berpikir jernih demi menjaga kenyamanan semua pihak.

"Kami himbau kepada seluruh penumpang dan masyarakat Ponorogo umumnya,  agar dipertimbangkan kembali, tidak perlu ikut aksi ke Jakarta, karena kita mendengar pelaku teror akan memanfaatkan aksi tersebut, waspadalah dan tetap berhati-hati", tandasnya. (ns).

KBPR Arta Kencana Cabang Nganjuk Bagikan Takjil Gratis

by : On Mei 21, 2019


Madiun, Pewarta - Bulan Ramadhan banyak elemen masyarakat yang berkegiatan sosial misalnya dengan membagikan takjil atau makanan pembuka berbuka puasa. Begitu halnya yang dilakukan Koperasi Bank Perkreditan Rakyat (KBPR) Arta Kencana Cabang Nganjuk, Selasa (21/5/2019)

Bagi takjil gratis yang dilaksanakan di depan kantor Arta Kencana Cabang Nganjuk dengan sasaran semua elemen masyarakat yang melintas di depan kantos cabang Arta Kencana dengan harapan Bulan Ramadan tahun ini memberikan keberkahan.

Pantauan Pewarta sejumlah pengendara tampak menerima takjil dengan antusias dan menyalami karyawan dan satf  yang membagikan takjil.

Tak hanya itu secara bersamaan dengan kantor pusat KBPR Arta Kencana yang terletak di jalan Panglima Sudirman nomor 120 Wonoasri Kabupaten Madiun juga membagikan 100 takjil di halaman Masjid Quba Madiun.

“ Hari ini kita secara bersamaan membagikan takjil gratis yakni di depan Kantor Cabang Nganjuk dan di Kantor Pusat yang bertempat di halaman masjid Quba Madiun” ungkap Direktur Utama KBPR Arta Kencana Istijah, SE.MM melalui telepon genggamnya

Ia menambahkan kegiatan bagi takjil ini dilaksanakan setiap hari menjelang berbuka di seluruh wilayah kerja KBPR Arta Kencana

“ Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari menjelang buka puasa di seluruh wilayah kerja Arta Kencana” ujarnya

Ia berharap, kegiatan ini terus bias dilaksanakan, berjalan lancer serta bermanfaat bagi penerimanya” tutup Istijah.(st)

Dandim 0801 Pacitan : Apapun Alasannya, Rakyat Jangan Sampai Jadi Korban

by : On Mei 21, 2019

Pacitan, Pewarta – Guna menyiapkan wilayah pemerintahan dan kekuatan agar tercapainya tugas pokok TNI – AD, Komando Distrik Militer (Kodim) 0801 Pacitan melakukan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah triwulan II tahun 2019, yang bertempat di Aula Makodim, Senin (20/05/2019).

Dalam paparannya, Komandan Kodim (Dandim) 0801 Pacitan, Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang S.I.P menyampaikan tentang sejarah periode sebelum 1908. Mulai rakyat terligimitasi ke China dan bergeser ke Batavia baru, kemudian saat terjadi perang Jawa pertama Kerajaan Kartasura dan berlanjut perang kerajaan-kerajaan hingga perang Diponegoro yang kemudian bergeser ke perang Aceh selama sekitar 40 tahun. Setelah itu, Jepang masuk ke Indonesia dan barulah terlahir politik.

“Akibat perang yang berkepanjangan akhirnya timbul perampasan rempah-rempah. Di tahun 1945 – 1949 banyak tragedi perang terhadap masyarakat kita, banyak pro dan kontra tentang kemerdekaan, di situ banyak politik yang berkepentingan masuk dan mempengaruhi masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, sejak tahun 1945 hingga sekarang banyak peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia, salah satunya G30/SPKI. Dari banyak sejarah di atas, tentunya banyak politik sekarang yang mengatasnamakan kesejahteraan yang terus-menerus dan berkembang melalui perkembangan dunia digital saat ini.

“Kita harus jeli memahaminya dan jangan mudah terpancing dengan ajakan yang mengarah ke anarkis. Kita sebagai aparat pemerintah harus menyayangi masyarakat. Apapun alasannya, rakyat jangan sampai jadi korban itu baru namanya pimpinan, urusan politik biarlah orang-orang politik yang menyelesaikannya, rakyat jangan di bawa. Semboyan kita sebagai aparat pemerintah sayangi rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Sugandi S.I.K Hum., yang hadir dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Dandim Pacitan terkait kegiatan tersebut.

“Adanya acara ini kita terlihat kompak. Apapun ceritanya tugas kita melayani masyarakat, bersama-sama menuju masyarakat Pacitan sejahtera,” ujarnya.

Sugandi mengatakan, di Bulan Oktober Pacitan akan punya hajat, yakni Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2019 mendatang. Untuk itu, pihaknya mengingatkan kepada para inkanben yang hendak maju kembali di mohon untuk mempersiapkan segala sesuatunya, terutama terkait administrasi.

“Program di tahun 2020 kita juga mempersiapkan Pilkada, demi kelancaran kita perlu komunikasi. Dan mari bersama-sama kita melaksanakan tugas masing-masing, untuk menciptakan pengawasan pembangunan masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 150 orang, yang terdiri dari seluruh Staf dan Danramil jajaran, Seluruh kepala desa dan camat se-Kabupaten Pacitan, perwakilan Kesbangpol dan 3 orang dari Pemkab Pacitan.(swrno/st/red)

87 Peserta Aksi People Power Dipulangkan Polres Madiun

by : On Mei 21, 2019

Madiun, Pewarta – Setelah diperiksa di Mapolres Madiun, rombongan 87 orang yang hendak menuju Jakarta bergabung dalam People Power berunjuk rasa di depan gedung gedung KPU pada 22 Mei (besok) akhirnya dipulangkan ke titik awal pemberangkatan di Surabaya, Selasa (21/5/2019).

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, 87 orang tersebut diperiksa satu persatu. Setelah dilakukan pengecekan dan penggeledahan, tidak ditemukan barang-barang berbahaya.

"Kemudian mereka menyampaikan pernyataan menerima atas tindakan kita lalu
siap dikembalikan ke tempat pemberangkatan di Surabaya, kita kawal sampai sana," ungkap AKBP Ruruh.

Ruruh menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui aksi ini dikoordinator oleh seseorang yang bernama Ibnu Mas'ud. Titik kumpul massa di daerah Kecamatan Sukolilo.

"Mereka alasannya buka bersama kemudian sahur pada dinihari," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, dua unit bus berpenumpang 87 orang yang hendak menuju Jakarta bergabung dalam unjuk rasa People Power di depan gedung gedung KPU pada 22 Mei diamankan aparat gabungan Polres Madiun dan Kodim 0803 Madiun dalam razia di rest area 626 Saradan, Selasa (21/5/2019) dinihari.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, rombongan tersebut berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur. Seperti Madura, Probolinggo dan Surabaya. Namun saat ditanya apa tujuannya ke Jakarta, mereka tidak bisa memberikan keterangan yang jelas.

"Mereka bilang mau ke Jakarta tapi alasannya tidak jelas. Kemudian, setelah kita lakukan pemeriksaan barang-barang di dalam bagasi, ditemukan dokumen fotocopy C1 beberapa kecamatan di daerah Tulungagung, Blitar dan salah satu kecamatan di Kabupaten Madiun," terang Ruruh. (ant/red)

JICA Indonesia Dukung Penerbitan Buku Perdana Kappija-21

by : On Mei 21, 2019

Jakarta, Pewarta – Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia menyatakan dukungannya atas rencana Pengurus Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) untuk menerbitkan buku berjudul “Dari MRT Tsunami Hingga Doraemon”. Hal itu terungkap saat Sekretaris Jenderal Kappija-21, Wilson Lalengke, berbincang-bincang dengan Chief Representative JICA Indonesia Office, Mr. Shinichi Yamanaka, di sela-sela acara silahturahmi dan berbuka puasa bersama Kappija-21 dan JICA, di Jawa Room, Kantor JICA Indonesia, Gedung Sentral Senayan 2, Jakarta Pusat, Senin, 20 Mei 2019.

Dalam perbincangan itu, terlihat Mr. Yamanaka sungguh tertarik dengan ide penerbitan buku, yang isinya merupakan hasil karya para peserta essay contest yang diadakan Kappija-21 bersama JICA dan PPWI Nasional bersempena peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia Jepang tahun 2018 lalu. “I am very interested on this book, MRT is one of our JICA Project in Indonesia. I support this book to be published,” ujar Mr. Yamanaka dalam Bahasa Inggris, sehubungan beliau belum lama menjabat di Indonesia, sehingga masih belajar berbahasa Indonesia.

Dummy atau contoh buku tersebut yang diperlihatkan saat diskusi sempat dibolak-balik, dibuka-buka isinya ke kiri dan ke kanan oleh Mr. Yamanaka. Sambil tersenyum cerah, beliau terlihat amat terkesan dengan hasil karya buku perdana yang akan diterbitkan Kappija-21 sebagai organisasi alumni yang dilahirkan dan diasuh oleh JICA selama ini. “It is very nice work,” imbuh Mr. Yamanaka sambil membolak-balik bukunya. Dummy buku tersebut berkenan dibawa pulang oleh beliau saat acara berbuka puasa bersama usai untuk dibuatkan kata sambutan oleh Mr. Yamanaka atas nama JICA Indonesia.

Bagi Kappija-21, penerbitan karya tulis seperti ini dipandang sangat penting dan mendesak. Alumni program persahabatan yang digagas oleh PM Jepang, Yasuhiro Nakasone di tahun 1984 itu, saat ini telah mencapai hampir 5 ribu orang. Para alumni ini semuanya tergolong sukses, baik sebagai pejabat pemerintah, profesional, wirausahawan, politikus, dan bahkan pekerja informal serta relawan. Tercatat antara lain, ada anggota Kappija-21 yang jadi menteri, yakni Tjahjo Kumolo dan Erlangga Hartarto; yang jadi anggota DPR RI, antara lain Tengku Juwarno dan Ferdiasyah; yang jadi Direktur di Kemendes DDT, yakni Bang Rafdinal; yang jadi Komisaris PT. Taman Impian Jaya Ancol, Bang Geizs Chalifah, dan ribuan anggota lainnya yang sukses-sukses.

“Pada kondisi kekuatan Kappija-21 yang sedemikian besar ini, sudah selayaknya jika Kappija-21 dapat menghasilkan karya-karya terbaiknya dalam bentuk karya tulis yang terdokumentasi, yang akan menjadi catatan sejarah bagi peradaban bangsa ke masa depan,” jelas Wilson Lalengke selaku editor dari buku ini.

Sehubungan dengan itu, Wilson yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional itu berharap kiranya rencana penerbitan buku “Dari MRT Tsunami Hingga Doraemon” tersebut dapat terwujud. “Kami berterima kasih kepada JICA yang sudah menyatakan mendukung penerbitan buku ini, juga akan membuatkan kata sambutan dalam buku tersebut; serta semua pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung dalam melahirkan karya ini. Terutama terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua peserta lomba menulis essay lalu. Karya Anda semua pasti berguna bagi generasi kedua bangsa, Indonesia dan Jepang,” tutup Wilson yang merupakan lulusan PPRA-48 Lemhannas RI Tahun 2012 itu. (APL/Red)

Keterangan foto: Sekjen Kappija-21, Wilson Lalengke bersama Chief Representative JICA Indonesia, Mr. Shinichi Yamanaka (Courtesy Bang Affan)

Sah! Sekjen PPWI Nasional, Fachrul Razi Terpilih Kembali sebagai Senator DPD RI dari Provinsi Aceh

by : On Mei 21, 2019

Jakarta, Pewarta – Fachrul Razi, MIP, senator petahana Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dari Provinsi Aceh, secara sah terpilih kembali sebagai senator untuk periode kedua dari daerah pemilihan provinsi yang sama. Ketetapan pengesahan politisi muda Aceh itu sebagai Senator DPD RI periode 2019-2024 ini diambil dalam rapat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat yang merampungkan proses penghitungan manual hasil pemilu pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari tadi. Dari hasil akhir perolehan suara, Fachrul Razi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Sekjen PPWI) Nasional ini, mendapatkan 157.317 suara.

“Alhamdulillah, saya mengucap syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan satu keberhasilan kepada saya dalam proses pemilu kali ini. Saya sadari bahwa ini adalah amanah rakyat Aceh yang harus saya pikul dan pertanggung-jawabkan selama saya menjabat nanti dan seterusnya,” kata Bang Fachrul, demikian ia disapa sehari-hari.

Sehubungan dengan kesuksesannya itu, Fachrul yang fasih berbahasa Inggris dan sering memimpin delegasi Senator DPD RI ketika kunjungan kerja keluar negeri ini, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dia materil maupun moril, doa dan semangat, serta akses sosialisasi program-program yang ditawarkannya kepada rakyat selama ini. “Saya mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada semua pihak, termasuk penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat kepolisian dan TNI, para relawan dan media, yang telah bersusah payah menyukseskan Pemilu 17 April 2019 lalu,” imbuh Fachrul.

Sementara itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Bang Fachrul Razi atas prestasi yang diraih dalam pemilu tahun ini, “Atas nama seluruh pengurus PPWI dari tingkat pusat hingga ke daerah-daerah serta semua anggota PPWI se-nusantara, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bang Fachrul Razi, Sekjen PPWI Nasional, yang terpilih kembali sebagai Senator DPD RI untuk periode 2019-2024,” ujar Wilson yang merupakan lulusan PPRA-48 Lemhannas RI Tahun 2012, Selasa (21 Mei 2019).

Selanjutnya, Wilson mengharapkan agar Fachrul Razi dapat meningkatkan kinerjanya ke tahap yang lebih tinggi lagi sebagai perwakilan masyarakat Aceh dan Indonesia di periode mendatang ini. “Saya menilai bahwa potensi kepemimpinan anak muda dari Aceh ini sangat hebat. Dia termasuk kelompok senator berusia muda di DPD RI. Sudah semestinya Fachrul menempati posisi-posisi kunci kepemimpinan lembaga perwakilan mitra DPR RI itu. Minimal Fachrul Razi menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI untuk periode mendatang,” tegas lulusan dari tiga universitas terbaik di Eropa, Birmingham University, England; Utrecht University, the Netherlands; dan Linkoping University, Sweden, itu.

Sehubungan dengan keberadaan Fachrul sebagai salah satu senator di DPD RI, tambah Wilson, diharapkan agar jaringan PPWI di Provinsi Aceh dan se-Indonesia dapat mendukung kinerja wakil rakyat, Fachrul Razi dan para koleganya di DPD RI, terutama dalam bentuk sosialisasi program dan hasil kerja DPD RI melalui media masing-masing. “Mari kawan-kawan PPWI Aceh, juga PPWI seluruh Indonesia, kita bantu wakil kita di DPD RI, minimal dalam bentuk publikasi program-program dan hasil kerja Senator Fachrul Razi dan anggota DPD RI lainnya,” pungkas Wilson yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Program Persahabatan Indoensia jepang Abad 21 (Kappija-21) ini. (APL/Red)

Polres Madiun Amankan Rombongan Aksi People Power

by : On Mei 20, 2019

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono berdialog dengan salah seorang anggota rombongan 
Madiun, Pewarta – Sebanyak 87 orang yang menggunakan dua unit bus menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi People Power di depan gedung gedung KPU pada 22 Mei, diamankan aparat gabungan Polres Madiun dan Kodim 0803 Madiun dalam razia di rest area 626 Saradan, Selasa (21/5/2019) dinihari.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, rombongan tersebut berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur. Seperti Madura, Probolinggo dan Surabaya.

"Mereka bilang mau ke Jakarta tapi alasannya tidak jelas. Kemudian setelah kita lakukan pemeriksaan barang-barang di dalam bagasi, ditemukan dokumen fotocopy C1 beberapa kecamatan di daerah Tulungagung, Blitar dan salah satu kecamatan di Kabupaten Madiun," terang Ruruh.

Untuk penyelidikan lebih lanjut terkait bagaimana mereka berkumpul, dimana titik kumpulnya, siapa koordinatornya, rombongan digiring ke Mapolres Madiun untuk dimintai keterangan. "Masih dimintai keterangan," kata Ruruh. (ant/red) 

Chief Representative JICA Indonesia Hadiri Acara Berbuka Puasa Bersama Kappija-21

by : On Mei 20, 2019

Jakarta, Pewarta - Chief Representative atau Kepala Perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia, Mr. Shinichi Yamanaka, berkenan menghadiri acara temu silahturahmi dan berbuka puasa bersama Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21), bertempat di Jawa Room, Kantor JICA Indonesia, Gedung Sentral Senayan 2, Jakarta Pusat, Senin, 20 Mei 2019. Turut juga hadir dalam acara itu, staf JICA berkebangsaan Jepang maupun Indonesia. Terlihat antara lain Mr. Ando Hisao dan Mr. Manabe Makoto serta Ibu Dinur Krismasari dan Ibu Sri Widyastuti.

Dari pihak Kappija-21, selain Presiden dan Sekjen Kappija-21, Mulyono Lodji dan Wilson Lalengke, hadir pula tidak kurang dari 60-an anggota alumni program persahabatan Indonesia Jepang yang disponsori oleh JICA tersebut. Di antara undangan yang hadir, terlihat pejabat di Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, Rafdinal, dan beberapa direktur dari perusahaan-perusahaan BUMN maupun swasta.

Pada kesempatan itu, Mr. Yamanaka menyampaikan rasa gembira dan apresiasinya kepada Kappija-21 yang sudah menginisiasi acara tersebut. Bahkan dengan jelas beliau mengatakan bahwa JICA sangat senang melihat aktivitas Kappija-21 yang cukup banyak.

"Kappija-21 merupakan salah satu organisasi alumni Jepang, dari beberapa asosiasi alumni Jepang di Indonesia, yang paling aktif selama ini. JICA merasa senang dan bangga mengenai hal itu," kata Yamanaka dalam sambutannya.

Oleh karena itu, sambung Yamanaka yang belum begitu lama menjabat sebagai Chief Representative JICA di Indonesia ini, JICA berharap untuk terus bekerjasama dengan Kappija-21. "Kappija-21 punya program yang bagus, seperti workshop yang melibatkan kampus, pengelolaan sampah rumah tangga di masyarakat, lomba menulis essay, mengikuti konferensi dan pertemuan di tingkat ASEAN, dan lain-lain. JICA akan support terus kegiatan yang berdampak luas bagi perbaikan dan peningkatan kehidupan masyarakat luas, seperti itu" imbuh Yamanaka yang murah senyum ini.

Sementara itu, Mulyono Lodji menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan JICA Indonesia terhadap Kappija-21 selama ini. Khususnya dalam penyelenggaraan acara berbuka puasa bersama kali ini, JICA menyediakan ruangan dan dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi JICA Indonesia. "Di samping kami bahagia bisa reuni dan silahturahmi dengan para senior Kappija-21, kami semua juga merasa sangat senang bisa bertemu langsung dengan Chief Representative JICA Indonesia dalam sebuah moment yang penuh kekeluargaan seperti saat berbuka puasa bersama ini," ujar Mulyono.

Seusai berbuka dan sholat maghrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama. Menu yang disediakan panitia cukup unik, yakni makanan ala jepang, hoka bento. Sambil menikmati makan malam, para undangan disuguhkan tayangan video tentang program dan kegiatan JICA di Indonesia. Seperti diketahui bahwa salah satu program JICA yang cukup spektakuler dan bersejarah adalah pembangunan MRT (Mass Rapid Transit) di Jakarta yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Acara yang berlangsung hingga pukul 20.00 wib itu juga diisi dengan penyampaian program Kappija-21 yang sudah dilaksanakan tahun 2018 lalu dan rencana program tahun 2019 ini. Menjelang mengakhiri acara, para senior berkenan berbagi pengalaman dan wawasan untuk menjadi penyemangat para anggota Kappija-21 kedepannya.

Acara akhirnya ditutup dengan foto bersama. (APL/Red)

Semarak Ramadhan, KBPR Arta Kencana Kas Muneng Bagi Takjil Gratis

by : On Mei 20, 2019



 

Madiun, Pewarta – Pertengahan Bulan Suci Ramadhan, KBPR Arta Kencana terus melakukan hal yang positif, salah satunya yang dilaksankan kantar kas Muneng Kabupaten Madiun berbagi takjil gratis untuk pengendara yang melintas di depan kantor kas, Senin (20/5/2019)

Ratusan takjil dibagikan gratis kepada pengendara yang melintas di depan kantos Kas Muneng, hal ini telah dilaksanakan KBPR Arta Kencana sejak Rabu, (15/5) lalu.

Pembagian takjil, dengan sasaran semua elemen masyarakat terjamah oleh takjil gratis yang telah disediakan. Tak ketinggalan, pedagang keliling yang melintaspun,merasakan berkah Ramadhan melalui bagi takjil dan ia pun merasakan senang dengan adanya aksi tersebut.

“Alhamdulillah terima kasih sudah bagi-bagi takjil gratis” ungkap Rahman (38) pedagang keliling
Ia mengaku senang dengan bagi-bagi takjil Arta Kencana di Jalan depan kantor kas Muneng ini 
“ Senang sekali dengan kegiatan bagi takjil ini, dan terima kasih untuk Arta Kencana” katanya

Ia pun  berharap bagi takjil ini dapat bermanfaat bagi yang membagikan maupun bagi yang menerimanya

"Acaranya positif berbagi paket takjil. Bisa bermanfaat.  Bagi para masyarakat dan musafir yang melintas di depan kantor Arta Kencana Kas Muneng ini," kata Rahman dengan tersenyum.


Sementara itu, Direktur KBPR Arta Kencana Istijah, SE.MM mengukapkan bagi takjil ini sudah dimulai dari beberapa hari lalu, Rabu (15/5) dan akan terus berjalan,ini merupakan hari ke lima(5)” ungkapnya

Bagi takjil ini dilaksanakan secara bergiliran mulai kantor kas, Cabang maupun pusat di wilayah kerja KBPR Arta Kencana.(st)

Disayangkan Kendaraan Dinas Digunakan Kepentingan Pribadi.

by : On Mei 20, 2019

Badrul Amali S.H, M.H
Pacitan, Pewarta - Perebutan ķursi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mendekati tahap akhir kususnya pada Calon Anggota KPU Pacitan Periode 2019-2023, yang tinggal 23 nama tersisa dari 40 pendaftar.

Namun dari sejumlah 23 peserta tersebut tak luput dari perhatian masyarakat. Pasalnya ada salah satu peserta seleksi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga Mengunakan Fasilitas Negara yang seharusnya di pakai untuk kegiatan dinas, disaat sejumlah kandidat bersaing menunjukan integritas. (19/5/19).
  
Dengan hal demikian  Badrul Amali Ketua Generasi Bela Masyarakat Indonesia (GBMI), menyoroti dugaan tersebut Menurutnya, hal itu mencederai proses seleksi yang telah berlangsung. 

“Saya kira tidak elok jika ASN menggunakan fasilitas daerah bukan untuk kepentingan tugas dan fungsinya sebagai abdi negara. Terlebih seleksi KPU ini kan untuk kepentingan pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan urusan pemerintah,” tutur Badrul Amali, S.H,M.H pada awak media.

Dugaan pemanfaatan kendaraan dinas Pemkab Pacitan tersebut, bukanlah kabar burung semata. Beberapa saksi menyebutkan bahwa mobil dinas dengan plat merah dua digit tersebut, berjenis Toyota Innova warna hitam.

 Kendaraan tersebut ditemukan terparkir di halaman kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 2 Surabaya, saat berlangsungnya tes komputer (CAT) bagi calon komisioner KPU.

“Saat pulang, saya tahu beliau (pejabat pemilik mobil, Red) duduk di samping sopir. Dan ada beberapa calon peserta tes lainnya yang ada di dalam mobil tersebut,” terang salah seorang saksi yang juga peserta tes.

Saksi yang mewanti-wanti untuk tidak ditulis namanya itu menegaskan, bahwa kendaraan plat merah itu adalah milik pemerintah kabupaten (Pemkab) Pacitan. Sebab, kode nomor polisi tersebut tertulis AE ** XP. “Setahu saya bahkan ada yang memfoto. Yang memfoto juga peserta tes lainnya. Tetapi sepertinya sudah ada komunikasi diantara si pemfoto dan pemilik mobil,” curiganya.

Tidak hanya itu menurut Pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bidang Pembelaan Profesi Madiun itupun meminta pemangku kebijakan bersikap. Sikap oknum ASN itu bisa menimbulkan persepsi buruk di tengah masyarakat. 

“Kami berharap ada teguran nyata dari Bapak Bupati karena perilaku oknum PNS itu tidak laik untuk ditiru. Harapannya agar kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari,” tandasnya.

Sementara itu saat mau dikonfirmasi awak media pihaknya pada Senin (20/5/19) belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi  terkait dugaan tersebut.(rjh/tim)

Perbaiki Pompa Air Di Sawah, Warga Kartoharjo Ditemukan Tewas

by : On Mei 20, 2019


Magetan, Pewarta - Warga Desa kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan di gemparkan  dengan penemuan sosok mayat di sawah,   Mayat tersebut adalah Sumadi (60) warga Rt 27 .Rw/08. Dusun Becok, Desa Kartoharjo, Senin (20/5/2019)

Menurut saksi mata ST , Kejadiannya saat korban sedang mengairi sawah., Korban bilang pada Saya(ST)vairnya keluarnya kecil, lalu korban berusaha memancing pompa air yang masih menyala. Akirnya dragon mental pada huluhatinya. Saya mendengar suara korban melihat dan membopong keluar dari area pompanya. Setelah itu saya panggil keluarga dan melaporkan pada polisi." Kata saksi

Dari kejadian tersebut Kapolsek Kartoharjo Akp. SINI.SH. menjelaskan  kematian Sumadi murni kecelakaan kerja” jelasnya

 Berdasarkan data yang dihimpun anggota polsek kartoharjo dan keterangan medis Sumadi  meninggal saat beraktifitas di sawah.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan Keterangan saksi yang di himpun anggota polsek kartoharjo. Bahwa sumadi melakukan aktifitas disawah. Yaitu mengaliri sawah dengan mesin disel. melihat keluarnya air kecil Sumadi berusaha memancing pompa air agar bisa keluar air besar. " tutur kapolsek kartoharjo

“ Tidak ada tanda-tanda kekerasan Lanjud kapolsek. Hanya bagian hulu hatinya terluka di karenakan kena gagang pompa air (Dragon)"imbuhnya

Setelah mengetahui kematian Samadi ini murni kecelakaan kerja jenazah di serahkan pihak keluarganya dengan persetujuan bersama. Akirnya jenazah dimakamkan.(mar)

3 Hari, Satlantas Ponorogo Keluarkan 300 Surat Tilang

by : On Mei 19, 2019

Ponorogo, Pewarta - Jajaran Satlantas Polres Ponorogo berhasil menindak ratusan pelanggar lalu-lintas di wilayah hukumnya. Hal ini bisa dibilang tingkat kedisiplinan berlalu-lintas di kalangan masyarakat Ponorogo masih rendah.

Terbukti, sebanyak 300 surat tilang keluar dari kantong jajaran Satlantas Polres Ponorogo dari hasil razia dalam 3 hari terakhir ini.

Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso, melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Agus Syaiful Bahri, menjelaskan bahwa ratusan surat tilang benar-benar sudah diberikan kepada para pelanggar lalu lintas.

"Kali ini, tilang benar-benar kami berikan kepada para pelanggar lalu lintas, setelah dalam operasi keselamatan semeru sebelumnya hanya berupa himbauan atau sosialisasi", kata Iptu Agus Syaiful Bahri.

Diakuinya, memang untuk pemberian surat tilang ini ada target khusus dari lantas, yakni sehari minimal 100 surat tilang. 

"Kami tidak main-main dalam menghadapi pelanggar lalu lintas, nekat melanggar, akan kami tindak tegas", pungkasnya.

Adapun jenis-jenis pelanggaran yang dimaksud, diantaranya adalah tidak membawa surat-surat kelengkapan berkendara, pelanggaran rambu larangan parkir, serta penggunaan knalpot brong. (ns)

Nekat Jual Miras Saat Ramadhan, Warga Ponorogo Dibekuk Polisi

by : On Mei 19, 2019

Ponorogo, Pewarta - Disaat umat muslim sedang menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan ini, namun tidak dengan Slamet (61), warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Ponorogo ini justru nekat menjual minuman keras sebelum akhirnya berhasil dibekuk oleh polisi, Sabtu (18/05/2019).

Tim Satuan Sabhara Polres Ponorogo berhasil mengamankan tersangka di rumahnya berikut barang buktinya. Tersangka kedapatan menyimpan 46 botol bekas air mineral berisi miras jenis arak jowo serta 9 jerigen yang sebelumnya juga digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut.

Berawal, dari hasil pengembangan terhadap pelaku sebelumnya yang berhasil ditangkap oleh patroli Satsabhara di seputaran Jalan Doplang, masuk wilayah Kelurahan Purbosuman.

Saat itu, petugas patroli pulang selepas pengamanan sholat tarawih, kemudian mendapati dua pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan gerak gerik mencurigakan. Petugas pun memberhentikan dan langsung menggeledah keduanya.

Alhasil, di dalam tas ransel yang dibawa salah satu pelaku terdapat beberapa botol miras. Setelah diinterogasi, keduanya mengaku mendapatkan miras itu dari Slamet.

Kasat Sabhara Polres Ponorogo, AKP Djoko Winarto mengatakan, dari hasil penangkapan tersangka miras ini, anggotanya berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya.

"Kita amankan pelaku penjual miras ini dengan barang bukti lebih dari 90 liter miras jenis arak jowo", ujar AKP Djoko Winarto.

Menurutnya, dengan tertangkapnya tersangka Slamet ini, berarti selama operasi pekat semeru yang dilaksanakan 3 hari terakhir, pihaknya telah berhasil mengamankan 6 tersangka dengan barang bukti berupa 110 liter miras jenis arak jowo. 

"Saat ini, tersangka dan barang bukti kita amankan di Mapolres Ponorogo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,  dan semua tersangka nantinya tidak ditahan karena termasuk tindak pidana ringan, namun tetap akan kita beri efek jera", tandasnya. (ns)