Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Demi Penyegaran Manajerial Organisasi, Kapolres Ponorogo Mutasi Enam Kapolsek

by : On Agustus 22, 2019

Ponorogo, Pewarta - Sejumlah perwira di jajaran Polres Ponorogo mengalami rotasi jabatan. Kapolres Ponorogo AKBP Radiant memimpin langsung upacara serah terima jabatan yang digelar di halaman Mapolres, Kamis (22/08/2019).

Adapun, perwira yang dimutasi adalah Kapolsek Ponorogo Iptu Suroso diganti oleh AKP Haryo Kusbintoro yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jenangan. Iptu Suroso menempati posisi baru sebagai Kapolsek Ngrayun.

Kemudian Kapolsek Sambit AKP Darmana digantikan AKP Sutriatno yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ngrayun. Sedangkan AKP Darmana mengemban jabatan baru sebagai Kapolsek Jenangan.

Untuk Kapolsek Ngebel Kompol Warni digantikan Iptu Haryono, sedangkan Kapolsek Pudak AKP Bawon digantikan oleh Iptu Jaka Santosa.

Radiant memaparkan, mutasi ini guna menjamin dinamika serta keberlanjutan program kerja yang telah dirumuskan agar dapat berjalan secara efektif yang berdampak positif pada peningkatan kualitas kinerja kesatuan.

"Rotasi jabatan ini merupakan kebijakan pimpinan, kami harapkan dapat meningkatkan kinerja anggota secara berkesinambungan," papar Radiant.

Selain itu, mutasi jabatan ini juga sebagai upaya dalam menjamin keamanan dan ketertiban
masyarakat di wilayah polsek, nantinya Kapolsek baru dihimbau agar segera menjalin kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat serta mengembangkan berbagai program yang menjadi kebijakan pimpinan saat ini.

"Selamat melaksanakan tugas ditempat yang baru, besar harapan saya dengan penugasan yang baru ini tidak menyurutkan semangat saudara untuk tetap terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai bidang penugasan masing-masing," imbuhnya.

Lebih lanjut, Radiant menegaskan agar semua pihak selalu waspada, karena jika dicermati bersama terkait perkembangan situasi kamtibmas akhir-akhir ini, meskipun secara umum aman dan kondusif namun beberapa kejadian kriminalitas dan penyakit masyarakat masih terjadi di wilayah hukum Polres Ponorogo.

"Kita semua harus tetap waspada, beberapa kasus curanmor dan narkoba akhir-akhir ini masih terus mewarnai dinamika kamtibmas di Ponorogo, hal ini tentunya menuntut kita bersama untuk terus melakukan upaya-upaya pencegahan dan pengungkapan terhadap kasus-kasus tindak pidana yang masih menjadi tunggakan, agar masyarakat merasa aman dan nyaman," tandasnya. (ns)

Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd.I Bersilahturahim dengan Alumni Himpaudi Langkat

by : On Agustus 21, 2019

Langkat - Ketua DPC PPWI Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Salbiah, S.Pd.I, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra, menyempatkan diri menjalin silahturahim bersama para Alumni Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), bertempat di Rosella Court, Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (20/8/2019). Acara silahturahim tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang PAUD Kabupaten Langkat, Nelson Bangun, S.Pd dan beberapa Alumni Pengurus Himpaudi Kabupaten Langkat.

Dalam pertemuan yang sangat diharapkan para Alumni Pengurus Himpaudi ini, banyak hal yang diperbincangkan. Peserta pertemuan silahturahim membicarakan mengenai insentif para guru PAUD yang saat ini masih belum bisa sepenuhnya diakomodir oleh pemerintah, hingga berbagi cerita pengalaman dalam merintis PAUD dan selayang pandang tentang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).

Nelson Bangun, S.Pd sebagai Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, dalam pertemuan tersebut mengatakan, dirinya sangat berterima kasih karena telah diundang dalam acara yang dianggap penting bagi para Alumni Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini ini. Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang yang sekaligus Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai yang berlambang Burung Garuda ini telah berkenan hadir walaupun dengan menempuh jarak yang cukup jauh.

"Ibu Salbiah S.Pd.I yang dulunya juga seorang guru PAUD di daerahnya, juga pernah menjadi Ketua Himpaudi Kecamatan Pematang Jaya, mungkin saat ini Ibu sudah lebih beruntung dari pada kami. Kami berdoa kiranya rezeki yang Ibu dapatkan ini bisa menular sama kami nantinya tapi dalam hal ini kondisi Ibu lebih beruntung daripada kami karena sekarang sudah menjadi Anggota Legislatif, oleh karenanya harapan kami baik PKBM maupun PAUD agar kiranya kami tetap didukung di Kabupaten Langkat ini," ujar Nelson Bangun.

Merespon Kabid Paud Langkat, Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang, Salbiah S,Pd.I dalam sambutannya mengatakan, pengalaman dirinya di saat menjadi seorang guru PAUD itu sangatlah luar biasa, berawal di saat merintis untuk berdirinya PAUD di Kecamatan Pematang Jaya, hingga saat ini tinggal dijalankan saja oleh para guru lainnya.

"Jangan pernah bosan dengan apa yang telah kita berikan untuk dunia pendidikan, dan jangan berkecil hati dengan hasil yang kita dapatkan. Mungkin saya enggak tahu ya di Kabupaten Langkat, bagaimana untuk Himpaudi atau untuk guru-guru PAUD, bagaimana dengan insentifnya itu, tetapi menurut saya dengan DPRD sendiri cobalah kita berkomunikasi karena di masing-masing wilayah itu kan ada anggota dewan yang terpilih, dan kita di DPR juga ada bidang-bidang yang menangani tentang pendidikan. Dan juga untuk Pak Kabid, ya mudah-mudahan ada anggaran yang bisa disisihkan untuk guru-gurunya. Saya juga berharap agar nantinya ada diberikan pelatihan kepada para Guru PAUD, supaya pola pembelajaran itu lebih baik lagi, karena jujur, justru sekarang Pendidikan Anak Usia Dini adalah program yang sangat penting, karena dasar-dasarnya anak-anak ini mulai berpikir dan mulai belajar, jadi kalau gurunya tidak dibekali dengan ilmu yang cukup, maka kita tidak akan melahirkan generasi yang jauh lebih baik," jelas Salbiah.

Pada kesempatan silahturahim itu, Salbiah juga sempat menambahkan tentang perlunya pembentukan organisasi PPWI di Kabupaten Langkat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menunjang penyebaran informasi tentang pendidikan dan berbagai informasi lainnya di masyarakat Langkat.

"PPWI ini adalah Persatuan Pewarta Warga Indonesia, dan yang saya tahu di Kabupaten Langkat, PPWI belum berdiri, jadi saya berharap mungkin dari pertemuan ini teman-teman dari dunia pendidikan ini berminat untuk menjadi seorang Pewarta, karena dengan menjadi seorang pewarta ini, kita bisa membagi informasi dan mendapat informasi yang sangat diharapkan bisa menjadi motivasi untuk memajukan dunia pendidikan," tutup Salbiah. [TN-W008/Red]

Bupati Ngawi Sambut Pembalap Tour De Indonesia 2019

by : On Agustus 20, 2019

Ngawi, Pewarta - Tour De Indonesia telah meyelesaikan etape pertama yang di mulai dari Borobudur. Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyambut langsung pebalap dan berkesempatan menyerahkan trofi kemenangan ke pemenang etape bersama Ketua Pengurus Besar Sport Sepeda Indonesia Raja Sapta Oktohari.


Bupati Anas mengatakan selama ini Ngawi Kedua Kalinya menjadi finish stage 1 dalam kegiatan Tour de Indonesia.  kompetisi sepeda sebagai strategi sportourism yang mengkombinasi olahraga dengan budaya dan alam. Banyuwangi ingin menjadi daerah penghasil prestasi olehraga sekaligus juga mempromosikan pariwisata daerah Kabupaten Ngawi.

"Olahraga kami pilih sebagai bagian strategi promosi daerah karena ada nilai-nilai di dalamnya yang bisa kami tularkan bagi warga kami. Kedisiplinan, kerjasama lintas sektoral dan membangun komunikasi, semuanya harus dilakukan untuk menyukseskan even," papar Kanang.


Raja Sapta Oktohari mengatakan sebagai penyelenggara TDI, pihaknya berterima kasih kepada Bupati Ngawi Budi Sulistyono yang telah menjadi lokasi finish etape kepertama dan memberikan sambutan yang meriah ke pebalap. Okto juga berterima kasih ke semua stakeholder di Ngawi yang ikut mendukung kelancaran even TDI.



Pembalap tim Oliver's Real Food Racing (Australia), Angus Lyons finis pertama setelah mencatatkan waktu 3 jam 55 menit dan 58 detik. Urutan kedua atau di belakang Lyons adalah Ryan Roth (Xspeed United Continental) dan Mario Vogt (Sapura Cycling).(red

Perdana Tampil,  Bahana Janitra Snesba Pukau Ribuan Penonton

by : On Agustus 20, 2019

Tim mMching Bahana Janitra Snesba

Magetan, Pewarta - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 74, tim drumband SMP 1 Negeri barat yang dikenal dengan Tim Maching Band Bahana Janitra Snesba ikut memeriahkan acara karnaval yang dilaksanakan di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. Ini adalah pertama kali  tim drumband SMP 1Negeri Barat dipercaya untuk tampil

Dengan penuh semangat,  siswa yang tergabung dalam tim drumband memperagakan aksinya mengiringi peserta karnaval sesuai dengan alat musik yang dipegangnya. Mayoret dengan sigap memberi aba-aba kepada rekan-rekannya agar ketukan musik menjadi paduan yang indah.

Sepanjang jalan mulai strat dari depan kantor Kecamatan Barat dan finish di taman Desa Tebon Tim Snesba tampak semangat  hingga mencuri perhatian penonton di tampilan perdana ini

“ Ini kali pertama tim Drumband Bahana Janitra Snesba tampil, namun saya cukup bangga dengan penampilannya yang maksimal” ungkap Drs. Agus Suharto Kepala Sekolah SMP 1 Negeri Barat

Lebih lanjut Ia mengatakan tampilan perdana ini untuk memberikan semangat kepada siswa siswi  untuk membangun mental  sekaligus memberi fasilitas siswa pelajaran ekstra.” Ini untuk member semangat kepada siswa membangun mental dan menambah pelajaran ekstra kulikuler” ujar Kasek


Kasek berharap, dengan tampilan perdana di HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia ini  siswa dapat memahami  serta mengerti dan belajar untuk kompak seperti para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia” saya berharap siswa siswi SMP 1 Negeri Barat akan lebih baik lagi serta memahami dan mengerti arti kekompakan seperti para pahlawan bangsa” pungkasnya.(mar)


Piala Cup Kapolres Tanjung Perak Kisruh, Oknum Wartawan Bakal Di penjarakan

by : On Agustus 20, 2019


Surabaya, Pewarta - Imbas dari piala cup kapolres Tanjung Perak Surabaya dalam pertandingan Futsal antara wankum (wartawan hukum) melawan dengan Rawon fc di jalan Mangga Dua  pada hari Senin (19/08/19) kemaren, diwarnai penghinaan dan pengeroyokan  terhadap rekan wartawan bernama Muhamad Sharil (26), dari media exsposeindinesia.com.

 Berniat melerai atas keributan yang terjadi, malah menjadi korban pengeroyokan yang di lakukan oknum wartawan yang memenangkan piala futsal cup Kapolres  Tanjung Perak.

 Kericuhan tersebut sangat disayangkan karena seusai pertandingan dengan damai ada ucapan dari pihak pemenang piala futsal cup Kapolres Tanjung Perak dengan bahasa kepada salah satu anggota  Rawon Fc "Oknum Wartawan". Kata kata tersebut menjadi polemik antara rekan wartawan aktip yang sudah merasa kalah dalam pertandingan Futsal itu.

"Sangat saya sayangkan, niat saya melerai  karena ada rekan dari Rawon Fc di tuding Bukan Wartawan hingga membuat saya emosi. Hingga terjadi keributan dan niat saya melerai, kok malah saya jadi korban pengeroroyokan," ungkap Sahril kepada media pewarta (20/08/19).

 Sharil juga mengatakan, karena merasa dirinya menjadi korban pengeroyokan oleh para oknum wartawan tersebut, dirinya akan melaporkan kepada pihak berwajib hari ini bersama rekan rekan media yang siap mengawal kasus tersebut.

"Hari ini saya akan melaporkan kejadian tersebut, saya Menjadi korban pengeroyokan oleh oknum. Saya harap nantinya laporan saya di terima dan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku," tutup Sharil yang menjadi korban pengeroyokan saat kuasai pertandingan Futsal piala cup Kapolres Tanjung Perak Surabaya.(agus)

Freddy Hadinata Sianturi: Tuhan Proses Hidup Saya dengan Sangat Luar Biasa

by : On Agustus 19, 2019


Freddy Hadinata Sianturi merasakan bahwa kehadiran Tuhan dalam hidupnya selama ini sangat luar biasa dan tangan Tuhan yang kuat selalu memproses dan menopang hidupnya. Itulah pernyataan pertama yang disampaikan lelaki berusia 33 tahun itu saat disambangi pewarta di kediamannya, awal Agustus 2019 lalu.

Pria yang lahir pada 07 September 1986 di Kota Agung, Lampung Selatan dan tumbuh besar di Kota Medan ini termasuk sosok seorang yang menyenangkan. Freddy, demikian ia akrab disapa, merupakan pribadi yang tenang, ramah dan sangat disukai oleh teman-temannya terutama rekan sekerja dalam pelayanan.

Setelah sekian lama bermukim dan menyelesaikan sekolah di Medan, Sumatera Utara, Freddy mulai berpikir untuk melihat dan menimba pengalaman di kota lain. Ia kemudian memilih Jakarta sebagai kota tujuan untuk mengadu nasib sambil menikmati rentetan perjalanan hidup yang tentunya penuh kejutan-kejutan.

Singkat cerita, tahun 2006, saat usianya menginjak 20 tahunan, dia merantau ke Jakarta. Di kota metropolitan ini dia bekerja sebagai Sales di PT. Unilever dan sebagai Supervisor di PT. Kraft food Indonesia. Freddy mengaku, ia bekerja sambil melayani Tuhan, yang sudah dilakoninya semenjak dirinya berada di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Medan. Semasa sekolah, ia sangat aktif dalam pelayanan di salah satu gereja di kotanya itu, sebagai pemain musik drum dan bass.

Selama bekerja di perusahaan di Jakarta ia aktif melayani di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Taman Mini Square yang dipimpin Pdt. Herron Dolf Anton SE. Selama eanam tahun, dari tahun 2006 hingga 2012, Freddy merasakan adanya proses yang Tuhan lakukan dalam hidupnya. Ia merasakan penyertaan Tuhan tidak pernah lepas dari dirinya.

Pada Juni 2012, ia resign dari pekerjaan. Hal itu karena didorong oleh keinginan hatinya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi dalam pekerjaan. Freddy memutuskan meninggalkan pekerjaan dan pelayanannya di Jakarta, dan mencari alternatif kehidupan yang menurutnya lebih baik.

Juli 2012, ia kembali ke Medan bertemu orang tuanya untuk pamit bekerja di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hanya beberapa waktu di rumah, Freddy kemudian merantau ke Pekanbaru pada bulan Juli 2012 itu juga.

Di kota yang baru ini berbagai macam suka dan duka dirasakan dan dialaminya. Sebagaimana perantau lainnya, hal pertama yang dilakukannya adalah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, yang acapkali tidak mudah. Ia mencoba melamar pekerjaan ke beberapa perusahaan dan instansi, namun belum membuahkan hasil. Sementara biaya hidup terus bertambah. Akhirnya ia putuskan balik kampung ke Medan setelah dua bulan menjajaki nasib yang kurang beruntung di Pekanbaru.

Freddy kembali ke Medan. Ia memulai lagi dari awal, mencari pekerjaan. Pria bertubuh atletis inipun mencoba melamar pekerjaan kesana-sini, tapi keberuntungan belum berpihak padanya. Tiada satupun tempat kerja yang menerimanya.

Setelah sekian lama bergulat dengan kesulitan mendapatkan pekerjaan, timbul dalam hatinya suatu kehampaan atau kekosongan yang sangat tidak enak dirasakannya. Pada kondisi itu, mulai muncul keinginan untuk kembali lagi melayani Tuhan yang selama ini disembahnya. Keputusannya, harus kembali ke Jakarta dan melayani Tuhan.

Setiba di Jakarta, ia mencoba melamar pekerjaan lagi. Dengan pengalaman yang ada, Freddy tentu sangat mudah diterima kembali di perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya. Namun, entah kenapa, ada kehampaan dalam hatinya yang tidak bisa terucapkan. Saat hendak membuat lamaran, dia merasa berat, tidak bersemangat lagi untuk bekerja di perusahaan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia bekerja di salah satu tempat usaha jualan makanan khas, Pempek Palembang, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Setelah 6 bulan bekerja di sana, pemilik usaha Pempek Palembang-nya mempercayakan Freddy untuk buka franchise Pempek Palembang sendiri di daerah Condet, Jakarta Timut. Akan tetapi, usahanya itu tidak bertahan lama karena lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan. Ia akhirnya kembali bekerja bersama bos-nya di TMII.

Ketika melewati saat-saat dalam kesendiriannya, lagi-lagi perasaan tidak enak datang tiba-tiba. Dia merasakan kondisi kekosongan dalam hidupnya. Ia coba merenungkan perjalanan hidupnya selama ini, dan bertanya apa yang sebenarnya Tuhan mau dalam hidupnya!?

Seiring waktu berjalan mulailah dia aktif kembali dalam pelayanan dan meninggalkan pekerjaan duniawinya. Freddy memilih GBI Permata Pondok Gede menjadi tempat pelayannya. Saat itu, hidupnya seperti kembali ke titik nol, tidak punya apa-apa. Pada mulanya, selama pelayanan awal dilewati dengan penuh kekhawatiran. Pikiran dipenuhi pertanyaan apakah kebutuhan hidupnya bisa tercukupi. Perasaan galau dan gelisah berkecamuk dalam hati.

Tapi hal ini tidak berlangsung lama. Freddy mengatakan pada fase itu dia merasakan betul bahwa Tuhan Yesus sangat baik. Saat ia aktif dalam persekutuan doa dan ibadah, di situ dia banyak belajar dan diminta untuk memimpin pujian. Awalnya ia menolak dengan alasan tidak punya talenta dalam memimpin pujian. Namun karena ketaatannya, Tuhan mulai memprosesnya, membentuk Freddy menjadi sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehnya, menjadi pemimpin pujian di pelayanan gereja.

Freddy naik kelas dalam pelayanannya. Ia dipercayakan untuk memimpin pujian saat ibadah, dan Tuhan perlengkapi dirinya untuk bisa melayani di bidang pujian dan penyembahan. Penyertaan tangan Tuhan yang kuat terus membuka jalan bagi dirinya. Berikutnya, dia mulai dengan tugas pelayanan yang baru di Market Place atau pelayanan dunia kerja sebagai Worship Leader atau Pemimpin Pujian. Terjawablah semua pergumulan dalam hatinya selama ini. Ia kemudian mengerti bahwa semua yang terjadi dalam hidupnya adalah sebuah 'Panggilan untuk Melayani'.

Waktu terus berjalan, Freddy aktif terus melayani. Suatu saat Roh Kudus ingatkan ia bahwa Tuhan pernah beri kepadanya ilham untuk menulis lagu rohani dari tahun 2006 silam yang ditulisnya sendiri. Lagu-lagu pujian yang dibuatnya banyak terinspirasi dari Kitab Mazmur dan oleh bimbingan Roh Kudus. Bahkan, ada lagu yang ditulisnya bersumber dari mimpi manakala dirinya tidur, Tuhan memberinya senandung dan sekaligus kata-katanya. Tuhan Yesus dahsyat. Itulah pengalaman spiritual luar biasa yang dialami Freddy Hadinata Sianturi. 

Dari sekian banyak lagu yang sudah dibuatnya, Tuhan Yesus menunjukkan kebaikan-Nya dalam hidup Freddy. Satu single rohani yang berjudul 'Agar Ku Setia' akhirnya dapat diluncurkan pada April tahun 2019 lalu. Dalam hatinya, Freddy tetap memegang janji Tuhan, bahwa Tuhan akan buka jalan sehingga dapat diluncurkan album perdananya tersebut di tahun ini. 

Freddy sangat berharap agar album single rohaninya ini dapat dinikmati oleh semua orang yang sedang dalam pergumulan ataupun yang sedang letih-lesu. Lagu pujian ini akan menguatkan kembali dan memberi kelegaan. Album berisi lagu-lagu pujian tersebut dapat ditemukan di situs jejaring berbagi video bersama YouTube dan bisa didengarkan oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja.

Pada akhir wawancara, Freddy berpesan kepada semua kita, peganglah janji Tuhan Yesus dalam hati setiap kita anak-anak Tuhan. Tuhan senantiasa punya cara yang sangat indah dalam memproses setiap kita agar kita setia. Amin… (YSL)

Gerakan Perekonomian Rakyat, Pemkab Magetan Gelar Pasar Rakyat

by : On Agustus 19, 2019

Bupati Magetan Suprawoto Bersama Wakil Bupati Nanik Endang Rusminiarti saat meninjuau stand IKM di Gor Ki Mageti, Senin (19/8)

Magetan, Pewarta - Dalam rangka memeriahkan HUT Ke 74 Kemerdekaan RI sekaligus sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan  potensi yang ada di wilayah Kabupaten Magetan, baik berupa produk unggulan maupun potensi lainya Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar pasar rakyat di area Gelanggang Olahraga (Gor) Ki Mageti, Senin (19 /8/2019)

Pasar rakyat tersebut dibuka langsung oleh bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto, SH. M.Si yang dihadiri wakil bupati Magetan, jajaran forkopimda , OPD serta tamu undangan. Pembukaan pasar rakyat tersebut ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti

Pasar rakyat digelar sebagai serangkaian Hari Ulang  Tahun ke 74 Republik Indonesia yang diperingati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan” Perekonomian rakyat agar  bergerak, jadi kita gelar pasar rakyat di Gor Ki  Mageti  selama sepekan” ungkap  Bupati Magetan Suprawoto

 Bupati menjelaskan  puluhan  pelaku industri kecil  menggelar lapak pada pasar rakyat yang digelar mulai 19-25 Agustus mendatang.” Ini akan menjadi sarana hiburan rakyat sekaligus memutar perekonomian warga Magetan” ujar Bupati

Selain itu, gelaran pasar rakyat juga disemarakan dengan stand sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Magetan. Bupati ingin memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang hadir di pasar rakyat.”Ada stand OPD yang akan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Bupati menegaskan , acara yang melibatkan IKM di kabupaten Magetan  akan terus digencarkan, agar hasil produksi IKM makin dikenal”   IKM akan kami berikan panggung, agar hasil produksi IKM dikenal  Publik” tukasnya.(sat)

Jadi Pengedar Sabu, Seorang Pemuda Warga Platuk Surabaya Diamankan Polisi Polsek Semampir

by : On Agustus 19, 2019

tersangka

Surabaya http://www.pewartamadiun.net Tak puas dengan hasil dari tukang las seorang pemuda harus berurusan dengan polisi. Moch Ricki Fahrizal Andini (27) tak berkutik saat ditangkap Anggota Satuan Reserse Kriminal Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya lantaran mengedarkan narkotika jenis sabu, Senin, (13/8/2019) sekira pukul 13.30 WIB.

Dari pengakuan tersangka, ia menggeluti bisnis haram ini  untuk memenuhi kebutuhan pribanya  “dari hasil penjualan sabu, rencananya akan saya gunakan untuk kebutuhan pribadi.” ujar tersangka

Saat ditangkap Polisi, pelaku sedang berada di rumahnya yang berlokasi di jalan Platuk Surabaya
“polisi saat melakukan penggeledahan, dan dari dalam rumah Ricki petugas menemukan barang bukti Sabu yang disimpan didalam sepiker aktif.” Sebut Kompol Ariyanto Agus Kapolsek Semampir, Senin (19/08) dini hari.

Awal dari penangkapan tersangka Risky, Anggota Reskrim Polsek Semampir mendapat informasi tentang adanya peredaran narkoba jenis sabu di seputaran Platuk. Dari hasil penyelidikan petugas di lokasi dugaan kuat Risky diketahui sebagai pengedar Sabu.

Ditambahkan Kapolsek Semampir bahwa “dari pengakuannya Kepada petugas, jika Sabu yang dikemas miliknya itu akan diedarkan di sekitar rumahnya dengan harga 100 ribu/poketnya.” terangnya

Kini tersangka dan barang buktinya diamankan dan dibawa Ke kantor Polsek Semampir guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 9 poket Sabu yang sudah dikemas dan siap edar, seberat keseluruhanya 2,70 gram, 1 buah sepiker aktif Merk Polytron, 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) buah HP Mert Samsung type J2 warna putih, dan Uang tunai Rp. 300.000.- ( tiga ratus ribu puriah). ” ungkap Ariyanto kepada pewarta .

Atas perbuatan tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009. tentang Narkotika yang ancamanya di atas 15 tahun penjara.(eks)

Pelantikan DPRD Kabupaten Pacitan Dipastikan Tak ada Kemunduran Waktu.

by : On Agustus 19, 2019

Haryo Junanto Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Pacitan 

Pacitan, pewartamadiun.net - Usai terpilih pada kontestasi 17 April 2019 lalu, 45 wakil rakyat tingkat daerah yakni Calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Pacitan. dipastikan tak ada kemunduran waktu  pelantikan nanti.

Seperti yang disampaikan Haryo Junanto Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Pacitan kepada Pewartamadiun.net sesuai Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jatim terkait pelantikan serta pemberhentian sudah diterima.

"Pelantikan DPRD Periode 2019-2024 direncanakan pada tanggal 23 Agustus 2019, kurang lebih pukul 13.00 WIB, karena sesuai DPRD Periode 2014-2019 itu tanggal (23/8/19)."ungkapnya , Senin (19/8/19).


Pihaknya menambahkan bahwa satu atau dua hari kedepan akan mengirimkan surat undangan kepada dewan yang akan domesioner serta yang akan dilantik.

"Intinya undangan satu atau dua hari kedepan kami akan mengirimkan surat kepada yang akan diberhentikan maupun yang akan mengucapkan sumpah janji, dan rencana pada tanggal 21 nanti kita akan gladi bersih"imbuhnya.

Saat dikonfirmasi nama siapa pimpinan DPRD kedepan sekwan menjelaskan bahwa hingga kini belum ada, masih menunggu usai pelantikan.

"Nah ini sesuai dengan PP 12 UU 23 itu bahwasannya dengan jumlah kursi 45 anggota maka pimpinan itu ada 4 yakni Ketua, Wakil Ketua 1, Wakil Ketua 2, Wakil Ketua 3, nanti setelah pengucapan sumpah janji dan terbentuknya pimpinan sementara, pimpinan sementara tersebut akan mengirimkan surat kepada partai (Demokrat, Golkar, Pdip, PKB). " terangnya.(rojihan)

Dispenduk Magetan Komitmen Wujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

by : On Agustus 19, 2019

Kepala Dispenduk Hermawan saat tandatangan pakta integritas

Magetan, Pewarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil ) Kabupaten Magetan komitmen tidak ada praktek  “Suap dan Pungli” dalam pengurusan Administrasi kependudukan (Adminduk )di Kantor Dukcapil Magetan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Magetan Hermawan saat  penandatanganan “Pakta Integritas” mewujudkan  zona Intergritas Wilayah Bebas Kosupsi (WBK) di halaman Kantor Dukcapil, Senin (19/8/2019)

“ Kami seluruh pejabat Struktural Dukcapil Magetan sepakat mewujudkan “
 Pakta Integritas “ menuju zona Integritas Zona  Wilayah Bebas Korupsi”ungkap Hermawan


Agar mengetahui langsung Hermawan meminta warga  untuk mengurus sendiri  Adminduk  langsung ke Kantor Dukcapil Kabupaten  Magetan agar mengetahui betapa mudahnya mengurus Adminduk saat ini “ Petugas kami siap melayani di ruang pelayanan, anda akan dilayani secara teratur, jika berkas lengkap 15 menit berkas yang anda butuhkan selesai” ujarnya

 Lebih lanjut Hermawan meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan  informasi yang disediakan, mulai nomor ponsel pejabat pelayanan  yang dipampang di teras  Kantor Dukcapil Magetan atau Hotline Pelayanan Administrasi Penduduk Tutul WhatsApp (PAK TUWA)” Untuk informasi kepengurusan Adminduk mulai Akta kelahiran hingga KIA dapat melalui layanan masyarakat PAK TUWA” pungkasnya

Sebagai informasi berikut Nomor Hotline PAK TUWA 0857- 4579-2256 untuk informasi kepengurusan Adminduk. Informasi KIA Nomor Hotline 0821-4181-5610 dan informasi pelayananan Akta kelahiran Nomor Hotline 0815-5444-4146. (st)


Tingkatkan Sinergitas, Dandim 0803/Madiun Ajak Cangkrukan Insan Pers

by : On Agustus 18, 2019



Madiun, Pewarta – Guna meningkatkan sinergitas dengan insan media atau wartawan, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., menggelar cangkrukan. Acara yang dilakukan sebagai bentuk komunikasi sosial itu dilaksanakan di salah satu Resto di Madiun, Minggu (18/8/2019) malam.

Mengawali sambutan, Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., mengucapkan terima kasih pada rekan wartawan yang berkenan menghadiri undangannya. "Saya sangat berterimakasih sudah berkenan meluangkan waktu untuk hadir," ujarnya.

"Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi yang mana sudah lama tidak berkumpul. Kami harap tali silaturahmi ini tetap kita jaga agar terjalin dengan baik," ucap Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengajak Insan Pers untuk bersama-sama membangun Madiun. "Mari kita sama-sama bangun Madiun dengan memberikan saran-saran untuk meningkatkan kinerja kami, dan masukan yang positif untuk kemajuan Kota dan Kabupaten Madiun," tutup Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos.

Sementara perwakilan dari wartawan, Arif Wartawan RCTI turut memberikan sambutan dalam giat cangkrukan tersebut. "Kami ucapkan terimakasih kepada Dandim 0803/Madiun yang mana bisa mengundang kami dari rekan-rekan media yang ada di wilayah Madiun.

Kami berharap pertemuan ini sering dilaksanakan sehingga terjalin hubungan silaturahmi yang baik antara Insan Media dengan TNI, apa yang dilakukan Dandim Madiun saat ini sangat tepat sekali karena akan menjaga sinergitas yang sudah ada semakin baik," pungkasnya.

Dipenutup acara cangkrukan Dandim 0803/Madiun dengan Insan Pers, ada pengundian doorprise hadiah hiburan dan hadiah utama sepeda gunung.(arifs/st)